Showing posts with label Pentet. Show all posts
Showing posts with label Pentet. Show all posts

Monday, August 23, 2021

Cara Memilih Bahan Burung Cendet | Pentet | Bentet


Sampai dengan saat ini breeder atau penangkar burung cendet (Lanius schach) masih belum begitu banyak, sehingga untuk memenuhi permintaan penghobi burung cendet masih banyak dipenuhi dari hasil alam. Para pecinta burung cendet sudah sering memberi saran dan berprinsip, "agar burung cendet dialam tidak mengalami kepunahan, maka peliharalah burung cendet yang masih muda atau bahan anakan, karena burung bahan anakan akan lebih mudah beradaptasi dan bertahan hidup". 

Burung bahan yang sudah tua sangat rentan stress dan mati dalam  perawatan penghobi maka Cara Memilih Bahan Burung Cendet, Pentet atau Burung Bentet adalah dengan memilih burung yang masih bahan muda atau anakan. 

Cendet jantan maupun betina keduanya tetap akan berkicau, maka akan lebih baik jika merawat burung cendet sepasang dengan tujuan di tangkarkan. Namun bagi anda pecinta lomba burung cendet, maka lebih baik hanya merawat burung cendet jantan, karena burung cendet jantan memiliki variasi lagu dan mental yang lebih baik, sehingga akan lebih menarik untuk dipelihara dan dilombakan.

Cara Memilih Bahan/Bakalan Burung Cendet/Pentet/Bentet :

  • Burung muda, lolohan atau semi voer
  • Pilih yang bulunya berwarna cerah menandakan burung sehat
  • Kaki berdiri tegap dengan kuku yang lengkap
  • Sayap mengapit diatas punggung dengan rapat
  • Paruh rapat
  • Mata bening 
  • Nafsu makan bagus
  • Feses normal tidak encer
Beberapa penghobi burung cendet bahkan memberikan ciri khusus Cara Memilih Burung Cendet Bahan adalah dengan melihat bulu dada, yaitu yang berbulu dada dominan putih, berkepala hitam, trotol hitam pekat melebihi permukaan kepala, atau biasa disebut juga Cendet Blangkon atau Cendet Kepala Hitam, paling ting dapatlah burung cendet semi.

Merawat burung bahan butuh ketelitian dan disiplin dalam perawatan, burung bahan yang belum makan voer harus diajari makan voer dengan cara mencampurkan kroto dengan voer halus. Pemberian jangkrik juga harus terkontrol, bila ditinggal bekerja sebaiknya tetap sediakan voer dicampur kroto atau voer dicampur dengan ulat kandang.


Monday, November 2, 2015

Terapi Lapar Untuk Jinakkan Burung Cendet Liar

Seperti yang telah kita sadari bersama bahwa burung cendet yang tersedia di pasaran saat ini merupakan burung cendet liar, karena burung tersebut diambil dari alam, anda beruntung jika mendapatkan bakalan yang masih muda, baik trotolan maupun yang masih lolohan karena akan lebih mudah untuk dijinakkan. Namun jika anda mendapatkan bakalan Cendet Liar yang sudah ganti bulu meskipun disebut muda hutan atau yang sudah tampak tua dan disebut oleh pedagang sebagai muda hutan, tentu saja hal ini akan menyulitkan anda dalam usaha untuk menjinakkan. 

Mungkin anda telah mencoba berbagai metode penjinakkan seperti yang telah disarankan oleh cendet mania, maupun improvisasi anda sendiri namun tidak juga berhasil menjinakkan bakalan cendet liar anda. Pusing bukan? 

Sebelum dilakukan usaha penjinakkan anda harus memastikan bila burung bakalan tersebut sudah ada niatan untuk hidup bersama anda, yang ditandai dengan mau makan, makanan yang anda berikan, baik berupa EF jangkrik, UK dan lebih baik lagi adalah mau makan Vour. Karena usaha menjinakkan burung bakalan bila tidak tepat dan kurang perhatian dapat mengakibatkan kematian. kasihan bukan... kita memelihara burung kan untuk berbagi  kasih sayang, menyalurkan hobi dan menjaga kelestarian.

Beberapa alternatif usaha menjinakkan burung cendet liar, diantaranya adalah :
Memandikan burung cendet dengan rutin, dengan memandikan secara  rutin dipercaya sejak dahulu akan bisa menjinakkan burung, ayam maupun hewan lainnya. karena dengan mandi ini burung akan merasa dekat dengan kita, burung akan merasa nyaman dan segar sehingga burung akan menjadi senang. Burung yang jarang mandi menjadi kurang sehat dan malas berkicau, karena setelah mandi burung nantinya akan bersolek, sebab burung adalah jenis binatang yang suka bersolek untuk merapikan bulunya setiap hari.
Menempatkan burung di tempat yang ramai, ini adalah usaha kita agar burung merasa terbiasa hidup bersama manusia. tidak harus ditempat yang ramai, namun ditempat yang biasa dilalui oleh manusia dengan segala aktifitasnya. 
Metode pemberian EF Jangkrik, burung yang masih liar tidak akan mau makan jangkrik dari tangan, untuk itu pemberian  jangkrik bisa dibantu dengan menggunakan lidi, lakukan usaha ini secara continue dan berulang, maka dalam waktu dekat burung pun akan merasa bergantung makanannya pada anda.
Terapi Lapar, setelah melalui tahapan penjinakkan seperti kegiatan diatas tidak juga ada hasil yang signifikan, mungkin anda bisa mencoba alternatif berikutnya yaitu dengan menggunakan Terapi Lapar, bila selama ini anda memberikan makanan pada burung secara lepas, bebas dan sampai puas. maka mulailah dengan mengurangi makanannya sehingga burung akan merasa bergantung pada anda untuk mendapatkan makanan. 

Selama menjalankan terapi lapar maupun usaha penjinakkan akan mengakibatkan burung menjadi macet berkicau atau malas berkicau, hal ini wajar karena burung belum merasa nyaman bersama anda dan setingan makannya pun belum anda temukan. dengan terapi lapar selama beberapa minggu, mungkin anda bisa menemukan juga setingan pakan yang pas untuk burung kesayangan anda. 

Terkadang memulai dari NOL itu akan lebih baik untuk mencapai puncak kicauan, artinya mulai lah setingan pemberian pakan dari tanpa EF, pemberian EF dalam jumlah tertentu kemudian ditingkatkan secara perlahan namun pasti, terkontrol dan terjadwal. 

Adapun EF yang paling mudah untuk menjinakkan burung pemakan serangga adalah dengan menggunakan jangkrik, Burung Cendet adalah burung pemakan serangga, dimana dalam pemeliharaannya kita tidak bisa lepas dari pemberian jangkrik. dengan metode pemberian pakan yang teratur maka kami yakin akan lebih mudah dalam menjinakkan burung cendet dan Menggacorkan Burung Cendet.

Contoh metode terapi lapar yang dapat anda improvisasi lagi :
  • Pagi hari jam 7 burung dimandikan dan jangan buru-buru diberi makan, biarkan beberapa saat sampai bulunya kering baru kemudian diberi jangkrik 1 ekor saja dengan memakai lidi atau dengan tangan.
  • Penjemuran cukuplah sampai jam 9 pagi, kemudian beri jangkrik 1 ekor lagi, baru kemudian berikan Voer ke wadah pakannya dan gantung burung ditempat yang sering dilalui manusia.  
  • Siang hari antara jam 12 s.d. 1 berikan jangkrik 1 ekor lagi
  • Jika memiliki burung masteran, usahakan menempatkan burung cendet di sekitar burung  masteran agar burung belajar menirukan kicauan si master.
  • Sore hari burung kembali dimandikan sampai puas, biarkan sampai kering baru kemudian diberi makanan EF, setelah itu burung baru di kerodong dan burung disimpan ditempat yang tenang agar bisa istirahat, sambil di dengarkan suara masteran secara pelan-pelan.
Selamat mencoba, salam kicau mania...



Wednesday, October 14, 2015

Burung Pentet Siap Lomba Ada Ciri Khasnya

Burung Pentet yang masuk dalam keluarga Turdidae bila telah gacor memiliki gaya yang sangat bagus, karena burung ini mampu menirukan berbagai macam jenis suara burung dan binatang lainnya. Karena keunikannya itulah di Jawa Timur dan Jawa Tengah sangat banyak pecinta burung ini, hal ini berbeda dengan daerah lain diluar jawa seperti Sumatera dan Kepulauan Riau. Gaya bertarung burung ini pun sangat special dan tampak gagah, bukan hanya eksotis. Namun dalam membedakan jenis kelamin burung Pentet ternyata kerap menjadi perdebatan dan saya anggap masih misterius karena belum ada bukti bahwa burung pentet berhasil di tangkarkan.

Burung Pentet yang siap lomba memiliki ciri-ciri khusus, meskipun kita tidak mengetahui jenis kelaminnya, sebab burung pentet baik jantan maupun betina mampu berkicau dengan baik, dan mampu menirukan suara hewan lainnya juga. Meskipun sudah banyak artikel ditulis oleh kicau mania untuk membedakan pentet jantan/betina, namun itu hanya sebatas dari pengalaman dan feeling saja.

Baiklah sobat, jangan diperdebatkan jantan atau betinanya, yang penting burung telah gacor dimana pun tempat dan memiliki mental yang bagus, tentu hal ini akan sangat menyenangkan. Berikut ini adalah ciri khas burung pentet siap lomba :
  1. Burung telah berkicau lebih rajin dan performa suara dapat diandalkan, selain itu materi isian juga sudah mantaps.
  2. Memiliki mental yang bagus, digantang di rumah, dipinggir jalan di bawah pohon maupun dirumah orang lain tetap mau berkicau.
  3. Ciri-ciri fisik lainnya adalah ekor yang sudah mengumpul menjadi 1, bila biasanya ekor ngebyak atau berbentuk kipas, jika telah siap lomba ekor akan ngumpul jadi satu.
  4. Sayap saling silang diatas punggung atau pangkal ekor.
  5. Mengeluarkan sepahan berbentuk bulat, karena untuk burung masih muda sepahannya akan berbentuk bulat.
  6. Berdiri tegak memperlihatkan dadanya yang tegap dan kakinya mencengkeram kuat.

Itulah ciri-ciri khusus atau khas burung pentet yang telah siap lomba, bila burung telah siap lomba maka setelan lomba harus tetap dijaga agar burung tetap dalam kondisi performa yang handal.

Sunday, March 29, 2015

Menjemur Cendet Pasca Mabung

Tampaknya musim penghujan di tahun ini hampir habis, masa mabung burung pun ada yang sudah usai, bulu-bulu burung sudah kembali tumbuh sempurna, tampak segar dan mengkilap akibat pemberian makanan yang pas, asupan nutrisi yang cukup dan perawatan yang rutin. Nah, setelah melalui masa mabung yang melelahkan dengan waktu antara 3-4 bulan, akhirnya burung cendet pun sudah kembali seperti sediakala, ekor yang panjang dan tampak segar. Sekarang saatnya kita mulai menjemur burung tersebut dengan pencahayaan yang cukup karena cuaca sudah kembali cerah.

di pagi hari tampak matahari dari ufuk timur bersinar sangat terang, tak ada lagi awan yang menyelimuti matahari, sehingga seluruh bumi akan mendapatkan sinarnya dengan sempurna. Tumbuhan akan mendapatkan energi untuk fotosintetis, demikian juga makhluk lain akan mendapatkan sinar untuk membakar pro vitamin D menjadi Vitamin D. Sinar matahari akan menyegarkan bulu-bulu burung yang telah dimandikan, dimana istilah ini disebut juga dengan "Burung Bersolek"

Burung yang baru kelar masa mabungnya sebaiknya tidak langsung dijemur diterik matahari yang sangat panas, karena panas yang menyengat bisa menyebabkan bulu muda menjadi cepat kusam. Mulailah penjemuran dari matahari belum terbit, yaitu saat matahari baru mulai muncul sekitar pukul 6 pagi. biarkan burung mendapatkan sinar yang baru terbit dan tidak begitu menyengat. Setelah pukul 7 dan matahari mulai naik ke permukaan barulah burung dimandikan.

Mandikan burung cendet dengan cara di semprot, dengan semprotan yang halus sampai puas. Setelah selesai dimandikan barulah burung kembali dijemur sampai  pukul  8 atau pukul 9 saja. karena burung yang masih memiliki bulu muda tidak baik bila terkena sinar matahari yang menyengat.

Lalu kapan memberi makannya? he he he ...

Setelah dimandikan burung cendet diberi Jangkrik sesuai dengan porsinya, paling tidak 3 ekor jangkrik segar dan kroto 1 sendok teh.

bila penjemuran dilakukan dibawah, sebaiknya kroto diberikan setelah dijemur saja untuk menghindari burung dari serangan semut.

Sekiranya itulah yang dapat saya bagikan hari ini terkait perawatan burung cendet yang telah melalui masa mabung. Penjemuran pasca mabung menjadi sangat penting karena ini terkait performance dan penampilan burung di kemudian hari.


Salam cendet jatim mania....

Tuesday, December 16, 2014

Cara-Cara Mengatasi Cendet Salto

Agan-agan Cendet Mania yang berbahagia maupun yang sedang galau, tentu saja agan-agan sudah terbiasa mendengar dan mengetahui seekor burung cendet yang suka salto saat berkicau maupun salto melulu dan tak mau berkicau. sebenarnya apa yang terjadi pada burung cendet tersebut? mari kita simak ulasan Cendet Jatim berikut ini.

Cendet yang suka salto disebabkan oleh :
  1. OB - over berahi
  2. Stress 

Lalu bagaimana cara mengatasinya? untuk mengatasi hal tersebut mungkin kita bisa menggunakan satu atau kombinasi cara berikut ini :
  • Gunakan satu pangkringan/tenggeran. tips ini merupakan inspirasi dari cendet mania asal madura yang menyarankan agar burung cendet yang suka salto saat gacor sebaiknya menggunakan 1 pangkringan saja. 
  • Mandikan malam hari, burung yang mengalami OB dan bertingkah salto saat berkicau sebaiknya dimandikan dimalam hari sekitar pukul 20.00 s.d. 21.00.
  • Kurangi EF, burung yang suka salto disebabkan over energi, dengan demikian cara paling ampuh lainnya adalah dengan mengurangi makanannya, tapi bukan voernya, melainkan EFnya. Atur ulang EF kurangi secara perlahan sampai menemukan setingan yang pas.
  • Burung yang stress akibat kalah bertarung, karena perjalanan atau takut akan sesuatu benda sebaiknya di asingkan dan jangan dipertemukan dengan burung cendet sejenis. burung sebaiknya di full kerodong, berikan full voer, beri jangkrik 2 ekor per hari dan biarkan di tempat pengasingan tanpa dimasteri maupun dibuka kerodongnya agar burung merasa tenang didalam sangkar. Sangat sulit mengatasi cendet yang stress, tidak cukup 1 atau 4 bulan untuk menyembuhkannya. Biarkan burung merasa tenang dan nyaman di tempatnya. jangan pula memindahkan tempat gantangan sampai burung menjadi tenang. Setelah burung menjadi tenang barulah dibuka kerodongnya dan tetap ditempatkan ditempat itu.
  • Lain lagi bila burung yang down karena kalah bertarung sehingga menjadi pendiam, solusinya adalah memberikan EF yang ditingkatkan porsinya. memberikan kroto 1 cepuk kecil, jangkrik dan UH adalah cara paling mudah, silahkan gunakan salah satunya atau dikombinasi.

Burung cendet adalah burung teritori, butuh latihan yang rutin agar burung memiliki mental yang bagus, usia burung juga mempengaruhi mental dan kicauan, untuk itu burung yang telah tenang, jinak dan rajin berkicau dirumah bisa dilatih mentalnya. Baca Cara Melatih Mental Cendet.



Monday, November 17, 2014

Meracik Voer Untuk Burung Cendet Biar Rajin Berkicau

Banyak Cendet Mania yang merasa kurang puas dengan nutrisi yang terkandung dalam Voer kemasan produksi pabrikan, hal ini bisa dilihat dari banyaknya keluhan mereka yang menanyakan voer yang cocok untuk burung cendet apa? Sehingga ada beberapa kicau mania yang melakukan percobaan untuk menambahkan bahan tertentu yang kaya akan protein dan mineral lainnya untuk memperbaiki kualitas dari voer tersebut, dengan harapan burung akan rajin berkicau. Tentunya bahan yang ditambahkan itu berupa bahan yang alami, bukan bahan kimia, karena proses ini dibuat tanpa melakukan penelitian laboratorium.

Voer Racikan Yang dijemur
Kali ini saya ingin membagikan tips yang disampaikan oleh rekan-rekan kita di CMN tentang membuat racikan voer untuk burung cendet dari bahan yang mudah kita dapatkan dan harganya terjangkau. Bahan baku berupa voer sebenarnya bisa menggunaka voer jenis apa pun, namun kali ini kita menggunakan bahan yang murah meriah saja, yaitu Voer Lele.

Sediakan bahan-bahan yang akan digunakan :
  • Voer lele 1/2 kg
  • Telur bebek ambil kuningnya aja 4 butir
  • Madu murdi 4 sendok makan
Cara Meracik
Siapkan wadah berupa cangkir besar atau baskom, kemudian masukkan kuning telor bebek beserta madu, kemudian dua komponen ini di aduk denga mixer sampai rata. Selanjutnya masukkan voer yang telah kita siapkan tadi secara perlahan, campur ketiga komponen tersebut sampai rata. Setelah benar-benar rata dan meresap, selanjutnya voer racikan tadi di jemur sampai kering.

Selama proses penjemuran perhatikan benar jangan sampai terkontaminasi dengan kotoran hewan, kotoran burung, di datangi semut, kecoak atau tikus. karena binatang-binatang liar itu kerap membawa masalah karena mereka adalah sumber kuman yang nyata. Penjemuran harus sampai benar-benar kering, proses penjemuran semacam ini juga dapat dialihkan dengan menggunakan Oven dengan panas 80 derajat celcius.

Setelah voer racikan benar-benar kering 98%, selanjutnya voer di simpan dalam wadah toples yang tertutup rapat dan bisa anda berikan pada burung Cendet sewaktu waktu. Untuk penyimpanan dalam jangka panjang sebaiknya di dalam toples diberi silica penghisap lembab. hal ini untuk menghindari voer dari terjadinya jamuran.

Dengan pemberian Voer Racikan ini, perhatikanlah efeknya, bila dengan voer ini saja burung menjadi rajin berkicau, lalu buat apa memberi EF lainnya. Namun bila efeknya kurang maksimal maka pemberian Jangkrik tetap di berikan dalam jumlah tertentu sesuai kebiasaan.

Seperti yang telah kita ketahui bersama bila Kuning Telur mengandung banyak protein yang dibutuhkan oleh burung, agar rajin berkicau. Sedangkan madu sejak zaman dahuluh telah diyakini memiliki khasiat yang sangat bagus untuk menjaga stamina dan vitalitas. Sehingga lengkap sudah komposisi yang terkandung dalam Voer Racikan ini. untuk jumlah madu atau telur silahkan di utak-atik sendiri sampai menemukan setelan yang tepat.

Selamat mencoba tips yang dibagikan oleh member dari Cendet Mania Nusantara dengan inisial yang sangat aneh - M Kupret Kampret, he he he... Selain itu saya juga menambahkan beberapa hal yang saya anggap perlu sehingga akan lebih memudahkan pembaca blog Cendet Jatim

Monday, November 3, 2014

Pilih Bakalan Cendet Yang Sempurna Untuk Hasil Yang Maksimal

Cendet Mania tentu saja ingin memiliki gacoan  yang handal bukan? yaitu burung yang bisa dijadikan andalan saat dilombakan, berkicau dengan irama yang enak untuk di dengar dan memiliki intonasi lagu yang merdu. Semua itu tidak mudah begitu saja terjadi, karena burung ini adalah burung peniru yang cerdas maka hal yang perlu dilakukan adalah mengajari burung ini dengan kicauan yang bagus dan baik. Untuk itulah saat memilih bakalan cendet, pilihlah yang memiliki penampilan yang bagus dan nyaris sempurna.

ilustrasi cendet yg bagus
Kesempurnaan seekor burung yang baik bisa dilihat dari penampilan fisiknya, seperti :
  1. Memiliki paruh yang presisi antara atas dan bawah, paruhnya hitam legam tebal dan panjangan.
  2. Mata yang sehat bulat dan bersinar terang yang menandakan memiliki pandangan yang tajam dan jelas.
  3. Burung yang sehat akan memiliki bulu-bulu yang bersih, tertata rapi dan lengkap dari ujung paruh sampai ujung ekor. adapun warna yang bagus adalah dominan berwarna hitam dikepala dan sebagian lain berwarna abu - abu dan putih.
  4. Kepala burung cendet yang bagus berbentuk ceper dan besar.
  5. Leher jenjang dan besar yang menandakan memiliki kerongkongan yang besar untuk bisa bernafas dengan lancar dan memiliki suara yang keras.
  6. Sayap yang baik adalah saling mengapit diatas punggung.
  7. Kaki yang sehat, besar dan kuat disertai dengan lengkapnya jemari untuk mencengkeram mangsa dan bertengger kokoh saat berkicau.
  8. Sebaiknya pilih Cendet yang memiliki ekor panjang dengan jumlah sekitar 10 helai.

Bila burung bakalan cendet memiliki kriteria seperti diatas maka dapat kami simpulkan bila burung ini adalah burung yang sempurna, untuk menghasilkan performa yang maksimal maka faktor latihan dan perawatan adalah hal yang sangat penting.

Perawatan Harian Burung Cendet

Itulah yang dapat saya bagikan kali ini untuk teman teman Cendet Jatim, mengapa hal ini penting untuk saya tuliskan disini, karena banyak juga teman teman junior yang masih bingung cara memilih bakalan burung cendet saat mereka ditemukan dengan ombyokan burung cendet dipasar.

Biasakan Setelan Sederhana pada burung cendet, agar kelak burung ini tidak manja dan lebih memudahkan anda dalam merawat dikemudian hari karena tidak terlalu mahal, asalkan burung dirawat dengan disiplin pastilah burung akan berkicau dengan baik.


Tuesday, October 7, 2014

Jenis Jenis Burung Pentet, Lokal atau Madura

Burung Pentet yang kita kenal dan sering kita jumpai memang ada beberapa jenis sehingga Pentet Mania pun memberikan istilah yang berbeda bagi burung tersebut karena tidak ada standardnya. Agar memiliki kesamaan satu dan lainnya ada yang menyebut Pentet Lokal untuk Pentet Jatim dengan tampilan hitam yang hanya separo atau non kepala hitam, gimana dengan burung pentet yang hitamnya full atau hitamnya hanya sedikit diatas mata? kali ini Cendet Jatim ingin mengulas lebih rinci lewat gambar gambar koleksinya.

Wednesday, September 24, 2014

Tips Merawat Manuk Pentet Lengkap

Manuk Pentet (jawa) tidak lain adalah burung yang juga populer dengan nama Burung Cendet. Di Jawa Timur nama burung itu begitu populer hampir di semua kalangan, tidak hanya pecinta burung yang menyukai kicauannya, secara umum orang biasa pun akan mengagumi kehebatan burung ini bila burung ini telah rajin berkicau. Dengan perawatan yang konsisten Manuk Pentet bisa menjadi burung peniru yang ulung, dia bisa menirukan berbagai jenis suara burung juga binatang lainnya. Merawat burung ini pun bisa dibilang mudah asalkan kita tau apa yang seharusnya diberikan dan dilakukan pada burung ini.

Begitu mudah dan murahnya merawat Manuk Pentet sehingga banyak masyarakat Jawa Timur yang merawat burung sawah ini. Bila burung ini bisa menirukan suara kucing, suara ayam, suara tokek saja udah dibilang burung yang pintar, apalagi yang menikmati Manuk Pentet ini hanya untuk kalangan penghobi rumahan dan bukan untuk dilombakan. 

Semakin banyak lagu yang dikuasai tentu saja menambah kualitas dari kehebatan burung ini, maka akan semakin banyak pula yang menyukai nyanyiannya. Kali ini Cendet Jatim ingin berbagi tips Cara Merawat Manuk Pentet Khas Jawa Timuran (wong ndeso)

Merawat Pentet Anakan
  • Burung yang dipelihara sebaiknya adalah burung yang diambil dari susuhan/sarang, yaitu burung yang masih harus kita suapi sendiri dan bukan burung yang sudah besar (dwasa). Karena burung yang dipelihara dari anakan, kelak akan menjadi burung yang jinak dan tentunya mau makan voer.
  • Sewaktu masih anakan dan masih diloloh dan burung belum bisa terbang, sebaiknya burung diambil beserta sarangnya atau kita buatkan sarang sendiri dari rumput kering, kemudian burung dimasukkan kardus dan di hangatkan dengan lampu bohlamp 5 watt. 
  • Untuk makanan anakan pentet bisa diberikan Voer yang dilunakkan dengan memberi air, aduk adonan voer sampai rata, cukup 1 sendok voer saja, adonan voer tadi cukup untuk setengah hari saja, karena bila sampai satu hari voer akan basi.
  • Agar burung cepat besar, adonan voer bisa ditambah kroto atau kuning telor, selain itu cendet juga bisa diberi perut jangkrik atau belalang. 
  • Jadwal ngloloh atau nyuapi manuk pentet anakan adalah setiap 2 jam sekali. lakukan demikian sampai burung bisa makan sendiri.
  • Manuk pentet setelah berumur 2 bulan biasanya akan makan belajar makan sendiri, untuk memancingnya mau makan sendiri, berikan voer kering dalam wadah pakan dan dicampur ulet kandang sedikit, gerakan ulet kandang tadi akan memancing pentet untuk memakannya.
  • Manuk Pentet yang berumur 3 bulan biasanya telah bisa makan voer kering, mulai saat itu anda sudah bisa  mengatur pola makannya. 
Perawatan Harian Manuk Pentet

  • Burung setiap pagi sekitar jam 6.00 dikeluarkan dari rumah dan dikenakan matahari pagi.
  • Setelah jam 7 kemudian burung dimandikan dengan semprotan.
  • Setelah mandi Pentet diberi jangkrik 2 ekor saja, kemudian dijemur sampai jam 10.
  • Siang hari burung ditaruh diteras atau dibawah pohon, tanpa dikerodong karena kita membiarkan burung berkicau seenaknya, sebab burung sedang belajar ngoceh.
  • Saat siang itulah kita bisa mengajari burung dengan masteran, karena burung akan istirahat dengan santai sambil berkicau. Jika kita tidak memasternya, burung tetap akan berkicau tapi sesuai dengan apa yang di dengarnya, misalnya suara jangkrik, suara ayam, suara kutilang dll.
  • Sore hari burung boleh dimandikan bila cuaca masih cerah dan ada matahari sore, kemudian burung di istirahatkan dengan cara di kerodong.
  • Malam hari, burung boleh dimasteri boleh juga tidak - tergantung waktu kelonggaran anda.

Begitulah Tips Merawat manuk Pentet untuk harian sejak masih anak-anak sampai burung belajar ngoceh hingga burung menjadi gacor. Bila sewaktu-waktu anda tidak bisa memberi jangkrik, anda juga bisa memberinya belalang atau tahu mentah -  untuk menambah asupan protein.

Perawatan Pentet Mabung
Saat burung memasuki musim pergantian bulu, saat itulah anda dibutuhkan untuk memberikan EF yang cukup, bila voer yang anda berikan cukup gizi maka anda cukup menaruh burung ditempat yang sepi dan burung cukup diberi Voer saja. Bila anda ragu dengan kandungan gizi voer anda, maka voer tadi dapat anda tambahkan tepung jangkrik. Selama masa mabung, 3 hari sekali sebaiknya burung diberi kroto atau UH agar burung cepat mabung.
Selama ngurak/mabung, sebaiknya burung tidak dimandikan dan dijemur. Bila burung mau mandi cukuplah seminggu sekali.

Bila Manuk  Pentet Miyik/Manja/Galak
Tiga kata yang berbeda namun anda bisa menerapkannya secara bersamaan agar burung menjadi burung yang rajin berkicau. Lakukanlah perawatan dengan rajin, mandikan burung setiap hari, berikan EF yang cukup dan jemur hingga tengah hari. Dengan memandikan burung secara rutin, kebiasaan miyik atau galak burung akan berkurang bahkan hilang.

Salam Pentet/Cendet mania diseluruh nusantara...

Saturday, August 9, 2014

Harga Burung Pentet Jatim

Bagi kicau mania, burung Pentet tentu bukanlah burung yang asing lagi karena burung ini banyak dipelihara oleh mereka yang menyukai kicauan burung, sehingga mereka merawat burung ini dirumah sebagai hiburan. Penghobi burung pentet dari masa ke masa semakin banyak, sehingga Harga Burung Pentet dari waktu  kewaktu akan semakin merangkak naik, bila ditahun 90-an dan sebelumnya harga burung pentet tak lebih mahal dari burung kutilang maka diatas tahun 2000 dan seterusnya harga burung ini pun terus meningkat. Berikut ini saya akan membagikan Daftar Harga Pentet Jatim Terbaru sebagai bahan bacaan dan sekedar ulasan setelah memantau harga burung predator tersebut di beberapa daerah yang saya lalui ketika mudik lebaran 2014.

Pentet Lolohan
Beberapa daerah yang saya lalui dan sempat berhenti di pasar burungnya adalah : Ngawi, Nganjuk, Kediri, Jombang dan Mojokerto, ini infonya :

Pentet Lolohan per ekor : +/- Rp. 30.000,-
Pentet Trotol ngevoer : +/- Rp. 50.000 - 75.000,-
Pentet Liar, tangkapan hutan : +/- Rp. 25.000.-
Pentet Muda Makan Voer : +/- Rp. 100.000,-
Pentet Ngoceh : +/- Rp. 150.000,-
Pentet Gacor : > Rp. 200.000,-

Itulah hasil tinjauan saya terhadap harga burung pentet baru-baru ini, karena burung adalah bicara tentang hobi maka harga yang saya sampaikan bisa jadi bukanlah harga yang fix, kondisi burung sangat mempengaruhi tingkat harganya, sehingga satu lokasi dengan lokasi lain bisa saja berbeda, demikian pula antara satu pedagang dengan pedagang lainnya juga kerap terjadi perbedaan harga.

Friday, August 8, 2014

Pentet Adalah Jenis Burung Predator Yang Cerdas

Burung Pentet disebut sebagai burung predator karena burung ini adalah jenis burung yang suka memakan serangga dan binatang kecil lainnya. sehingga keberadaan burung Pentet ini di alam liar adalah untuk menjaga keseimbangan lingkungan sehingga di alam liar keberadaan serangga pemakan tanaman petani dapat dikendalikan secara otomatis. Coba saja anda bayangkan bila di alam liar tidak ada predator pemakan ulat atau belalang, tentu saja pertumbuhan dan perkembangan serangga itu bakal luar biasa dan sulit untuk dikendalikan kecuali dengan pestisida.

Burung Pentet
Sayangnya keberadaan burung Pentet yang begitu penting itu terabaikan karena kita menyadari bila Burung Pentet memiliki pesona yang luar biasa, tentu saja dalam hal ini adalah pesona kicauan yang merdu dengan suara yang nyaring dan keras. Belum lagi bila kicauan burung pentet itu bermaterikan irama suara burung atau hewan lainnya. Karena kemampuannya menirukan aneka suara burung dan hewan lainnya itulah sehingga para pecinta burung menyebutkan bila Burung Pentet adalah Burung Yang Cerdas.

Penurut catatan pecinta burung, pada tahun 90-an dan sebelumnya keberadaan burung pentet di alam masih sangat banyak, baik di tanah jawa maupun Sumatera. namun setelah kita menyadari kemampuan olah vokal dari burung predator ini, keberadaan burung ini di alam mulai berkurang karena terus diburu oleh pemburu burung untuk memenuhi kebutuhan pecinta burung yang terus meningkat di kota-kota besar seperti Jakarta, Jogyakarta, semarang, Solo dan Surabaya.

Dalam pemeliharaan sehari-hari burung pentet yang dipelihara dari anakan/lolohan dapat diberi Voer dan sedikit serangga seperti jangkrik atau ulat, selain itu agar burung pentet memiliki materi kicauan yang bagus sebaiknya juga di ajarkan bernyanyi, yaitu dengan sering memperdengarkan suara-suara yang kita kehendaki dan sesuai dengan karakter suara burung tersebut, hal ini disebut dengan Pemasteran.

Ada banyak jenis suara burung dan hewan yang bisa ditirukan oleh burung pentet, dalam kaitannya untuk suatu lomba berkicau maka pemasteran pun dikaitkan erat dengan tingkat kesukaan atau jenis suara yang dikehendaki oleh juri. Kriteria suara burung pentet yang dikehendaki oleh juri pada suatu lomba adalah jenis suara yang rapat, jelas dan berulang-ulang sehingga membentuk irama naik turun yang sempurna dan indah untuk di dengar.

Burung Pentet yang dipelihara dalam waktu lama dirumah-rumah penduduk biasanya akan menirukan apa yang didengarnya seperti suara Burung Kutilang, Prenjak, Ayam betina, anak ayam, kucing, tokek, terompet  penjual bakso dll... 

Karena hampir semua jenis suara dapat ditirukan (kecuali suara manusia), maka agar menjadi burung cendet yang hebat sebaiknya burung ini dimasteri dengan pemasteran yang baik. adapun jenis masteran burung cendet yang baik dan disukai Pentet Mania saat ini adalah suara : Lovebird, Belalang, Jangkrik, Tengkek Buto, Gereja Tarung, Kenari dan Ciblek.

Buktikanlah bila Burung Pentet memanglah burung yang cerdas dengan merawat burung ini sebaik mungkin, memberi makanan yang disukai dan memberi pemasteran yang tepat. 

Salam Pentet/Cendet Mania... 

Pentet atau Cendet adalah jenis burung yang sama, dalam artikel ini saya lebih banyak menyebut Pentet, karena banyak pecinta pentet yang di daerah menyebut burung ini dengan nama tersebut, sedangkan untuk orang Surabaya lebih banyak menyebutnya Cendet.

Monday, June 9, 2014

Cara Merawat Pentet Ngurak

Pentet mengalami rontok bulu adalah hal yang wajar karena itu adalah proses alami yang terjadi pada semua hewan jenis unggas. Agar burung bisa melalui ngurak yang melelahkan dan sakit itu harus dirawat dengan baik, sehingga selepas ngurak burung akan tetap sehat dan memiliki bulu-bulu yang rapi lagi bersih. Perawatan yang acak-acakan akan membuat burung menjadi stress, ngurak pun bisa macet karena tidak mendapatkan asupan gizi yang stabil.


Cara Merawat Pentet intinya adalah harus mengasingkan burung ini dari burung pentet lainnya, sedangkan bila dimaster, burung pentet sebaiknya dalam kondisi di kerodong. Jangan juga mempertemukan Pentet Ngurak dengan burung kecil yang kerap menjadi mangsanya, karena keberadaan burung kecil atau burung sejenis akan mengganggu proses pergantian bulu.

Selain diasingkan, burung sebaiknya di kerodong, jangan sering digoda atau di cetekin, full kerodong adalah hal yang wajib untuk burung Pentet Ngurak. 

Pemberian makanan EF bisa ditingkatkan atau di samakan dengan EF harian, namun harus tetap konsisten pemberiannya meskipun burung dalam kondisi macet atau tidak berbunyi. Kebanyakan hobbies pemula kerap mengabaikan dan menelantarkan burung Pentet yang sedang ngurak karena burung kebanyakan hanya diam membisu dan memiliki penampilan bulu yang tidak rapi. Sementara bagi yang sudah getol dengan burung Pentet, saat ngurak itulah saat perawatan yang butuh kesabaran dan kestabilan.

Pemasteran selama masa Ngurak diyakini bakal lebih efektif karena burung dalam kondisi lebih banyak diam, sehingga burung akan lebih berkonsentrasi dalam mendengarkan suara yang ada di sekelilingnya dan mudah dalam hal burung ini merekam dan menirukannya. Namun pada kenyataannya saat burung dalam kondisi topform pun dapat dimaster dan terus dimasteri.

Sangkar burung dibersihkan setiap dua hari sekali dari kotoran maupun dari bulu-bulu yang rontok. Sementara pemandian untuk burung Pentet Ngurak dapat dilakukan seminggu sekali, dan dijemur dipagi hari namun tidak lebih dari jam 9.

Saya rasa untuk porsi EF tidak ada takaran yang pas karena tergantung dari kebiasaan burung itu sendiri. Adapun EF yang bisa diberikan untuk burung pentet adalah Ulat Kandang, Ulat Hongkong, Kroto dan Jangkrik. 

Selama masa mabung, pemberian multivitamin juga diperlukan yaitu 3 hari sekali, namun air minum sebaiknya diganti setiap hari.

Sekian, Semoga bermanfaat dan Salam Cendet Mania