Monday, May 26, 2014

Cendet Non Kepala Hitam Pun Bisa Juara

Cendet Pilis/Zoro
Ternyata tidak semua cendet kepala hitam/blangkon/gondrong dan  berbagai istilah lainnya akan memiliki trah juara, hal ini merujuk pada apa yang telah diraih Cendet milik Om Aries Ngesrep dan banyak burung Cendet Jawara lainnya yang bisa menjadi juara meskipun burung itu termasuk burung cendet yang hitamnya hanya separo atau di  sebut juga dengan Cendet Zoro atau Cendet Pilis.

Cendet Non Kepala Hitam bersama Om Aries

Meskipun secara tampilan Cendet Kepala Hitam lebih sangar atau gahar, namun hal itu bukanlah jaminan bila burung tersebut adalah burung yang hebat saat digantangan. Lalu apa resep sehingga burung Non Kepala Hitam bisa menjadi juara dan mengalahkan cendet blangkon? untuk menjawab pertanyaan tersebut, Cendet Jatim mengutip apa yang sering dinyatakan oleh Om Aries bahwa semua itu adalah terletak pada perawatan.

Cendet yang memiliki fisik sebagus apa pun bila tidak dirawat dengan baik, tidak mendapatkan penjemuran yang cukup, makanan yang cukup nutrisi dan tidak mendapat perawatan mandi yang baik maka jangan pernah berharap burung bisa menjadi burung yang juara.

Selain perawatan yang intensif, ternyata burung cendet juga harus di master dengan rajin, Pemasteran yang tepat akan menjadikan burung cendet bisa menyanyikan isian suara burung dengan fasih, semakin rapat dan kencang volumenya maka burung akan semakin memiliki nilai lebih.

Namun sebagian cendet mania ada juga yang berpendapat bila burung cendet bisa menjadi gacoan yang handal karena burung memiliki mental yang baik yang didapat dari genetika burung itu sendiri sejak dilahirkan, sehingga sebaik apa pun perawatan bila garis keturunan tidak menjadikan burung ini sebagai burung yang kuat, maka itulah batas kemampuannya.

Kunci keberhasilan merawat burung cendet adalah Sabar dan Konsisten, dua hal ini harus diperhatikan benar bagi hampir semua kicau mania termasuk cendet mania.

Barang kali anda mencari bakalan Cendet Kepala Hitam, lihat ciri-ciri bakalannya Disini yang tampak jelas warna hitam di kepalanya.

Friday, May 23, 2014

Tampilan Cendet Anakan Kepala Hitam

Banyak Cendet Mania yang penasaran dan ingin memiliki burung cendet yang gondrong dan merawatnya dari anakan. Karena merawat burung cendet dari anakan adalah seni merawat burung, selain itu burung yang dirawat dari anakan akan lebih jinak dan bisa di ajari berkicau sesuai dengan materi Masteran Terbaik yang kita inginkan atau yang sedang populer saat ini.

Untuk Sahabat CMN yang penasaran dengan tampilan Cendet Anakan yang calonnya bisa gondrong atau blangkon bisa dilihat pada gambar dibawah ini.


Lihatlah warna bulu dikepala yang warna trotol hitamnya sudah banyak tampak sampai menutupi kepala hampir kebawah, diperkirakan anakan cendet  yang seperti ini kelak akan menjadi burung Cendet Blangkon. apakah anda setuju?

Maaf bila anda tidak setuju, karena ini hanyalah ilustrasi yang bisa saya bagikan untuk rekan rekan pecinta burung  cendet dimana pun anda berada.

Harga Burung Cendet di Surabaya

Di Surabaya terdapat ribuan pecinta burung cendet sehingga banyak cendet mania yang kerap memantau harga burung cendet dipasaran dengan terjun langsung ke pasar burung. Salah satu pasar burung paling ramai dan menyediakan aneka burung yang murah adalah Pasar Burung Kupang Surabaya. disana pada hari minggu banyak pedagang yang menjajakan dagangannya dipinggir jalan, sehingga para pembeli atau pengunjung pasar yang sekedar jalan-jalan bisa leluasa mengamati burung yang diperdagangkan, termasuk saya yang baru saja survei pasar terhadap burung cendet di PB kupang.

Inilah Daftar Harga Burung Cendet Terbaru berdasarkan hasil tinjauan saya secara langsung di pasar burung, semoga bermanfaat :
Cendet bakalan sudah tampak gondrong tangkapan hutan : Rp. 60rb. tapi ada pembeli yang mengatakan nggak tau bakal hidup atau bakalan mati.
Cendet bakalan masih trotolan : Rp. 70rb
Cendet bakalan lolohan/suapan : Rp. 60-90rb.

Cendet bakalan lolohan dari Madura tampak gondrong :  Rp. 150rb

Cendet setengah jadi, jinak makan voer dan bunyi semaunya : Rp. 175rb.

Cendet Gacor : > Rp. 350rb.

Itulah harga-harga burung cendet yang ada di Surabaya, apakah hal ini sesuai dengan harga burung cendet di daerah anda? lebih murah atau lebih mahal? 
Tunggu update info Harga Burung Cendet lainnya khususnya di jawa timur dari saya hanya dengan mengunjungi http://cendet-jatim.blogspot.com

Ciri Ciri dan Karakter Cendet Madura

Fenomena tinginya Harga Burung Cendet Madura di Jawa Timur apalagi di daerah Jakarta merupakan sesuatu yang layak untuk ditelusuri, sebenarnya seperti apa Ciri-Ciri dan Karakter Cendet Madura? Sehingga banyak kicau mania yang kesemsem dengan kehebatan burung dari kepulauan garam itu?. Untuk menjawab pertanyaan diatas dan agar semua pembaca blog Cendet Jatim merasa puas, berikut ini saya ingin menuturkan jawabannya berdasarkan tinjauan lapangan dan kutipan ungkapan rekan-rekan cendet mania.


Ciri Ciri Cendet Madura
  • Banyak sekali yang setuju bila Cendet Madura memiliki ciri khas blangkon yaitu kepala dengan bulu yang berwarna hitam full satu kepala hingga leher.
  • Cendet Madura memiliki bulu-bulu yang agak kusam antara putih bersih, abu-abu dan hitam, sementara warna merah batanya hanya tampak samar-samar
  • Postur tubuhnya panjang dan ramping karena makanan disana mungkin agak sulit dan suhu udara yang tinggi sehingga burung harus kuat panas.

Karakter Cendet Madura
  • Bila berkicau nagen
  • Suaranya kristal/bening
  • Volume keras, dan 
  • Memiliki mental yang bagus

Semua karakter dan ciri diatas berdasarkan pernyataan mereka yang sudah sering merawat burung cendet madura, namun dapat di analisa juga bila karakter itu bisa terwujud karena daerah madura terkenal panas karena dekat laut dan memiliki perbukitan habitat cendet yang panas dan nyaris gersang, sehingga lingkungan itu menempa cendet untuk hidup lebih kuat, memiliki nafsu makan dan tempur yang tinggi. dimana sifat itu akan dibawa terus hingga dimana pun berada.

Ciri dan karakter Cendet Madura yang begitu baik tidak akan menjanjikan burung yang berkualitas tinggi bila dalam hal Perawatan kurang baik dan pemasteran yang kurang tepat. Karena antara karakter, Perawatan dan Pemasteran harus dikombinasikan secara baik sehingga burung menjadi burung yang cerdas dan bisa menirukan apa yang kita ajarkan.

Thursday, May 22, 2014

Usia Cendet Siap Gantang atau Lomba

Memainkan burung cendet untuk ikut gantangan atau lomba haruslah burung cendet yang memiliki mental bagus, meskipun usaha Meningkatkan Mental Burung terus di lakukan namun kesuksesan itu masih 50% karena sisanya adalah faktor genetik. Bila burung Cendet memiliki mental yang baik dan sudah memiliki lagu-lagu andalan maka setelah burung gacor usia berapa pun sudah siap untuk digantang atau dilombakan. 



Namun menurut pakar cendet dari DKB- Surabaya bernama Mr Catur, Cendet yang baik dan siap gantang adalah cendet yang telah berusia paling tidak 1.5 tahun atau sudah dua kali ngurak (ganti bulu). Lebih lanjut Catur mengatakan bila burung masih muda di lombakan, resikonya sangat tinggi karena burung bisa ngedrop dan stress bila bertemu cendet yang lebih gacor dan usianya lebih tua.

Bila burung telah stress maka masa pemulihannya bakal lebih lama hingga burung benar-benar siap untuk dilombakan di kemudian hari.

Tak perlu bingung, karena usia burung bukanlah hal yang paling penting, lebih penting adalah Perawatan Burung Cendet agar menjadi burung yang cerdas, gacor dan memiliki mental baik, bila burung memiliki mental yang baik maka burung akan berkicau dimana pun tempat. Bahkan ada member di group FB - CMN yang menyebutkan bila burung Cendetnya di usia 1 tahun atau sudah ngurak satu kali sudah dilombakan dan mendapat juara. 

Sebelum memasuki partai besar, ada baiknya untuk menguji mental burung adalah dengan menggantang burung dengan 1 atau 2 burung cendet lainnya.. setelah burung tampak memiliki mental yang baik barulah meningkat ke level yang lebih tinggi.

Demikian ulasan singkat dari KM Kissawa tentang Usia Cendet Siap Gantang, untuk info burung cendet lainnya temukan hanya di Kissawa.

Wednesday, May 14, 2014

Lamanya Penjemuran dan Manfaat Penjemuran Bagi Cendet

Burung Cendet termasuk dalam katergori burung  yang suka panas, burung predator ini tempat hidupnya adalah ditempat terbuka dan semak-semak pepohonan di pinggirnya. Dalam pengamatan saya, sangat jarang ditemukan burung cendet ditempat yang dingin atau hutan belantara. Burung ini lebih suka ditempat terbuka seperti di persawahan atau bukit tanpa pohon yang rindang. Karena burung ini suka tempat yang terbuka maka kebiasaan itu bisa kita gunakan sebagai barometer bahwa burung cendet suka di jemur ditempat terbuka atau ditempat panas.



Manfaat penjemuran tentu saja sangat banyak, diantaranya adalah :
  • Menjadikan burung lebih sehat karena mendapatkan sinar matahari yang cukup
  • Menjadikan burung lebih kurus dan langsing, sehingga burung akan lebih rajin berkicau. Terbukti burung  yang kegemukan jadi malas berkicau.
  • Panas matahari dan ketersediaan air minum yang bersih menjadikan burung memiliki pernafasan yang baik sehingga burung akan memiliki volume yang keras.
  • Panas matahari akan membunuh kuman di dasar sangkar dan mengusir berbagai macam organisme pengganggu lainnya yang kerap menjadi hama bagi burung.
  • Panas matahari juga bisa mengusir dan membunuh  kutu pada bulu burung.


Itulah beberapa manfaat penjemuran bagi burung cendet, sedangkan lamanya penjemuran tergantung kebiasaan burung. Namun burung ini kuat dijemur meskipun lamanya penjemuran dari pagi sampai sore, asalkan di dalam sangkar selalu tersedia air yang cukup. dijemur ditempat yang terbuka, bukan di tempelkan di tembok, karena panas tembok membuat burung menjadi silau sehingga mengganggu pandangan dan suhu tubuhnya.

Bila burung belum terbiasa dijemur sampai sore, sebaiknya lamanya waktu penjemuran di sesuaikan, bisa dimulai 1 jam perhari, kemudian dinaikkan 1 jam setiap minggunya.

Burung Cendet Mabung sebaiknya tidak dijemur lebih dari 1 jam dipagi hari, lebih baik burung dalam kondisi mabung tetap disimpan ditempat teduh dandi kerodong agar proses mabung bisa terjadi lebih cepat

Sunday, May 4, 2014

Agar Cendet Anakan Cepat Besar

Tampaknya ini lagi musim anakan cendet lagi, buktinya teman teman Cendet Mania sudah pada mendapatkan anakan cendet yang masih muda, ada yang lolohan usia sekitar 3 minggu sampai 1 bulan, juga ada yang mendapatkan cendet yang sudah bisa makan UK sendiri. Agar Cendet Anakan Cepat Besar tentunya membutuhkan perawatan khusus dan pemberian nutrisi yang memadai.



Memadai disini tentunya disesuaikan dengan kemampuannya makan dan usianya, menurut pengamatan saya Cendet Jatim akan cepat besar bila mendapatkan asupan jangkrik 2 ekor pagi dan sore dan kroto 1 sendok setiap hari. Selain pemberian EF itu tentu saja anda juga harus memberikan Voer sebagai makanan tambahan agar burung merasa kenyang.

Untuk burung yang masih diloloh, pemberian kroto dapat dilakukan dengan mencampurkannya pada voer, adapun durasi pemberian pakan adalah setiap 3 jam sekali. Sementara untuk pemberian jangkrik cukup 2x sehari dan kakinya harus dibuang agar pita suara burung tidak rusak dan burung tidak kesedak.

Voer yang mahal belum tentu bagus, untuk itu tetaplah memberikan voer yang mudah dibeli di daerah anda. karena kebiasaan gonta-ganti voer akan membuat burung mudah stress dan tidak mau bunyi.

Bila burung Cendet dipelihara untuk rawatan rumah, ada baiknya tetap konsisten memberikan jangkrik 2 p/s, dengan setelan yang seimbang secara terus-menerus burung akan lebih cepat berkicau. Setelah burung tampak besar dan mau makan sendiri kroto dapat diberikan setiap 2 hari sekali, kemudian dikurangi secara perlahan menjadi 3 hari sekali. 

Dengan pemberian EF yang cukup dan pemberian Vitamin burung, ternyata Cendet akan menjadi lebih sehat dan kuat untuk bertahan hidup dan menghadapi perubahan cuaca. Selain itu pemberian Vitamin juga menyebabkan burung akan lebih rajin makan voer, sehingga burung akan lebih sehat dan besar. 

Itulah yang dapat saya bagikan tentang tips atar burung cendet cepat besar, dengan semakin besarnya burung tentu kita berharap burung akan cepat berkicau atau ngoceh.

Salam Cendet Mania...