Showing posts with label Cara Merawat. Show all posts
Showing posts with label Cara Merawat. Show all posts

Monday, August 23, 2021

Cara Memilih Bahan Burung Cendet | Pentet | Bentet


Sampai dengan saat ini breeder atau penangkar burung cendet (Lanius schach) masih belum begitu banyak, sehingga untuk memenuhi permintaan penghobi burung cendet masih banyak dipenuhi dari hasil alam. Para pecinta burung cendet sudah sering memberi saran dan berprinsip, "agar burung cendet dialam tidak mengalami kepunahan, maka peliharalah burung cendet yang masih muda atau bahan anakan, karena burung bahan anakan akan lebih mudah beradaptasi dan bertahan hidup". 

Burung bahan yang sudah tua sangat rentan stress dan mati dalam  perawatan penghobi maka Cara Memilih Bahan Burung Cendet, Pentet atau Burung Bentet adalah dengan memilih burung yang masih bahan muda atau anakan. 

Cendet jantan maupun betina keduanya tetap akan berkicau, maka akan lebih baik jika merawat burung cendet sepasang dengan tujuan di tangkarkan. Namun bagi anda pecinta lomba burung cendet, maka lebih baik hanya merawat burung cendet jantan, karena burung cendet jantan memiliki variasi lagu dan mental yang lebih baik, sehingga akan lebih menarik untuk dipelihara dan dilombakan.

Cara Memilih Bahan/Bakalan Burung Cendet/Pentet/Bentet :

  • Burung muda, lolohan atau semi voer
  • Pilih yang bulunya berwarna cerah menandakan burung sehat
  • Kaki berdiri tegap dengan kuku yang lengkap
  • Sayap mengapit diatas punggung dengan rapat
  • Paruh rapat
  • Mata bening 
  • Nafsu makan bagus
  • Feses normal tidak encer
Beberapa penghobi burung cendet bahkan memberikan ciri khusus Cara Memilih Burung Cendet Bahan adalah dengan melihat bulu dada, yaitu yang berbulu dada dominan putih, berkepala hitam, trotol hitam pekat melebihi permukaan kepala, atau biasa disebut juga Cendet Blangkon atau Cendet Kepala Hitam, paling ting dapatlah burung cendet semi.

Merawat burung bahan butuh ketelitian dan disiplin dalam perawatan, burung bahan yang belum makan voer harus diajari makan voer dengan cara mencampurkan kroto dengan voer halus. Pemberian jangkrik juga harus terkontrol, bila ditinggal bekerja sebaiknya tetap sediakan voer dicampur kroto atau voer dicampur dengan ulat kandang.


Monday, November 2, 2015

Terapi Lapar Untuk Jinakkan Burung Cendet Liar

Seperti yang telah kita sadari bersama bahwa burung cendet yang tersedia di pasaran saat ini merupakan burung cendet liar, karena burung tersebut diambil dari alam, anda beruntung jika mendapatkan bakalan yang masih muda, baik trotolan maupun yang masih lolohan karena akan lebih mudah untuk dijinakkan. Namun jika anda mendapatkan bakalan Cendet Liar yang sudah ganti bulu meskipun disebut muda hutan atau yang sudah tampak tua dan disebut oleh pedagang sebagai muda hutan, tentu saja hal ini akan menyulitkan anda dalam usaha untuk menjinakkan. 

Mungkin anda telah mencoba berbagai metode penjinakkan seperti yang telah disarankan oleh cendet mania, maupun improvisasi anda sendiri namun tidak juga berhasil menjinakkan bakalan cendet liar anda. Pusing bukan? 

Sebelum dilakukan usaha penjinakkan anda harus memastikan bila burung bakalan tersebut sudah ada niatan untuk hidup bersama anda, yang ditandai dengan mau makan, makanan yang anda berikan, baik berupa EF jangkrik, UK dan lebih baik lagi adalah mau makan Vour. Karena usaha menjinakkan burung bakalan bila tidak tepat dan kurang perhatian dapat mengakibatkan kematian. kasihan bukan... kita memelihara burung kan untuk berbagi  kasih sayang, menyalurkan hobi dan menjaga kelestarian.

Beberapa alternatif usaha menjinakkan burung cendet liar, diantaranya adalah :
Memandikan burung cendet dengan rutin, dengan memandikan secara  rutin dipercaya sejak dahulu akan bisa menjinakkan burung, ayam maupun hewan lainnya. karena dengan mandi ini burung akan merasa dekat dengan kita, burung akan merasa nyaman dan segar sehingga burung akan menjadi senang. Burung yang jarang mandi menjadi kurang sehat dan malas berkicau, karena setelah mandi burung nantinya akan bersolek, sebab burung adalah jenis binatang yang suka bersolek untuk merapikan bulunya setiap hari.
Menempatkan burung di tempat yang ramai, ini adalah usaha kita agar burung merasa terbiasa hidup bersama manusia. tidak harus ditempat yang ramai, namun ditempat yang biasa dilalui oleh manusia dengan segala aktifitasnya. 
Metode pemberian EF Jangkrik, burung yang masih liar tidak akan mau makan jangkrik dari tangan, untuk itu pemberian  jangkrik bisa dibantu dengan menggunakan lidi, lakukan usaha ini secara continue dan berulang, maka dalam waktu dekat burung pun akan merasa bergantung makanannya pada anda.
Terapi Lapar, setelah melalui tahapan penjinakkan seperti kegiatan diatas tidak juga ada hasil yang signifikan, mungkin anda bisa mencoba alternatif berikutnya yaitu dengan menggunakan Terapi Lapar, bila selama ini anda memberikan makanan pada burung secara lepas, bebas dan sampai puas. maka mulailah dengan mengurangi makanannya sehingga burung akan merasa bergantung pada anda untuk mendapatkan makanan. 

Selama menjalankan terapi lapar maupun usaha penjinakkan akan mengakibatkan burung menjadi macet berkicau atau malas berkicau, hal ini wajar karena burung belum merasa nyaman bersama anda dan setingan makannya pun belum anda temukan. dengan terapi lapar selama beberapa minggu, mungkin anda bisa menemukan juga setingan pakan yang pas untuk burung kesayangan anda. 

Terkadang memulai dari NOL itu akan lebih baik untuk mencapai puncak kicauan, artinya mulai lah setingan pemberian pakan dari tanpa EF, pemberian EF dalam jumlah tertentu kemudian ditingkatkan secara perlahan namun pasti, terkontrol dan terjadwal. 

Adapun EF yang paling mudah untuk menjinakkan burung pemakan serangga adalah dengan menggunakan jangkrik, Burung Cendet adalah burung pemakan serangga, dimana dalam pemeliharaannya kita tidak bisa lepas dari pemberian jangkrik. dengan metode pemberian pakan yang teratur maka kami yakin akan lebih mudah dalam menjinakkan burung cendet dan Menggacorkan Burung Cendet.

Contoh metode terapi lapar yang dapat anda improvisasi lagi :
  • Pagi hari jam 7 burung dimandikan dan jangan buru-buru diberi makan, biarkan beberapa saat sampai bulunya kering baru kemudian diberi jangkrik 1 ekor saja dengan memakai lidi atau dengan tangan.
  • Penjemuran cukuplah sampai jam 9 pagi, kemudian beri jangkrik 1 ekor lagi, baru kemudian berikan Voer ke wadah pakannya dan gantung burung ditempat yang sering dilalui manusia.  
  • Siang hari antara jam 12 s.d. 1 berikan jangkrik 1 ekor lagi
  • Jika memiliki burung masteran, usahakan menempatkan burung cendet di sekitar burung  masteran agar burung belajar menirukan kicauan si master.
  • Sore hari burung kembali dimandikan sampai puas, biarkan sampai kering baru kemudian diberi makanan EF, setelah itu burung baru di kerodong dan burung disimpan ditempat yang tenang agar bisa istirahat, sambil di dengarkan suara masteran secara pelan-pelan.
Selamat mencoba, salam kicau mania...



Wednesday, March 4, 2015

Gimana Cara Merawat Cendet Yang Benar?

Burung Cendet menurut Catur adalah burung yang unik dan istimewa, sehingga di bilangan Surabaya burung ini sangat banyak penggemarnya. Burung yang  memiliki kemampuan menirukan aneka jenis suara burung ini memiliki tipe petarung yang handal, begitu melihat lawan emosi bertarungnya tumbuh dan burung akan langsung mengeluarkan kicauannya. Lalu bagaimana cara merawat burung cendet yang benar? berikut ini saya mengutip apa yang disampaikan oleh cendeters dari DKB yaitu Mr Catur yang berhasil memoles beberapa burung cendet untuk dilombakan, seingat saya Cendet Istana adalah salah satu cendet andalan miliknya.

Burung Cendet adalah jenis burung yang memiliki wilayah kekuasaan, sehingga bila berpindah tempat maka burung ini akan beradaptasi terlebih dahulu, untuk burung yang sudah sering diajak berpindah-pindah tempat gantangan mungkin tidak akan menjadi masalah. Namun burung yang masih belum pernah diajak pindah-pindah tempat tentu saja akan beradaptasi terlebih dahulu dan burung tidak mau berkicau. 

Untuk itulah dalam merawat burung cendet setelah burung mau berkicau disatu tempat maka agar terbiasa berkicau dilain tempat sebaiknya burung juga dipindah tempatnya, pada awalnya mungkin burung tidak mau berkicau, namun waktu demi waktu burung akan berkicau juga. Asalkan kita bisa mengatur pemberian makanan yang stabil.

Burung yang sudah stabil kicauannya sebaiknya dijaga pola makannya agar performance pun tetap stabil, karena pemberian EF yang teratur adalah kunci sukses dalam merawat burung cendet, selain itu faktor mandi dan jemur juga sangat mempengaruhi. 

Berikut ini adalah model Merawat Harian Burung Cendet :
  • Setiap pagi sekitar jam 6 burung dikeluarkan dari rumah untuk dijemur ditempat terbuka agar mendapat sinar matahari pagi untuk kesehatan burung.
  • Setelah jam 7 burung barulah dimandikan dan sangkar dibersihkan.
  • Setelah mandi burung diberi jangkrik sesuai porsinya, misalnya 3 ekor jangkrik.
  • Kroto diberikan 3 hari sekali sebanyak 1 sendok.
  • Kemudian burung dijemur hingga pukul 10.00
  • Bila tidak dipersiapkan untuk lomba siang  hari burung tak perlu dikerodong, biarkan ditempat yang teduh dan kita nikmati kicauannya. namun bila ingin dilombakan barulah burung dikerodong sepanjang  hari, dibuka untuk dirawat saja.
  • Sore hari bila memungkinkan burung bisa dimandikan dan diberi jangkrik 3 ekor lagi, dan setelah diangin-anginkan barulah burung dikerodong dan dimasukkan  ke rumah.

Pemasteran burung cendet bisa dengan memelihara burung masteran seperti burung gereja, burung kenari, lovebird, cililin atau burung kemade. namun jika hal itu merepotkan pemasteran dapat dilakukan dengan menggunakan MP3 master burung.

Sunday, December 21, 2014

Tips Merawat Burung Cendet Untuk Harian by Somat

Kicau Mania mana sih yang tidak mengenal burung Cendet? saya rasa semua KM sangat mengenal burung ini sebagai pengicau yang cerdas karena sangat lihai menirukan suara burung lainnya dan suara hewan lainnya. Namun pada kenyataannya tidak semua burung cendet memiliki kualitas kicauan dan kemampuan menirukan yang sama, apalagi burung tersebut berasal dari daerah yang berbeda, dari keturunan yang berbeda dan dirawat dengan cara yang berbeda. 

Katuranggan Cendet Yang Bagus

Secara umum merawat burung cendet itu sama saja, dimana burung perlu diberi makanan yang sesuai dengan kebutuhan dan kesukaannya, jika burung merasa hepi dan mendapatkan makanan yang cukup maka burung akan mau berkicau, tentu saja hal ini juga perlu didukung dengan lingkungan yang nyaman dan mendukung baginya untuk bertahan hidup dan mendengar kicauannya.

Pilihlah burung cendet dengan mempertimbangkan Ciri-Ciri Burung Cendet Yang Bagus, karena dengan memenuhi katuranggan yang bagus maka burung diharapkan akan memiliki nilai lebih dari segi tampilan maupun kicauannya. Selanjutnya diserahkan pada perawatan, adapun perawatan yang tepat adalah merawat burung tersebut dengan disiplin dan kontinue.

Berikut ini Cendet Jatim mengutip Tips Merawat Burung Cendet Untuk Harian Om Somat, yang terbukti cukup sederhana tapi burung tetap rajin berkicau, meskipun untuk skali kicauan dirumah :
  • Pilihlah burung cendet yang berkelamin jantan, lebih baik pilih yang berkepala hitam dan berparuh tebal. 
  • Bila memilih dari anakan, pilihlah yang paruhnya tebal, kepala cepak dan tampak trotol hitam dikepalanya.
  • Sehari-hari, sebaiknya burung cendet cukup diberi voer dan jangkrik 2 ekor saja. Sedangkan kroto cukup diberikan seminggu sekali. 
  • Memandikan burung saat cuaca panas, sebaiknya setiap hari, bila tidak memungkinkan seminggu sekali juga tidak mengapa yang penting diterapkan secara rutin.
  • Burung yang telah nyaman di dalam sangkar dan di tempat tersebut pasti akan berkicau dengan sendirinya, baik dimaster maupun tidak. bila tidak dimasteri maka burung akan menirukan apa yang di dengarnya di sekelilingnya, seperti suara tokek, suara ayam, suara burung lain, suara jangkrik dll.
  • Jangan harapkan burung mau berkicau jika burung tidak merasa nyaman dan masih takut dengan manusia.
  • Sebaiknya menggantang burung cendet selalu ditempat yang sama setiap harinya, sampai burung rajin berkicau atau gacor.
  • Penjemuran dapat dilakukan dari pagi hingga siang hari, jika tidak memungkinkan untuk melakukannya, maka burung cukup digantang di teras dengan sirkulasi udara yang cukup dan sinar matahari sebentar baik di pagi hari maupun di sore hari.
  • Untuk hasil yang lebih baik, sebaiknya burung cendet dimasteri dengan suara-suara masteran yang tepat, seperti yang telah saya bagikan sebelumnya disini.
  • Mengkerodong burung sebaiknya hanya dilakukan di malam hari, agar burung bisa istirahat dengan tenang, karena bila tidak dikerodong, burung yang telah lot akan terus berkicau bila melihat majikannya. 
  • Bila musim ganti bulu atau mabung datang, sebaiknya burung di full kerodong dan burung hanya diberi full voer, untuk mempercepat proses rontok bulu, bisa di dorong dengan memberi kroto 1 cepuk saja, pemberian kroto hanya 1 kali diawal musim burung mau mabung. Selanjutnya burung cukup diberi voer saja sampai mabungnya tuntas, jangkrik pun tak usah diberikan.
  • Mabungnya burung cendet bisa 2 - 3 bulan, untuk itu pemilik diharap lebih bersabar saat menunggu burung mengalami ganti bulu.
  • Saat mabung datang, jangan berharap burung mau berkicau, jika pun mau berkicau sesekali jangan dipaksakan  untuk digantang dengan burung cendet lainnya.

Itulah tips yang dibagikan oleh Om Somat asal Ngawi yang berdomisili di Kalimantan yang sehari hari bekerja sebagai penjual pentol keliling, selain menggeluti dunia burung. Selain itu om somat juga mengakui, jika faktor DNA bawaan atau keturunan sangat mempengaruhi burung mau rajin berkicau atau tidak. 


 

Tuesday, December 16, 2014

Cara-Cara Mengatasi Cendet Salto

Agan-agan Cendet Mania yang berbahagia maupun yang sedang galau, tentu saja agan-agan sudah terbiasa mendengar dan mengetahui seekor burung cendet yang suka salto saat berkicau maupun salto melulu dan tak mau berkicau. sebenarnya apa yang terjadi pada burung cendet tersebut? mari kita simak ulasan Cendet Jatim berikut ini.

Cendet yang suka salto disebabkan oleh :
  1. OB - over berahi
  2. Stress 

Lalu bagaimana cara mengatasinya? untuk mengatasi hal tersebut mungkin kita bisa menggunakan satu atau kombinasi cara berikut ini :
  • Gunakan satu pangkringan/tenggeran. tips ini merupakan inspirasi dari cendet mania asal madura yang menyarankan agar burung cendet yang suka salto saat gacor sebaiknya menggunakan 1 pangkringan saja. 
  • Mandikan malam hari, burung yang mengalami OB dan bertingkah salto saat berkicau sebaiknya dimandikan dimalam hari sekitar pukul 20.00 s.d. 21.00.
  • Kurangi EF, burung yang suka salto disebabkan over energi, dengan demikian cara paling ampuh lainnya adalah dengan mengurangi makanannya, tapi bukan voernya, melainkan EFnya. Atur ulang EF kurangi secara perlahan sampai menemukan setingan yang pas.
  • Burung yang stress akibat kalah bertarung, karena perjalanan atau takut akan sesuatu benda sebaiknya di asingkan dan jangan dipertemukan dengan burung cendet sejenis. burung sebaiknya di full kerodong, berikan full voer, beri jangkrik 2 ekor per hari dan biarkan di tempat pengasingan tanpa dimasteri maupun dibuka kerodongnya agar burung merasa tenang didalam sangkar. Sangat sulit mengatasi cendet yang stress, tidak cukup 1 atau 4 bulan untuk menyembuhkannya. Biarkan burung merasa tenang dan nyaman di tempatnya. jangan pula memindahkan tempat gantangan sampai burung menjadi tenang. Setelah burung menjadi tenang barulah dibuka kerodongnya dan tetap ditempatkan ditempat itu.
  • Lain lagi bila burung yang down karena kalah bertarung sehingga menjadi pendiam, solusinya adalah memberikan EF yang ditingkatkan porsinya. memberikan kroto 1 cepuk kecil, jangkrik dan UH adalah cara paling mudah, silahkan gunakan salah satunya atau dikombinasi.

Burung cendet adalah burung teritori, butuh latihan yang rutin agar burung memiliki mental yang bagus, usia burung juga mempengaruhi mental dan kicauan, untuk itu burung yang telah tenang, jinak dan rajin berkicau dirumah bisa dilatih mentalnya. Baca Cara Melatih Mental Cendet.



Friday, December 12, 2014

Perawatan Cendet oleh Ahmad Ismail CMN

Perawatan Cendet oleh Ahmad Ismail CMN | Terkadang buntu juga saya mau menulis apa untuk agan-agan Cendet Mania yang sering berkunjung ke blog Cendet Jatim ini, untuk mengisi kekosongan hari ini, saya mengutip apa yang disampaikan oleh teman kita di Cendet Mania Nusantara yang bertema asli "Cara Masterin Cendet" by Ahmad Ismail.


Berdasarkan catatan beliau, saya simpulkan cara perawatan yang telah diterapkannya sehingga burung bisa menirukan apa yang kita ajarkan. 

Perhatikanlah, inilah catatan Admad Ismail untuk Cendet Jatim :

1.pada jam 7 di keluarin terus di angin" kan di teras...
2.jam 8-11 di jemur...bisa di krodong atau tanpa krodong..
3.jam 11 di ambil PT nya terus di angin" kan lagi..
4.stelah itu..di mandiin,terus di krodong
5.masukan dalam rumah dan masteri dengan materi yang anda inginkan.
6.jam 14.00 burung di keluarkan dan di angin" kan di teras..
7.lakukan rutin dalam seminggu..

ALhamdulillah stelah saya rutin melakukanya, akhirnya pentet saya bisa di masukin Masteran yang saya inginkan...

Selamat Mencoba


Sunday, November 23, 2014

Saat Mabung EF Burung Cendet di Tiadakan by Mr Adi

Semakin beragam saja tips merawat burung cendet yang kita ketahui, hal ini merujuk pendapat bahwa lain burung lain karakternya lain pula cara merawatnya maka hal itu wajar-wajar saja. Kali ini Cendet Jatim ingin mengutip apa yang disampaikan oleh Cendeters dari ngawi yang mencintai burung cendet hanya untuk kicauan dirumah. Meskipun hanya untuk kicauan dirumah namun tetep saja dia berharap memiliki burung yang rajin berkicau.

Karena Mr Adi tinggal di sebuah desa yang agak jauh dari orang yang jual EF pakan burung, atau toko pakan burung maka dalam merawat burung cendet dia hanya mengandalkan Voer yang mudah dibeli dan harganya murah, sedangkan untuk EF dia hanya mengandalkan hasil tangkapan hutan seperti belalang, jangkrik, ulat pisang atau cicak.

Dengan keadaan yang terbatas itu, ternyata beberapa burung kesayangannya tetap rajin berkicau, punya mental yang bagus dan bermaterikan isian yang alami seperti burung prenjak, sikatan, ciblek, jangkrik dan burung kenari. Sebenarnya apa rahasia perawatan Mr. Adi? berikut ini saya sampaikan kutipan dari apa yang disampaikannya via telephone pagi tadi.

Seperti biasa jika pagi datang burung cendet dikeluarkan dari dalam rumah untuk digantung diteras rumah hanya dipantau keadaan voer dan minumnya, tanpa diberi EF atau dimandikan burung hanya digantung saja diteras sampai sore datang. Sementara sepulang dia kerja, burung cendet dimandikan kemudian diberi jangkrik 2 ekor, selanjutnya burung dijemur atau diangin-anginkan saja. 

Sementara saat malam datang, burung kembali dimasukkan ke dalam rumah dan dikerodong, mengapa dikerodong? sebab kalau tidak dikerodong burung ini akan terus berkicau meskipun dimalam hari, apalagi jika melihat lampu dinyalakan.

Perawatan yang diterapkan cukup sederhana, dan perlu diketahui bahwa rumah Mr Adi menghadap ke Utara sehingga mendapatkan sinar matahari yang cukup meskipun burung hanya ditaruh diteras. 

Bila saat pergantian musim tiba atau saat burung mengalami mabung maka Mr Adi hanya mengkerodong burng fullday... burung hanya dibuka dua hari sekali untuk dibersihkan sangkarnya, diberi makan dan minum. Pemberian EF praktis dihentikan agar burung tidak menjadi galak, biar burung tidak OB dan banyak tingkah ketika burung lepas dari mabung.

Meskipun banyak master yang memberikan tips bahwa saat mabung sebaiknya burung cendet di naikkan porsi EF nya, namun menurut Mr Adi hal itu tidak penting karena burung bisa salting. Lagian burung yang dipelihara pun hanya untuk ocehan, bukan untuk dilombakan. Bila ada yang mengatakan saat mabung adalah saat yang tepat untuk memaster, dia pun menyetujuinya karena saat mabung burung cendet lebih banyak diam dan tidak mau berkicau.

Bila mabung telah berakhir tuntas dan tak ada lagi bulu-bulu yang berjatuhan maka EF jangkrik mulai diberikan, cukup berikan 2 ekor saja di sore hari, sebagaimana setingan harian yang telah diterapkan sebelumnya. Menurut Mr. adi, burung cendet adalah burung yang murah, kalau terlalu dimanja yang ada burung malah rusak dan menghabiskan banyak biaya.

Silahkan dicoba tips ini barangkali sesuai dengan karakter burung anda. Mungkin hal ini menjadi kontroversi, namun tetap saya sampaikan karena ini adalah tips dari Cendet Mania juga. 

Salam Cendet Jatim Mania...

Sunday, October 19, 2014

Tips Jitu Merawat Cendet ala Cak Somad

Karakter atau sifat bawaan burung cendet sangat mempengaruhi daya kicau seekor burung  cendet, kali ini Cendet Jatim ingin berbagi Tips Jitus Merawat Cendet Biar Gacor dengan mengutip apa yang disampaikan oleh Cak Somad kepada media Cendet Jatim. Perlu diketahui bahwa cak somad adalah pecinta burung cendet sejak dia masih duduk di bangku SD, saat ini cak somad telah berumur 30 tahun, sehingga pengalaman dia dalam hal merawat cendet tentu saja sudah sangat banyak.


Berbagai jenis karakter burung cendet telah dipelajarinya, kali ini dia ingin berbagai untuk kita semua.

  • Perawatan yang saya bagikan ini adalah perawatan untuk burung cendet yang sudah makan voer, tentunya burung yang dipelihara adalah burung dari hasil lolohan atau dari burung masih anakan.
  • Setelah burung mau makan voer, maka biarkanlah burung makan voer total tanpa memberikan EF secara rutin sampai burung mengalami pergantian bulu pertama. Adapun EF dapat diberikan cukuplah seminggu sekali dengan kroto segar, jika memiliki banyak stok EF dapat diberikan EF jangkrik setiap hari 1 ekor. 
  • Burung yang memiliki tipe rajin berkicau, meskipun dengan EF 1 jangkrik setiap hari dan makan voer pasti tetap akan rajin berkicau. Adapun teknik memandikan pun cukuplah 3 hari sekali bersamaan dengan membersihkan sangkar.
  • Setelah burung mengalami pergantian bulu pertama, kita bisa memperhatikan setingannya, jika burung mau gacor dengan setingan voer + 1 jangkrik setiap hari, lalu ngapain kita repot-repot memberi setingan jangkrik dll sampai dompet jadi tipis? iya kan? lagian burung ini kan burung murah... kalau EF nya di genjot harga makanannya akan lebih mahal daripada harga burungnya.
  • Lain halnya bila burung tidak mau berkicau dengan setingan diatas, dan kita ingin melihat kicuannya seperti apa. kita bisa mengupayakan dengan genjot EF, tahap awal, berikan jangkrik 3 ekor setiap hari di sore hari tanpa dimandikan selama 2  minggu. lihat perkembangannya.
  • Jika dengan 3 ekor jangkrik setiap hari dalam 2 minggu tidak juga gacor, up grade stingan menjadi 2 ekor jangkrik di pagi hari dan 3 ekor di sore hari. lakukan uji coba sampai menemukan setingan yang pas, lakukan perubahan hanya setiap 2 minggu sekali.
  • Seiring dengan perubahan setingan pakan, biasanya burung akan menunjukkan sikap yang berbeda juga, salah satunya adalah giras atau salto. untuk mengatasi masalah ini kita bisa mengupayakan dengan memandikan burung sampai puas.
  • Untuk cara memaster saya rasa tidak jadi masalah, karena burung cendet termasuk peniru yang hebat, mendengar 2 atau 3 kali saja sudah cukup bisa menirukannya. saat ini cara paling mudah mengajari burung berkicau adalah dengan memutar audio rekaman suara burung atau hewan lainnya.
  • Penjemuran burung cendet bisa dilakukan hingga pukul 10 atau 11 siang, karena burung ini termasuk burung yang suka panas. 
  • Untuk memandikan tergantung kebiasaan dan kesempatan waktu luang anda, bisa setiap hari atau seminggu sekali.
Saat Cendet Brodol, Ngurak atau Mabung
Setiap burung akan mengamali pergantian bulu yang disbut juga dengan mabung, maka Cak Somad lebih suka membiarkan burung tetap hanya makan voer, burung seharian dikerodong, tanpa dimandikan dan tanpa memberikan EF. Air minum pun diganti 2 hari sekali, sedangkan kotoran dibersihkan seminggu sekali. menurutnya memberikan EF yang berlebihan justru akan membuat cendet jadi galak dan rusak.

Merawat burung adalah menyalurkan hobi, dimana hobi itu kita jalani untuk mencari hiburan dan bukan untuk mencari stress, jadi rilek saja dalam merawat burung. Jika burung merasa happy bersama kita sudah pasti burung akan rajin berkicau. Tips ini memanglah bukan rawatan mutlak, karena cak somad hanya menyukai burung cendet untuk kicauan dirumah, bukan untuk di lombakan.

Salam Cendet Mania...

Tuesday, October 7, 2014

Tips Sederhana Merawat Burung Cendet oleh Rizky Andika

Sudah sangat sering Blog Cendet Jatim - Pecinta aneka jenis burung cendet dan pentet | berbagi tips dan cara merawat burung cendet, tapi seakan tidak ada yang sempurna sehingga  untuk mencapai kesempurnaan perlu dilakukan berbagai ritual dan metode perawatan. Kali ini saya ingin berbagi sbuah kutipan dari apa yang diungkap oleh teman kita Rizky Andhika dalam sebuah forum Cendet Mania Nusantara yang menyebutkan "Cara sederhana pun bisa membuat burung cendet gacor dan nagen". Lalu apakah rahasianya dalam merawat burung cendet itu akan kita ungkap dalam kesimpulan diakhir artikel ini.

Seperti yang telah
Cendet Gacor tanpa EF by Rizky Andhika CMN
di ungkap oleh banyak media dan diakui oleh banyak pecinta burung, bahwa burung cendet adalah burung yang banyak disukai dan dipelihara oleh pecinta burung dari masyarkat kelas bawah sampai menengah karena burung ini termasuk burung yang murah harganya namun mahal di perawatannya, ronggolawe pun menyimpulkan demikian.

Namun untuk yang ber ekonomi pas-pasan dan ingin memiliki burung Cendet yang gacor, mereka pun tak mau patah arang, akhirnya mereka pun menerapkan metode perawatan yang sangat sederhana dan "sak karepe dewe" bin "asal-asalan" yang penting burung mau hidup, kalau beruntung - burung pun akan berkicau dan gacor, meskipun  hanya untuk tujuan ocehan dirumah.

Kembali menurut Rizky, bahwa burung cendet yang dipelihara dari sejak anakan atau lolohan yang selalu hanya diberi Voer, maka setelah dwasa kelak burung akan terbiasa makan voer saja. kalau pun mendapatkan makanan tambahan berupa serangga,  itupun hanya kebetulan. meskipun setiap hari hanya makan voer dan minum air putih yang wadahnya sampai berlumut pun, kalau burung dasarnya adalah burung yang punya mental gacor, maka burung pasti akan gacor. Adapun gaya nagen atau berdiri tegak itu pun gaya alami dan bakat alami burung yang tidak bisa di rekayasa.

Beliau telah mengamati burung milik tetangganya yang setiap hari hanya diberi voer dan air, terkadang kehabisan pakan karena pemiliknya hanya bisa memberi Voer. Setiap pagi digantung diteras yang terkena sinar matahari pagi dan sore, kemudia kalau malam dimasukkan rumah. alhasil, burung kesayangannya itu setelah setahun akhirnya gacor dan terus gacor meskipun ekornya brondol.

Kesimpulan
Burung Cendet akan gacor bila burung dirawat dengan konsisten, baik dari segi makanan maupun dari segi perawatan lain. Adapun burung mau berkicau nagen atau berdiri tegak, itu adalah karakter burung. Namun  untuk materi kicauan, anda harus percaya bahwa burung ini akan menirukan apa yang biasa di dengarnya. semakin rajin anda memperdengarkan suara masteran, maka semakin cepat pula burung akan menirukannya.

Friday, October 3, 2014

Cara Merawat Burung Gereja Untuk Masteran ala Ronggolawe

Sobat Cendet Jatim, kita tentu sudah sangat faham bila Burung Cendet merupakan burung peniru yang sangat pintar, saat  ini tren masteran yang sangat disukai pecinta burung cendet adalah Suara Burung Gereja dan Lovebird. Menurut para master burung cendet, hasil akan lebih maksimal bila memaster burung cendet dengan burung masteran asli, meskipun bisa diganti dengan audio mp3.

Thursday, October 2, 2014

Cara Merawat Lovebird Untuk Masteran

Sobat Cendet Jatim tentu sudah tak asing lagi dengan Burung Lovebird bukan? Burung ini sangat disukai cendet mania sebagai burung masteran, yaitu burung yang menjadi guru kicau untuk Burung Cendet, tentunya dalam hal ini adalah khusus untuk burung Lovebird yang sudah cerewet dan ngekek panjang. Merawat burung selain merawat burung cendet tentunya kita juga sudah biasa merawat burung masteran, kali ini saya juga ingin berbagi tips Cara Merawat Lovebird Untuk Masteran.

Monday, September 29, 2014

Tujuan Sauna, Jemur dikerodong Burung Cendet

Sobat Cendet Jatim tentu pernah mendengar istilah Mandi Sauna yang diterapkan pada burung cendet bukan? Sebenarnya apa tujuan dari sauna itu dan bagaimanakah cara yang benar agar burung tidak koit? kali ini Admin Cendet Jatim ingin mengulas secara logika dan berdasarkan pengalaman rekan-rekan dalam melakukan terapi mandi sauna dan burung dijemur dalam kondisi di kerodong.

Contoh burung dijemur dan dikerodong

Tujuan
  • Terapi sauna bertujuan agar metabolisme burung meningkat, kalau pada manusia bertujuan agar pori-pori kulit terbuka dan berkeringat sehingga  bisa menghindari penyumbatan pori-pori. Terapi sauna ini juga bertujuan agar burung memiliki tubuh yang singset alias tidak gendut, melonggarkan tenggorakan sehingga teriakan burung bakal lebih keras. 
  • Terapi sauna ini juga berguna bila burung sedang mengalami macet ngurak dan pertumbuhan bulu tersendat, sebab pori-pori yang terbuka mengakibatkan bulu mudah rontok dan merangsang tumbuhnya bulu baru.
  • Terapi sauna juga bertujuan untuk menguatkan pernafasan, sehingga burung akan bisa berkicau ngeroll dengan durasi yang lebih lama.

Cara Melakukan Sauna - dijemur sambil dikerodong
  • Pertama burung dimandikan, kemudian burung dikerodong dan ditaruh ditempat yang panas, kira-kira dilakukan antara jam 10.00 s.d. 12.00.
  • Selama dikerodong dan dipanaskan, dari luar kerodong disemproti dengan air (bukan digerojok). semprotan dibuat seperti turunnya hujan.
  • Pastikan air minum di dalam sangkar tersedia cukup banyak, Voer bisa diberi bisa tidak karena waktu sauna hanya 2-3 jam.
  • Pemberian EF tetap dengan porsi harian.
  • Penyemprotan dilakukan setiap 15 menit sekali.
  • Untuk tahap awal, sebaiknya resleting sangkar tetap dibuka, bila telah terbiasa dilakukan terapi ini bisa ditutup full.

Mandi Sauna pada burung cendet dapat merangsang cendet untuk berkicau, penjemuran dengan sistem ini juga menghindari burung cendet melihat burung lainnya saat dijemur, sehingga burung akan tetap memiliki mental yang bagus nantinya.

Wednesday, September 24, 2014

Tips Merawat Manuk Pentet Lengkap

Manuk Pentet (jawa) tidak lain adalah burung yang juga populer dengan nama Burung Cendet. Di Jawa Timur nama burung itu begitu populer hampir di semua kalangan, tidak hanya pecinta burung yang menyukai kicauannya, secara umum orang biasa pun akan mengagumi kehebatan burung ini bila burung ini telah rajin berkicau. Dengan perawatan yang konsisten Manuk Pentet bisa menjadi burung peniru yang ulung, dia bisa menirukan berbagai jenis suara burung juga binatang lainnya. Merawat burung ini pun bisa dibilang mudah asalkan kita tau apa yang seharusnya diberikan dan dilakukan pada burung ini.

Begitu mudah dan murahnya merawat Manuk Pentet sehingga banyak masyarakat Jawa Timur yang merawat burung sawah ini. Bila burung ini bisa menirukan suara kucing, suara ayam, suara tokek saja udah dibilang burung yang pintar, apalagi yang menikmati Manuk Pentet ini hanya untuk kalangan penghobi rumahan dan bukan untuk dilombakan. 

Semakin banyak lagu yang dikuasai tentu saja menambah kualitas dari kehebatan burung ini, maka akan semakin banyak pula yang menyukai nyanyiannya. Kali ini Cendet Jatim ingin berbagi tips Cara Merawat Manuk Pentet Khas Jawa Timuran (wong ndeso)

Merawat Pentet Anakan
  • Burung yang dipelihara sebaiknya adalah burung yang diambil dari susuhan/sarang, yaitu burung yang masih harus kita suapi sendiri dan bukan burung yang sudah besar (dwasa). Karena burung yang dipelihara dari anakan, kelak akan menjadi burung yang jinak dan tentunya mau makan voer.
  • Sewaktu masih anakan dan masih diloloh dan burung belum bisa terbang, sebaiknya burung diambil beserta sarangnya atau kita buatkan sarang sendiri dari rumput kering, kemudian burung dimasukkan kardus dan di hangatkan dengan lampu bohlamp 5 watt. 
  • Untuk makanan anakan pentet bisa diberikan Voer yang dilunakkan dengan memberi air, aduk adonan voer sampai rata, cukup 1 sendok voer saja, adonan voer tadi cukup untuk setengah hari saja, karena bila sampai satu hari voer akan basi.
  • Agar burung cepat besar, adonan voer bisa ditambah kroto atau kuning telor, selain itu cendet juga bisa diberi perut jangkrik atau belalang. 
  • Jadwal ngloloh atau nyuapi manuk pentet anakan adalah setiap 2 jam sekali. lakukan demikian sampai burung bisa makan sendiri.
  • Manuk pentet setelah berumur 2 bulan biasanya akan makan belajar makan sendiri, untuk memancingnya mau makan sendiri, berikan voer kering dalam wadah pakan dan dicampur ulet kandang sedikit, gerakan ulet kandang tadi akan memancing pentet untuk memakannya.
  • Manuk Pentet yang berumur 3 bulan biasanya telah bisa makan voer kering, mulai saat itu anda sudah bisa  mengatur pola makannya. 
Perawatan Harian Manuk Pentet

  • Burung setiap pagi sekitar jam 6.00 dikeluarkan dari rumah dan dikenakan matahari pagi.
  • Setelah jam 7 kemudian burung dimandikan dengan semprotan.
  • Setelah mandi Pentet diberi jangkrik 2 ekor saja, kemudian dijemur sampai jam 10.
  • Siang hari burung ditaruh diteras atau dibawah pohon, tanpa dikerodong karena kita membiarkan burung berkicau seenaknya, sebab burung sedang belajar ngoceh.
  • Saat siang itulah kita bisa mengajari burung dengan masteran, karena burung akan istirahat dengan santai sambil berkicau. Jika kita tidak memasternya, burung tetap akan berkicau tapi sesuai dengan apa yang di dengarnya, misalnya suara jangkrik, suara ayam, suara kutilang dll.
  • Sore hari burung boleh dimandikan bila cuaca masih cerah dan ada matahari sore, kemudian burung di istirahatkan dengan cara di kerodong.
  • Malam hari, burung boleh dimasteri boleh juga tidak - tergantung waktu kelonggaran anda.

Begitulah Tips Merawat manuk Pentet untuk harian sejak masih anak-anak sampai burung belajar ngoceh hingga burung menjadi gacor. Bila sewaktu-waktu anda tidak bisa memberi jangkrik, anda juga bisa memberinya belalang atau tahu mentah -  untuk menambah asupan protein.

Perawatan Pentet Mabung
Saat burung memasuki musim pergantian bulu, saat itulah anda dibutuhkan untuk memberikan EF yang cukup, bila voer yang anda berikan cukup gizi maka anda cukup menaruh burung ditempat yang sepi dan burung cukup diberi Voer saja. Bila anda ragu dengan kandungan gizi voer anda, maka voer tadi dapat anda tambahkan tepung jangkrik. Selama masa mabung, 3 hari sekali sebaiknya burung diberi kroto atau UH agar burung cepat mabung.
Selama ngurak/mabung, sebaiknya burung tidak dimandikan dan dijemur. Bila burung mau mandi cukuplah seminggu sekali.

Bila Manuk  Pentet Miyik/Manja/Galak
Tiga kata yang berbeda namun anda bisa menerapkannya secara bersamaan agar burung menjadi burung yang rajin berkicau. Lakukanlah perawatan dengan rajin, mandikan burung setiap hari, berikan EF yang cukup dan jemur hingga tengah hari. Dengan memandikan burung secara rutin, kebiasaan miyik atau galak burung akan berkurang bahkan hilang.

Salam Pentet/Cendet mania diseluruh nusantara...

Monday, September 15, 2014

Perawatan Cendet Habis Lomba

Berbagai settingan patut dicoba oleh cendet mania untuk Meningkatkan Performa burung cendet agar burung bersedia koncer dimana pun tempat. Bila satu setelan tidak berhasil maksimal maka anda bisa mempertimbangkan setelan lainnya. Demikian pula dalam merawat burung cendet yang habis dilombakan juga  perlu penanganan khusus, karena untuk meningkatkan performa burung Jelang Lomba, burung telah mendapatkan setingan yang lebih tinggi, maka setelah lomba pun burung harus mendapatkan perawatan yang intensif agar burung tidak mengalami OB atau down.

Cendet habis lomba di semprot ringan
Setelah dilombakan, kini saatnya burung mendapatkan perawatan habis lomba, karena penanganan ini juga sangat penting untuk masa depan burung yang lebih baik. Berikut ini adalah perawatan cendet habis lomba yang telah diterapkan oleh banyak master cendet :

  • Dihari  minggu sore burung dilombakan.
  • Setelah turun dari gantangan burung disemprot kakinya atau tubuh bagian bawahnya saja, kemudian beri jangkrik 5 ekor.
  • Kemudian burung dikerodong kembali agar burung istirahat hingga esok hari.
  • Pada hari senin, burung kembali dirawat dengan Setelan Harian.
  • Tambahkan multivitamin dan mineral pada minumannya agar burung pulih staminanya.
  • Hingga hari ketiga setelah lomba, penjemuran burung cukup 30  menit saja, selebihnya burung dikerodong dan tetap dimasteri dengan burung masteran atau audio masteran.


Itulah perawatan burung cendet habis lomba yang dapat anda uji coba, semoga burung tersebut menjadi burung yang hebat dan gacor saat dilombakan, dan stabil pada lomba-lomba selanjutnya.


Sunday, September 14, 2014

Cara Meningkatkatkan Performa Burung Cendet

Meskipun sudah banyak cara dibagikan oleh master burung cendet dalam hal Perawatan maupun Cara Melatih Mental Burung Cendet, tak ada salahnya juga bila pada kesempatan kali ini Admin Cendet Jatim ingin berbagi Cara Meningkatkan Performa Burung Cendet agar mau berkicau dan gacor dimana pun tempat, terutama adalah untuk burung lomba. 

Cendet Yang Bagus
Burung memiliki prilaku yang berbeda antara satu dengan yang lainnya meskipun termasuk burung dalam jenis yang sama, itulah sebabnya banyak master cendet yang memiliki cara yang berbeda untuk meningkatkan performa cendet biar mau gacor. 

ini dia tipsnya :
  • biasakan dalam menggantang burung cendet ini ditempat yang ramai, berisik dan banyak orang lalu lalang di dekat burung cendet.
  • jangan sekali-kali merubah posisi tempat pakannya.
  • jangan juga merubah atau mengganti tenggerannya atau tangkringannya baik ukuran dan bentuknya.
  • biasakan burung melihat topi, kerodong dan payung yang warnanya beragam.
  • biasakan burung dipertemukan dengan burung lain, baik sejenis dan lain jenis, tapi jangan terlalu lama jika menurut sobat Cendet Jatim belum yakin dengan kondisi mental burung itu.
  • biasakan burung di ajak bepergian untuk lomba ataupun latihan dengan burung cendet teman sobat, atau bisa juga hanya jalan-jalan kerumah teman yang punya burung, untuk sekedar menggantang burung cendet sobat.
  • carilah burung sejenis dalam hal ini burung cendet lagi tapi dengan kualitas mental yang jelek atau burung cendet yang stres atau bisa juga pentet yang belum bunyi sebagai lawan tanding untuk di hajar dan dilabrak oleh burung andalan sobat, hal ini bertujuan untuk mengangkat dan meningkatkan mental burung dengan cara memberi perasaan bahwa dia adalah burung jagoan atau merasa dialah penguasanya gantangan, he he he....
Selain hal diatas tentu saja kita harus tetap kondisikan perawatan harian/jelang/pasca lomba. karena dengan perawatan yang terbaik, burung akan menjadi lebih istimewa. 

Perawatan Cendet Pasca Lomba

Bagi para master, mohon maaf bila artikel ini mungkin berbeda atau sama dengan cara anda, jika hal ini membawa kebaikan untuk meningkatkan performa burung cendet mengapa tidak. Semoga bermanfaat yaa gan....

Wednesday, August 20, 2014

Mabung Cendet Tidak Tuntas, ini Solusinya

Sehubungan dengan banyak Cendet mania yang mengeluhkan burung kesayangannya tidak mau mabung secara tuntas, dalam artian burung hanya mengalami penyulaman beberapa helai bulu saja. Maka pada kesempatan kali ini saya ingin berbagi tips Solusi Mengatasi Cendet yang Mabungnya tidak tuntas. Mungkin dalam hal ini sangat erat kaitannya dengan Cara Merawat Cendet Mabung dan Perawatan Cendet Pasca Mabung.

Cendet mabung
Karena mabung adalah masa-masa yang sulit dan membosankan maka sangat banyak cendet mania yang mengeluhkan kondisi tersebut. Agar burung bisa melalui masa mabung dengan baik dan burung bisa kembali berkicau dengan lantang, maka perawatan adalah kunci utamanya. 

Faktor yang mempengaruhi burung cendet tidak bisa mabung total atau tuntas sangatlah beragam, jika kita bisa mengetahui permasalahannya maka kita akan lebih mudah dalam kita menemukan solusinya. Burung tidak mau mabung tuntas bisa disebabkan karena lingkungan yang kurang nyaman, banyak gangguan predator dan terlalu berisik - untuk itulah burung cendet yang sedang mabung harus diletakkan ditempat yang sepi dan nyaman, ini solusinya.

Burung cendet tidak bisa mabung tuntas bisa juga disebabkan karena burung kekurangan nutrisi, dalam hal ini tentu saja solusinya adalah memberikan makanan EF yang cukup saat burung sedang mabung, karena saat mabung sistem metabolisme meningkat 40 %.

Bila burung tiba-tiba ngambek, sementera bulu-bulu tua masih tampak banyak menjuntai maka solusinya adalah memandikan burung kemudian langsung dikerodong, dalam kondisi dikerodong burung dijemur, setelah dijemur 30 menit, kemudian kerodong di semproti agar burung didalam sangkar merasa seperti di sauna. Terapi sauna ini bertujuan agar sistem metabolisme meningkat, pori-pori terbuka sehingga bulu akan lebih mudah rontok. 

Selain terapi sauna seperti cara diatas, tentu saja perlu dilakukan boom EF,  yaitu dengan meningkatkan pemberian EF dari setelan biasanya. Selanjutnya burung harus terus dikerodong, selama belum tuntas jangan pernah menjemur burung langsung di matahari terbit, umpana dimandikan cukuplah burung di angin-anginkan. kemudian burung dikerodong lagi dan diletakkan ditempat yang sepi.

Sekian, semoga bermanfaat.

Monday, August 11, 2014

Karantina Burung

Karantina Burung bertujuan mengkondisikan burung pada kondisi yang selayaknya, namun hal ini tidak berkaitan dengan Departemen Karantina Hewan, karena karantina ini akan kita lakukan sendiri di rumah sebagai tindakan lebih lanjut pada burung yang memang perlu untuk dikarantina. Adapun jenis burung yang perlu untuk dikarantina adalah burung-burung :
  1. Burung yang baru perjalanan jauh dengan sangkar atau wadah yang sempit. 
  2. Burung bakalan yang baru beli dari pasar
  3. Burung bakalan tangkapan hutan
  4. Burung yang stress
  5. Burung yang ngedrop atau down
  6. Burung macet karena sangkar habis jatuh 
  7. Burung stress karena baru lepas dan tertangkap lagi
  8. Burung ternakan yang baru dipisahkan dari kelompoknya
  9. Burung paruh bengkok yang ditinggal pasangannya.
  10. Burung sakit

Ternyata ada banyak hal yang mengakibatkan burung harus dikarantina, sehingga dengan karantina itu burung akan kembali pada kondisi yang selayaknya. Selama dikarantina tentunya burung harus dirawat dengan sebaik mungkin.

Penanganan Karantina Burung :
  1. Tempatkan burung pada sangkar yang seharusnya dengan ukuran yang tidak terlalu sempit, agar pergerakan burung bisa lepas atau bebas, untuk burung ukuran sedang gunakan sangkar dengan ukuran +/- 40. sedangkan untuk burung berekor panjang gunakan ukuran +/- 60.
  2. Burung diasingkan dari burung sejenis dan dikerodong, kemudian gantung ditempat yang sepi, sebisa mungkin sediakan suara-suara alami seperti gemericik air, suara jangkrik dan suara burung kecil yang tidak mengganggu seperti burung Prenjak atau Gereja.
  3. Selama masa karantina makanan harus terjamin dan terjadwal, berikan makanan yang bergizi, bersih agar burung cepat sehat dan hidup layak. berikan juga makanan yang sesuai dengan jenis burungnya.
  4. Bersihkan sangkar secara berkala, Setelah 3 hari di full kerodong barulah burung di embunkan atau disemprot menggunakan hand sprayer yang lembut di pagi hari, pengembunan dapat dilakukan sejak pukul 5 dan jam 7 pagi burung kembali diambil dan dikerodong lagi. 
  5. Untuk burung yang sakit sebaiknya segera diobati sakitnya dan burung diberi vitamin agar sistem imun burung membaik.
  6. Masa karantina dapat dilakukan 1 - 2 minggu. atau sampai burung mencapai hidup yang layak dan seharusnya.

Gemericik air, suara jangkrik dan pengembunan merupakan terapi agar burung seakan merasa hidup di alamnya, sedangkan pemberian makanan yang tepat adalah cara agar burung tetap bertahan hidup dan senang dalam pemeliharaan anda. Bila burung senang hati, pasti dia akan berkicau dengan merdu seperti yang kita  harapkan.

Salam Kicau Mania....

Thursday, July 10, 2014

Resiko dan Pengaruh Cendet Mandi Malam Hari

Banyaknya master cendet yang suka memandikan burung dimalam hari membuat new hobbies bertanya-tanya, apa ya gak kasihan burung dimandikan dimalam  hari pas udara lagi dingin dan gak ada panas matahari? Apa nggak takut kalau cendetnya sakit? Apa gak takut kalau cendetnya mati kedinginan. Berbagai pertanyaan itu  kerap menggelayut dalam angan setiap Hobbies pemula. Untuk menjawab dan membuka tabir rahasia perawatan mandi malam, berikut ini saya ingin mengulas tentang Pengaruh dan Resiko Cendet di mandikan di malam hari.





Mandi malam hanya diterapkan untuk cendet yang membisu, cendet salto dan cendet yang OB (over brahi), sedangkan untuk cendet muda atau bakalan sangat tidak disarankan karena resiko akan lebih terasa daripada pengaruh baiknya. Sebelum memandikan burung dimalam hari baik Cendet maupun burung pengicau lainnya, ada hal-hal yang harus diperhatikan, yaitu :

  • Burung dalam kondisi prima dan sehat
  • Burung tidak dalam kondisi mabung/ngurak
  • Burung yang banyak tingkah.
Untuk burung yang sehat tidak ada resiko apapun asalkan dikerjakan dengan penuh kehati-hatian dan melalui beberapa tahapan perawatan. 

Biasanya burung yang dimandikan di malam hari, burung tersebut seharian di kerodong dan tidak dimandikan di sore hari, bisa jadi di  pagi hari dimandikan namun bisa juga tidak. Sebelum dimandikan, buka kerodong dan di angin-anginkan sekitar 15 menit, kemudian beri jangkrik 1 ekor. setelah jangkrik dimakan, barulah burung di mandikan, wadah kotoran diambil dan dibersihkan, mandikan burung sampai basah dan burung tampak sudah diam.

Setelah dimandikan barulah burung di beri jangkri lagi sesuai takaran yang telah diterapkan, ada yang memberi jangkrik 4 atau 5 ekor, semua itu tergantung kebiasaan masing-masing.

Pengaruhnya bila burung dimandikan di malam hari dengan rutin, burung menjadi lebih tenang (tidak giras dan tidak salto), Perawatan ini sangat cocok untuk anda yang sibuk bekerja di siang hari, sehingga perawatan burung dialihkan dimalam  hari, asalkan dilakukan secara rutin burung dipastikan tetap akan rajin berkicau, asalkan diberi makan EF dengan kadar yang pas.

Selamat mencoba, hanya  lakukan mandi malam pada burung yang benar-benar sehat dan bukan pada burung bakalan/bahan.

Wednesday, June 11, 2014

Cara Mengatasi Cendet Cabut Ekor

Sebagian burung cendet ada yang memiliki kebiasaan buruk dan yang paling tidak disukai oleh Cendet Mania, yaitu kebiasaan Cendet yang suka mencabut ekornya sendiri, meskipun ekor itu baru tumbuh 3 cm baik setelah ngurak maupun tidak akan tetap dicabut atau dipatahkan. Sebenarnya apa penyebab cendet cabut ekor dan bagaimana solusi cara mengatasinya? kali ini Cendet Jatim ingin berbagi pengalaman lewat tulisan yang mungkin kurang rapi bila disebut sebagai tulisan wartawan.


Penyebab dan Solusi Cendet Mencabuti Ekor
Kebiasaan buruk mencabuti bulu ekor itu disebabkan oleh karena berbagai hal, diantaranya adalah :
  1. Burung stress
  2. Burung terserang hama kutu
  3. Cendet kekurangan gizi atau zat mineral lainnya.
  4. Cendet Mabung/Ngurak
Burung yang mengalami stress atau tekanan batin ada yang suka menyiksa diri dengan mencabuti sebagian bulunya untuk mencurahkan kegalauannya karena tak bisa keluar dari sangkar dan diberi makanan yang tidak ada variasinya (voor total). Cara mengatasinya tentu saja anda harus menyediakan makanan yang bervariasi selain Voer yaitu memberikan EF.

Cendet yang terserang hama kutu atau hama lainnya terkadang ada yang mencabuti bulu ekornya karena merasa gatal dan tak nyaman, hal ini tentu saja cendet berharap tumbuhnya bulu baru tidak menyiksanya, solusinya tentu saja anda harus membasmi  hama tersebut dengan bahan-bahan alami agar burung tetap sehat, memandikan burung dengan air cucian beras, samphoo bebi atau air rebusan daun sirih bisa digunakan untuk membasmi kutu atau organisme lainnya. Baca Obat Alami Pembasmi Kutu Burung

Dari sebagian besar penyebab cendet cabut ekor adalah Cendet mengalami kekurangan gizi dan nutrisi lainnya, bulu-bulu yang baru tumbuh kaya akan zat mineral dalam darah, bulu muda kerap dimakan karena burung merasa kekurangan zat mineral atau nutrisi tertentu. untuk mengatasi hal ini, anda harus memberikan EF yang cukup dari jangkri, kroto, Ulat kandang maupun melalui pemberian multivitamin. 

Sedangkan penyebab yang ke empat adalah mabung, ini adalah hal yang wajar dialami hampir semua jenis unggas yang mengalami rontok bulu setahun sekali. Baca Cara Merawat Cendet Mabung.

Kesimpulannya, kenali penyebabnya dan temukan solusinya, bila tidak mengetahui penyebabnya maka akan sulit menemukan solusinya, Kombinasikan berbagai cara agar menemukan solusi yang tepat sesuai penyebabnya. 

Sekian, semoga bermanfaat...

Cara Mengkerodong Cendet Liar

Cendet yang masih liar atau yang tidak biasa di kerodong butuh dilatih agar burung tidak stress dan burung menjadi tenang di dalam sangkar yang dikerodong. Untuk menjawab rekan rekan CMN yang bingung cendetnya semakin giras karena baru saja dikerodong, berikut ini saya ingin bagikan tips Cara Mengkrodong Cendet Liar maupun burung yang belum pernah di kerodong. Karena Manfaat/Fungsi Kerodong sangat penting, maka tips ini saya rasa akan sangat berguna.

Kerodong sangkar burung yg pas adalah yg terbaik
Kerodong untuk Cendet Liar sebaiknya menggunakan kerodong yang berwarna cerah dan tidak terlalu tebal, sehingga diantara pori-pori kerodong burung masih bisa melihat sekeliling. Untuk melatih burung agar lebih jinak kepada si bos dan burung tidak bundas karena nabrak ruji sangkar, siang hari sebaiknya burung  tetap di kerodong namun tidak di tutup full, bukalah sebagian dari kerodong, misalnya adalah dengan membuka resletingnya atau menaikkan kerodong separo sangkar.

Full kerodong ditutup rapat hanya di malam hari agar burung bisa istirahat dengan tenang, selain itu ruangan tempat menyimpan burung sebaiknya di nyalakan lampunya namun jangan terlalu terang, cukup menggunakan lampu 7 watt.

Membiasakan burung di kerodong sangat penting agar burung tidak gampang stress ketika dibawa kesana kemari untuk kontes maupun untuk meningkatkan mentalnya. Melatih burung yang tidak biasa di kerodong sebaiknya juga menggunakan kerodong dari bahan yang agak tipis, dimalam  hari pun tetap dikerodong namun resleting dibuka. Setelah cukup tenang dikerodong dimalam hari selama seminggu barulah burung dicoba full kerodong.

Suatu ketika saya pernah membeli burung cendet milik teman yang sudah gacor, namun sayangnya burung itu tak pernah dikerodong selama dalam perawatannya, sehingga saat tiba di Surabaya, cendet dari Ngawi itu jadi stress. Usut punya usut ternyata burung itu tak pernah dikerodong dan tak pernah dimandikan, sehingga tiba dilingkungan baru dengan teknik perawatan yang baru, burung menjadi stress. 

Setelah burung merasa nyaman dalam kerodong yang agak tipis, barulah bisa diganti dengan kerodong yang lebih tebal. Kerodong yang tebal diperlukan agar burung bisa lebih tenang saat istirahat dan burung hanya akan berkicau saat kerodong dibuka.

Bila burung liar yang glabakan ketika dikerodong, sebaiknya sebelum dikerodong dimandikan dulu sampai basah, kemudian diberi jangkrik atau UH dan barulah dikerodong, gunakan kerodong yang agak tipis namun ketat di sangkar sehingga paruh burung tidak rusak karena ngruji. dengan demikian fungsi lain dari kerodong adalah membantu mempercepat proses penjinakkan burung cendet.

Smoga bermanfaat...