Showing posts with label Tips. Show all posts
Showing posts with label Tips. Show all posts

Thursday, September 15, 2016

Kasta burung cendet

Cendet mania... kali ini Cendet Jatim ingin menbagikan catatan kawan cendet mania nusantara tentang Kasta Burung Cendet, mungkin ada yg tidak berkenan atas tulisan ini mohon dimaafkan karena ini hanyalah penjabaran yang logika dan tidak ada yang mutlak. termasuk yang manakah Burung Cendet Anda? 

Definisi umum di dunia manusia : hasil penggolongan, berdasarkan kelas perbedaan keturunan, kekayaan, hak, golongan masyarakat, pekerjaan, dan kemampuan....

Bahasa gampangnya: Pembedaan "kelas sosial" 

Nah sekarang kita bahas di dunia hewan, khususnya burung, khususnya CENDET / PENTET :
Bberdasarkan pengamatan pemula saya, disadari / tidak di dunia per "cendet" an ada tingkatan / derajat yang berbeda:
  1. Ada yang berdasarkan kelahiran (induk dari si cendet merupakan cendet penguasa teritorial tertentu)
  2. Ada yang berdasarkan kemampuan (di dunia manusia: keahlian dan kekayaan):
Cendet yang memiliki sifat dasar tenang, tidak jarang menjadi "penguasa gantangan", burung yang mainnya saat digantang bisa nagen (duduk / tidak banyak tingkah), biasanya memiliki durasi kerja yang bagus, dan menjadi pilihan prioritas juri untuk dimenangkan - di dunia manusia, orang yang memiliki sifat tenang juga "biasanya" lebih bijaksana dan lebih efektif bekerja ketimbang yang "bingungan".. hehe :D

Irama dan variasi lagu :
  • Disini meliputi luwes tidaknya perpindahan antar lagu, apakah lagu mati mengganggu pembawaan lagu hidupnya, dll
  • Kemampuan cendet menyanyikan suatu lagu sulit yang cendet lain tidak bisa menyanyikannya, semisal lagu burung gereja, cendet yang bisa membawakannya dengan nembak panjang atau dengan cengkok irama yang uenakk, ataupun yang nembak pendek tapi berulang2 , apalagi bila membawakannya dengan volume keras/tajam (tembus) biasanya memiliki kasta yang lebih tinggi daripada cendet yang penguasaan lagu gerejaannya hanya berupa kocokan, ataupun yang punya volume biasa....
  • Banyak sedikitnya kombinasi lagu (tonjolan / pukulan), ada cendet yang pukulannya hanya "satu jalur" (semisal: hanya suara jangkrik atau suara gereja), cendet "satu jalur" biasanya kalah kasta dengan cendet tiga jalur (misal: punya pukulan gerejaan, walang, dan lovebird)
  • Speed, cendet dengan perpindahan lagu yang "sangat cepat" / "kemrecel", biasanya lebih tinggi kastanya
  • volume, cendet dengan volume keras / kristal / tajam / tembus, biasanya kasta nya lebih tinggi dari yang volumenya hanya biasa saja
Beberapa hal diatas juga "sama" di dunia manusia kan, orang yang menguasai bakat / keahlian tertentu yang orang lain jarang menguasainya biasanya memiliki kekayaan yang lebih banyak, penghasilan lebih besar, profesi yang diminati, pangkat / jabatan yang lebih tinggi, dll..

Kemampuan menguasai panggung gantangan :
ibarat MC / Pembawa Acara, yang biasanya hanya nge-MC lokalan, akan beda penguasaan panggungnya dengan MC untuk acara nasional...
Di dunia per-CENDET-an salah satunya seperti ini: cendet yang terbiasa menang di gantangan latberan (artinya cendet tersebut sangat menguasai panggung latber) mungkin hanya ada beberapa yang bisa tembus dan sukses di kancah gantangan nasional, kenapa?? salah satu faktornya durasi, yang biasanya di latberan hanya 5 menit akan "kaget" bila di gantangan nasional EO tertentu yang durasinya bisa sampai 25 menit...
Saran untuk rekan2, cendet Anda yang sudah berpuluh bahkan beratus kali juara digantangan latber mungkin bisa dicoba diikutkan di gantangan yang lebih "tinggi" (regional / cup nasional), kenapa?? ditakutkan cendet yang sudah "terpola" / memiliki kebiasaan di durasi pendek, susah untuk mengubah kebiasaanya di durasi panjang, bukan karena cendet Anda jelek, tapi cendet Anda kehabisan kata2 untuk "bicara" hehe, jadi yang ada ya mungkin dia ngetem / munting / nabrak ruji / nebok (turun ke dasar sangkar) / mbayi :D.... secara, kualitas lawan di gantangan yang lebih tinggi juga biasanya lebih bagus ketimbang kualitas lawan di latber, nih permisalan lagi: (maaf bukan merendahkan suatu profesi) MC acara ulang tahun anak-anak pasti akan susah kalau disuruh nge-MC di acara seminar nasional

SHOW yang istimewa, cendet yang memiliki kemampuan ini biasanya juga memliki kasta yang lebih tinggi ketimbang yang tidak memiliki:
-kepala menghadap langit (angka 1)
-bukaan paruh yang lebar saat menyanyikan lagunya
-kepala yang bisa ngentrok (mentul-mentul)
-badan yang bergetar (keder-keder) seperti ada aliran listrik saat dia bernyanyi
-ekor yang ngawet (masuk / di "pukul-pukulkan ke tangkringan) saat dia bernyanyi
 
Kalau di dunia manusia, ini lebih ke pembawaan diri, orang yang bisa "membawa diri" biasanya juga memiliki kehidupan yang lebih baik, dibandingkan dengan yang hidup ngawur, bersikap sembrono ke orang lain, ada pepatah: "Pernahkah engkau melihat orang yang cakap dalam pekerjaannya? Di hadapan raja-raja ia akan berdiri"

Perkawinan, kasta bisa naik atau turun karena perkawinan, nah di dunia burung aplikasinya seperti apa? pernah gak kita mikir gini: burungnya biasa kok si bos berani beli (kasih mahar) mahal ya? .... nah saat itulah si "burung" naik kasta.

Bukan berarti si bos beli burung jelek atau benar-benar "biasa" lho, saya berkali-kali beli burung "lungsuran" bos, entah karena si bos bosan atau faktor lain... saya pribadi belajar burung tsb tetap selalu memiliki kemampuan tertentu yang burung lain tidak punya, akan tetapi kastanya akan tetap naik karena yang pegang orang tertentu.

Diakui atau tidak hal ini terjadi di dunia perburungan, di kota manapun :
  • adanya rasa bangga bisa punya burung dari orang tertentu ( mis: eh ini bekas burungnya si X lho (cerita dengan nada bangga), burungnya gini gini gini, pernah juara di sini sini sini....
  • adanya penilaian subyektif: owh kalau yang bawa si C ya pasti banyak menangnya
  • adanya penilaian negatif: wong kayak gitu "tok" kok bisa menang ya, aneh
  • adanya rasa bangga bisa dekat dengan tokoh tertentu (bahasa gampangnya: nunut mulyo)
  • intinya, kalau pingin jadi hebat ya belajarlah sama orang-orang hebat, pengen jadi besar? ya belajar juga dari mereka yang menurut penilaian Anda mereka orang "besar"...
Belajarlah menghargai kelebihan burung lawan, pelajari kelebihan dan kelemahannya

Perawatan, latihan, dan pembiasaan :
pernah gak liat cewek jelek di make over jadi cantik??
atau punya temen cewek gendut yang lama gak ketemu, trus pas ketemu berubah jadi langsing dan cantik? 
atau ada teman sekolah yang dulunya miskin sekarang jadi pengusaha sukses atau pejabat penting?
apa penyebabnya mereka bisa? pastinya mereka melakukan perawatan tertentu... dan latihan dan pembiasaan tertentu sehingga mereka mencapai keadaannya sekarang
sama to di dunia cendet, dari kecil butuh dimaster sehingga menguasai lagu-lagu tertentu, udah gedean butuh dilatih biar jadi juara, udah jadi juara pengennya dijual dengan harga selangit :D
tapi semua hal tsb ga pernah bisa lepas dari yang nama nya perawatan harian dan lapangan, seriiiiiiing banget saya ditanya, jangkriknya kalau mas ngasih berapa-berapa, pakai voer apa, pakai kroto / ulat engga, dst dst...
nih ya saya kembalikan ke dunia manusia: > kalau kita sukanya jangan lodeh oblok oblok, pepes mlanding, semur jengkol belum tentu lho kita doyan kalau dikasih salad, pizza, pasta, spaghetti , dan sebaliknya, > ada yang kuat makan banyak, ada yang cuma makan 5 sendok aja kebiasannya, > ada yang doyan ngemil ada yang engga, dst dst

Berlaku juga di perawatan cendet, jadi ya tolong jangan disamain antara cendet satu dengan yang lain, ada yang kebiasaanyya jangkriknya 5/5 ada yang cuma 1/1, itupun ukuran jangkrik beda2 lho, ada yang jangkrik ukuran besar sedang kecil, ada yang kebiasaan pemberiannnya utuh, ada yang dibuang kepalanya, jadi apakah memang benar2 bisa disamakan?, ada yang tanya pakai kroto engga, takaran kroto juga beda2, saat ada orang yang jawab iya, pakai kroto sedikit, pertanyaannya sedikit itu seberapa? ada juga musim tertentu yang krotonya ukuran gede2, begitu juga pola mandi, pola jemur, pola latihan, pemberian vitamin dst

Sebuah gitar ditangan seseorang yang ga ngerti musik ya hanya akan menghasilkan nada-nada fals / sumbang, tapi kalau gitar yang sama dipegangkan ke musisi hebat, nada-nada yang akan dihasilkan juga akan jauh lebih indah.

Jadi sekali lagi ya tolong dikenali peliharaan kesayangan Anda, pahami maunya, latih biar jadi hebat, itu yang akan menentukan cendet kita akan turun atau naik KASTA (cendet rumahan suguh dayoh / cendet kelas latber / cendet kelas regional / cendet kelas nasional)
-----------------------------------------------------------------------------------------
Kesimpulannya, syukuri yang kita miliki sekarang, karena tidak ada burung yang SEMPURNA, kombinasikan 4 poin diatas untuk membentuk, menemukan kasta yang lebih baik, bakat-bakat hebat, jawara-jawara sekarang dan masa depan, selamat belajar, mencoba dan berkarya...

Special thank to mr GUNAWAN SANTOSO


Merawat Cendet Ngurak

Merawat atau perawatan burung cendet yang sedang ngurak/mabung/ganti bulu memang berbeda dengan perawatan untuk burung harian, karena pada waktu ngurak, burung cendet membutuhkan waktu yg cukup untuk istirahat serta makanan yang cukup gizi, dan yang paling penting adalah tempat yang nyaman dan jauh dari gangguan.

Burung cendet yang sedang ngurak sebaiknya ditempatkan ditempat yang tenang, jauh dari gangguan dan mendapatkan masteran yang sesuai dengan tipe kicauannya.

Lalu bagaimana cara mengatur makanan untuk burung cendet yang sedang ngurak? Ada banyak keyakinan cendet mania dalam masalah ini, kesalahan atau ketidaksesuaian terhadap burung dapat mengakibatkan burung cendet menjadi rusak. Untuk itu sangat penting bagi pemelihara burung cendet untuk menguasai dan memahami karakter dari masing masing burung yang sedang dirawatnya.

Berikut ini Cendet Jatim ingin menyampaikan tips sederhana merawat burung cendet ngurak dari om Adi dari Ngawi City, semoga bermanfaat..

  1. Pada awal diketahui burung mulai rontok bulunya, boom dengan kroto 1 cepuk dan UH 5 ekor, setelah itu burung dikerodong sampai burung mengalami rontok bulu secara maksimal berikan voer yang cukup dan burung disimpan ditempat yang nyaman.
  2. Selama masa ngurak, sebaiknya burung tetap dikerodong, hanya dikeluarkan saat dibersihkan sangkarnya, diganti air minumnya dan diberi makan.
  3. Selama masih rontok, biarkan burung cukup makan voer yang bergizi, akan lebih baik jika voer ditambahi dengan tepung jangkrik agar asupan gizi tercukupi.
  4. Selama masa ngurak, mandikan burung cukup 1x dalam seminggu dipagi hari, kemudian burung dijemur sebentar (30 menit) kemudian burung kembali dikerodong.
  5. Setelah melalui masa ngurak, dan bulu sudah tumbuh sempurna barulah rawatan dibuat seperti sedia kala.
  6. Pemasteran terhadap burung cendet dapat dilakukan kapan pun, yaitu saat ngurak maupun saat tidak ngurak, karena burung ini adalah burung yang cerdas dan memiliki daya ingat yang tinggi, sehingga sewaktu-waktu dapat dimaster.
  7. Saat masa ngurak hindari penjemuran disiang hari, karena hal ini dapat mengakibatkan bulu-bulu menjadi rusak.

Demikian tulisan kami hari ini, semoga bermanfaat untuk rekan- rekan Cendet Mania, terima kasih untuk Om Adi atas tips dan trick yang telah dibagikan, semoga bermanfaat untuk yang lain. 
Salam Cendet Mania....

Tuesday, June 21, 2016

Musim Bakalan Cendet

Jika musim akhir penghujan seperti ini di beberapa daerah seperti Ngawi, Bojonegoro, Madiun, Nganjuk, Ponorogo sedang banyak banyaknya anakan atau bakalan.burung cendet. Hal ini tentu menjadi kesempatan pecinta burung untuk memiliki burung cendet yg bagus.

Bagaimana cirinya telah banyak atau beberapa kali saya uraikan di.blog Cendet Jatim ini.

Berikut ini adalah contoh gambar burung cendet bakalan yg baik.

Monday, November 2, 2015

Terapi Lapar Untuk Jinakkan Burung Cendet Liar

Seperti yang telah kita sadari bersama bahwa burung cendet yang tersedia di pasaran saat ini merupakan burung cendet liar, karena burung tersebut diambil dari alam, anda beruntung jika mendapatkan bakalan yang masih muda, baik trotolan maupun yang masih lolohan karena akan lebih mudah untuk dijinakkan. Namun jika anda mendapatkan bakalan Cendet Liar yang sudah ganti bulu meskipun disebut muda hutan atau yang sudah tampak tua dan disebut oleh pedagang sebagai muda hutan, tentu saja hal ini akan menyulitkan anda dalam usaha untuk menjinakkan. 

Mungkin anda telah mencoba berbagai metode penjinakkan seperti yang telah disarankan oleh cendet mania, maupun improvisasi anda sendiri namun tidak juga berhasil menjinakkan bakalan cendet liar anda. Pusing bukan? 

Sebelum dilakukan usaha penjinakkan anda harus memastikan bila burung bakalan tersebut sudah ada niatan untuk hidup bersama anda, yang ditandai dengan mau makan, makanan yang anda berikan, baik berupa EF jangkrik, UK dan lebih baik lagi adalah mau makan Vour. Karena usaha menjinakkan burung bakalan bila tidak tepat dan kurang perhatian dapat mengakibatkan kematian. kasihan bukan... kita memelihara burung kan untuk berbagi  kasih sayang, menyalurkan hobi dan menjaga kelestarian.

Beberapa alternatif usaha menjinakkan burung cendet liar, diantaranya adalah :
Memandikan burung cendet dengan rutin, dengan memandikan secara  rutin dipercaya sejak dahulu akan bisa menjinakkan burung, ayam maupun hewan lainnya. karena dengan mandi ini burung akan merasa dekat dengan kita, burung akan merasa nyaman dan segar sehingga burung akan menjadi senang. Burung yang jarang mandi menjadi kurang sehat dan malas berkicau, karena setelah mandi burung nantinya akan bersolek, sebab burung adalah jenis binatang yang suka bersolek untuk merapikan bulunya setiap hari.
Menempatkan burung di tempat yang ramai, ini adalah usaha kita agar burung merasa terbiasa hidup bersama manusia. tidak harus ditempat yang ramai, namun ditempat yang biasa dilalui oleh manusia dengan segala aktifitasnya. 
Metode pemberian EF Jangkrik, burung yang masih liar tidak akan mau makan jangkrik dari tangan, untuk itu pemberian  jangkrik bisa dibantu dengan menggunakan lidi, lakukan usaha ini secara continue dan berulang, maka dalam waktu dekat burung pun akan merasa bergantung makanannya pada anda.
Terapi Lapar, setelah melalui tahapan penjinakkan seperti kegiatan diatas tidak juga ada hasil yang signifikan, mungkin anda bisa mencoba alternatif berikutnya yaitu dengan menggunakan Terapi Lapar, bila selama ini anda memberikan makanan pada burung secara lepas, bebas dan sampai puas. maka mulailah dengan mengurangi makanannya sehingga burung akan merasa bergantung pada anda untuk mendapatkan makanan. 

Selama menjalankan terapi lapar maupun usaha penjinakkan akan mengakibatkan burung menjadi macet berkicau atau malas berkicau, hal ini wajar karena burung belum merasa nyaman bersama anda dan setingan makannya pun belum anda temukan. dengan terapi lapar selama beberapa minggu, mungkin anda bisa menemukan juga setingan pakan yang pas untuk burung kesayangan anda. 

Terkadang memulai dari NOL itu akan lebih baik untuk mencapai puncak kicauan, artinya mulai lah setingan pemberian pakan dari tanpa EF, pemberian EF dalam jumlah tertentu kemudian ditingkatkan secara perlahan namun pasti, terkontrol dan terjadwal. 

Adapun EF yang paling mudah untuk menjinakkan burung pemakan serangga adalah dengan menggunakan jangkrik, Burung Cendet adalah burung pemakan serangga, dimana dalam pemeliharaannya kita tidak bisa lepas dari pemberian jangkrik. dengan metode pemberian pakan yang teratur maka kami yakin akan lebih mudah dalam menjinakkan burung cendet dan Menggacorkan Burung Cendet.

Contoh metode terapi lapar yang dapat anda improvisasi lagi :
  • Pagi hari jam 7 burung dimandikan dan jangan buru-buru diberi makan, biarkan beberapa saat sampai bulunya kering baru kemudian diberi jangkrik 1 ekor saja dengan memakai lidi atau dengan tangan.
  • Penjemuran cukuplah sampai jam 9 pagi, kemudian beri jangkrik 1 ekor lagi, baru kemudian berikan Voer ke wadah pakannya dan gantung burung ditempat yang sering dilalui manusia.  
  • Siang hari antara jam 12 s.d. 1 berikan jangkrik 1 ekor lagi
  • Jika memiliki burung masteran, usahakan menempatkan burung cendet di sekitar burung  masteran agar burung belajar menirukan kicauan si master.
  • Sore hari burung kembali dimandikan sampai puas, biarkan sampai kering baru kemudian diberi makanan EF, setelah itu burung baru di kerodong dan burung disimpan ditempat yang tenang agar bisa istirahat, sambil di dengarkan suara masteran secara pelan-pelan.
Selamat mencoba, salam kicau mania...



Monday, September 7, 2015

Penyebab Burung Tak Mau Berkicau Gacor

Kicau Mania tentu saja sangat berharap memiliki burung yang rajin berkicau, begitu buka kerodong atau dikasih makan langsung berkicau, dilombakan berkicau dengan isian yang banyak. Suara yang lantang dan jelas kicauannya, namun mengapa ada saja burung yang tak mau berkicau setelah dipelihara, padahal burung itu sebelumnya rajin berkicau dialam.

Jika anda memelihara burung yang baru di dapat dari hasil tangkapan hutan, maka jangan berharap burung akan mau berkicau apalagi gacor, karena burung akan terlebih dahulu melalui tahapan adaptasi. Setelah beradaptasi dan merasa nyaman barulah burung akan mau berkicau, bila kondisinya telah prima dan nyaman maka burung pun akan gacor. 

Jika burung yang anda pelihara bukanlah burung hasil tangkapan hutan, atau sudah lama anda pelihara mungkin inilah alasan burung tidak mau berkicau.

Burung yang memasuki masa mabung biasanya hanya ngeriwik-ngeriwik atau bahkan hanya diam tidak mau bunyi sama sekali. Perhatikan saja kalau burung Anda mendadak tidak gacor, ada kemungkinan ia memasuki masa mabung. Akan ada bulu-bulu halus mulai berjatuhan.

Burung habis mabung. Sama seperti disaat ia memasuki masa mabung, burung yang baru habis mabung juga pada umumnya cuma ngeriwik saja dan ia tidak mau gacor seperti waktu sebelum mabung. Hal itu disebabkan oleh masa rekondisi pasca mabung yang memang memerlukan waktu sekitar 1-2 bulan. Hal ini tidak berlaku untuk burung-burung tertentu, yang bahkan dalam kondisi mabung masih tetap gacor. Artinya, secara umum, burung yang baru saja mabung sebenarnya adalah burung yang tidak atau belum sehat secara fisik. Untuk mempercepat proses pemulihannya, pastikan saja kecukupan nutrisinya.

Burung yang kalah setelah diadu biasanya juga tidak mau gacor. Kalau hal itu terjadi pada burung Anda, maka burung Anda harus dikarantina. Sampai kapan? Kadang membutuhkan waktu berbulan-bulan untuk memulihkannya, atau umumnya setelah melewati lagi masa mabung baru ia mau gacor lagi. Selama perawatan, Anda juga harus memperhatikan kecukupan pakan dan gizinya.

Burung hanya gacor pada waktu tertentu.Ada burung tertentu yang hanya gacor pada pagi hari sementara sisa waktu selanjutnya hanya ngeriwik, atau hanya gacor di malam hari, dan sebagainya. Hal ini biasanya terjadi pada burung-burung yang sebenarnya sudah tidak takut terhadap lingkungan tetapi belum fit secara fisik, dan bisa juga karena belum birahi sepenuhnya. Burung yang birahi, seharusnya gacor sepanjang hari. Tentu dalam hal ini Anda harus berusaha bagaimana agar burung tersebut bisa birahi. Burung-burung yang masih muda juga punya kebiasaan hanya gacor pada waktu tertentu. Dengan demikian, ini cuma masalah waktu yang menuntut Anda untuk bersabar.

Burung hanya gacor di tempat tertentu seperti di rumah tetapi tidak di arena lomba biasanya terjadi karena kondisi burung kurang fit atau bisa juga karena tidak terbiasa diadu dalam keramaian. Dengan demikian, perlu dilihat dan dikondisikan fisiknya sehingga benar-benar fit dan sementara itu juga dilatih secara rutin tetapi terukur kalau Anda memang ingin memiliki burung yang mau dan terbiasa gacor di arena lomba atau di keramaian.

Burung hanya gacor di arena lomba tetapi tidak mau gacor di rumah.Burung seperti ini biasanya disebabkan oleh kondisi kurang birahi. Dalam kondisi seperti itu, burung hanya birahi ketika dirangsang oleh datangnya “musuh” atau “pesaing” yakni burung lain. Semetara sewatku di rumah, di mana tidak ada musuh, dia justru tidak bersemangat untuk bersuara. Meningkatkan birahinya adalah salah satu kuncinya.

Namun demikian, ada juga burung yang memang sudah mempunyai karakter seperti itu, yakni hanya mau bersuara disaat ada lawannya. Jika sudah berbicara masalah karakter, maka tidak ada obat apapun yang manjur.

Catatan Mr Kicau diatas hanyalah gambaran secara umum, bisa terjadi pada burung Cendet, Pentet, Kacer, Murai atau burung berkicau jenis lainnya. Jika ini bermanfaat silahkan dipraktekkan, jika tidak bermanfaat silahkan di abaikan.

Lakum dinukum waliyadin...


Thursday, August 20, 2015

Diskusi Tentang Cendet Yang Prospek Bagus

Burung Cendet dapat ditemukan hampir disemua daerah di pulau jawa, burung ini sangat populer disana karena mampu menirukan beragam jenis suara burung atau hewan lainnya, sehingga pecinta burung menyebutnya burung yang cerdas atau pintar. Seiring pernah juaranya burung dari daerah Madura, maka sebagian cendeters ada yang fanatik bahwa burung cendet yang bagus adalah dari pulau madura, hal ini mematik para cendeter untuk berdiskusi.

Berikut ini Cendet Jatim mengabadikan hasil diskusi mereka di FB Group CMN :

Pertanyaan/Permasalahan :

Jawaban Diskusi





Logikanya begini :
Untuk poin no. 1
Tidak semua cewek bandung dan aceh cantik
Tapi sudah umum kebanyakan cewek bandung dan aceh itu rata2 cantik2.

Meski kata orang cantik itu relatif, tapi saya pribadi gak naksir liat cewek afrika.

Poin no 2
Penyanyi yg hebat rata2 bukan lulusan akademi musik, bahkan ada yg gak pernah sekolah musik.
Di sini bibit memang menentukan.
meski di bina dari bayi, kalo bakatnya bukan nyanyi, ya gak akan bisa jadi penyanyi hebat.

Poin no 3
Jantan memang dominan, meski ada juga segelintir beti yg juga mental bagus.
Cendet beti isian gak banyak, tapi sekali dia bisa nguasain satu materi aja, biasanya panjang2.

Ingin mengenal burung cendet lebih jauh, jadilah cendeter dengan memelihara banyak burung cendet, dengan demikian anda akan memahami karakternya berdasarkan pengalaman anda sendiri.
Salam Toet toet...

Wednesday, August 19, 2015

Tips Menjadikan Cendet Angka 1 di Gantangan

Hello Cendeter, Cendet Mania dan Pecinta Cendet di Seluruh Nusantara... sebagai penyayang burung predator ini tentunya sangat mengharapkan memiliki burung cendet yang handal, rajin berkicau dengan isian yang banyak dan memiliki gaya nagen angka 1. Apalagi si jagoan akan dibawa ke gantangan atau untuk dilombakan.

Cendet yang nagen atau angka 1 bisa jadi adalah sifat bawaan atau karakter burungnya, namun faktor perawatan sangat menentukan segalanya. Bahkan om kicau pernah menuliskan bila faktor perawatan menentukan keberhasilan hingga 70 persen, sehingga faktor genetik hanya menempati 30 persen dari kemampuan burung.

Terkadang burung yang nagen angka 1 cukup dilakukan dengan perawatan yang sederhana, terkadang faktor usia juga sangat mempengaruhi atas kemampuan tersebut.

Inilah, Tips Menjadikan Cendet Nagen Angka 1

  • Setiap malam burung dikerodong dan ditempatkan ditempat senyaman mungkin agar burung bisa istirahat dengan tenang, sehingga saat pagi menjelang dan kerodong dibuka burung memiliki stamina yang cukup untuk berkicau. Saat istirahat itulah burung juga perlu dimaster dengan Masteran Pilihan.
  • Pagi hari burung dikeluarkan dari rumah dan dibuka kerodongnya, kemudian gantangkan ditempat terbuka, biarkan burung berkicau terlebih dahulu, setelah mau berkicau barulah diberi jangkrik 5 ekor sebagai hadiah atau makanan staminanya.
  • Setelah jangkrik dihabiskan barulah burung dimandikan dengan cara disemprot sampai basah.
  • Setelah dimandikan dan sangkar dibersihkan burung dijemur sekitar 2 jam. 
  • Kemudian burung diangkat dan diangin-anginkan sebentar ditempat yang teduh, 15 menit kemudian barulah burung dikerodong dan ditempatkan ditempat yang nyaman sambil dimasteri dengan Masteran Pilihan.
  • Sore hari burung dikeluarkan lagi dari rumah, dibuka kerodongnya dan digantang lagi, biarkan burung sampai berkicau, baru kemudian diberi jangkrik 5 ekor lagi. Bila cuaca memungkinkan, dalam artian tidak turun hujan, burung sebaiknya dimandikan, kemudian diangin-anginkan sekitar 30 menit, kemudian dikerodong lagi dan dimasukkan dalam rumah lagi.
  • Kecuali hari minggu, karena burung akan dilombakan, maka burung dapat diberi tambahan EF yaitu UH 5 ekor sebelum berangkat lomba, namun sebelum naik gantangan sebaiknya burung disemprot sampai basah agar burung tidak banyak tingkah saat bertemu lawan.

Keberhasilan dalam merawat burung cendet sangat ditentukan oleh kedisiplinan, kesabaran dan keberuntungan. Karena burung ini adalah burung yang unik dengan berbagai sifat bawaanya, maka hanya yang suka tantangan saja yang akan berhasil merawatnya.

Thursday, November 13, 2014

Cendet Tiba-Tiba Diam, Macet dan Membisu Mungkin ini Penyebab dan Solusinya

Agan-agan Cendet Jatim Mania mungkin sudah kerap mengalami atau mendengar keluhan para CJM lainnya yang mempermasalahkan Cendet kesayangannya tiba-tiba macet, tidak mau bunyi atau membisu. Padahal agan-agan telah menggunakan pola perawatan yang telah Cendet Jatim bagikan di blog ini, selain itu agan-agan mungkin juga sudah menggunakan formula lain juga agar burung stabil terus berkicau. Kali ini secara masif saya ingin mengutarakan penyebab dan solusi Cendet yang tiba tiba diam.







Cendet yang baru anda beli dari teman atau dari pasar setelah 2 atau 3 hari tiba-tiba tidak mau ngoceh, mungkin burung sedang beradaptasi dengan lingkungan baru, perawat baru dan pola perawatan yang baru juga. Solusinya adalah mengisolasi cendet yang baru dibeli tersebut dengan cara di kerodong, pola makanan dijaga seperti sediakala, burung jangan dipertemukan dengan burung sejenis. Setelah di kerodong selama 3 hari, kemudian burung di buka kerodongnya dipagi hari - dimandikan dan dijemur. Lihat hasilnya... 

Cendet yang hariannya terus gacor dengan pola perawatan harian yang terjaga tiba-tiba macet menjelang pergantian musim seperti peralihan musim kemarau menjadi musim hujan atau sebaliknya mungkin sedang mengalami yang namanya down birahi atau ngedrop, jika tidak demikian, bisa jadi burung akan mengalami pergantian bulu baru atau istilahnya adalah ngurak/moulting. Solusinya adalah burung di kerodong dan di naikkan porsi makannya, beri kroto 1 sendok. lihat esok harinya, jika burung akan ngurak pasti akan tampak adanya bulu yang rontok barang beberapa helai.

Cendet yang memiliki mental lemah setelah dilatberkan atau dipertemukan dengan burung cendet lainnya bisa mengalami down mental, hal ini juga dapat mengakibatkan burung macet atau membisu. Solusinya adalah mandikan burung agar bisa melupakan pertarungan di latber, kemudian upgrade EF, beri jangkrik dan kroto  yang cukup, kembalikan ke setelan harian setelah burung kembali berkicau. Selain itu burung sebaiknya juga di  kerodong.

Tidak hanya itu, ternyata burung cendet yang takut akan sesuatu benda atau takut perjalanan juga bisa stress dan membisu, solusinya adalah burung dikerodong sampai bunyi, jemur dengan kerodongnya dan jangan dipertemukan dengan cendet lainnya. tingkatkan EF dari setingan biasanya, bahkan untuk meningkatkan mental tarung burung cendet, anda pun bisa memberikan burung untulan hidup ke dalam sangkar cendet, agar burung cendet merasa menjadi penguasa sangkar sejati. dan burung kembali berkicau.

Masih banyak analisa yang perlu kita lakukan agar burung cendet menjadi pengicau yang handal. apa yang saya tulis diatas belumlah seberapa, semoga bermanfaat sebagai catatan kecil Cendet Mania dari Jawa Timur.







Monday, October 20, 2014

9 Tips Membeli Burung Cendet Biar Tetap Gacor

Sobat Cendet Mania tentu saja pernah mengalami atau pernah mendengar tentang orang yang membeli burung cendet yang sudah gacor, kemudian begitu dibawa pulang jadi membisu atau banyak tingkah. Untuk mengantisipasi hal tersebut, kali  ini Cendet Jatim ingin membagikan 9 Tips Membeli Burung Cendet Biar Tetap Gacor begitu tiba dirumah. 

Cendet CMN

Banyak teman-teman pecinta cendet yang  beli cendet asalnya gacor dibawa pulang macet nggak bunyi/glabakan/salto2 gak aturan. nih Tip sebelum membeli cendet supaya langsung bisa dinikmati suaranya. krn kebanyakan karakter cendet sangat beda sm burung kicau yg lain
  1. Bila cendet yg mau dibeli di kampung/gang yg jauh dr keramaian. bawa cendet kepinggir jalan kalo cendet tingkahnya tetep tenang saat ada motor/mobil lewat biasanya CT cepat adaptasi ditempat keramaian.
  2. Jangan tergiur cendet gacor tapi kesehariannya ditaruh di Rumah Tingkat walaupun dipinggir jalan. biasanya kalau diturunin Cendet ketakutan lihat keramaian dan jadi stress macet bunyi/grabakan.
  3. Tanyakan kepenjual apa yg ditakuti cendet apa aksesoris sprti Topi/peci/helm? krn bila ditempat anda banyak orang lewat n memakai barang tsb. Cendet juga mudah stress grabasan dkhirnya macet.
  4. Usahakan Cendet disemprot basah kuyup/dikrodong doble kl mau dibawa pulang. krn sebagian cendet ada yg stress kalau dr kecil gak pernah dilatih jalan2 pake kendaraan.
  5. Bila beli burung yg udah jadi usahakan beli sama sangkrar kl sipenjual cm jual burungnya aja usahakn ganti sangkar sblm kita bawa pulang.
  6. sebagian cendet takut pd warna2 tertentu khususnya cendet dr kampung yg sepi. jd kl mau ganti sangkar usahakan warna hitam/coklat
  7. Usahakan Bawa cendet dgn krobong yg gelap gak kelihatan dr luar. krobong doble supaya cendet tenang diperjalan.
  8. Kalau  mau ganti sangkar cek bau dulu usahakan sangkar yg baru bebas dr bau cat/plitur walaupun bau cm dikit CT sangat peka dg bau2 kimia akibat cendet jd ngembung. hilang nafsu makan n macet kadang mati.
  9. Kalau mau beli cendet jangan mendengarkan kicau cendet didlm ruangan tembok krn kl nggak benar2 telinga kita peka. anda akan tertipu dgn Volume cendet dlm rumah/ruangan.

Tip ini hanya bagi sobat Cendet Jatim yang pemula ngrawat cendet. untuk temen2 yg sudah penghobi lama pasti udah tau karakter cendet yg sesungguhnya. bila ada yg kurang para master bisa nambahin. saya bukan master tapi berdasarkan pengalaman Sebagai penghobi segala jenis burung, by Riski Hasan CMN.

Tuesday, October 7, 2014

Tips Sederhana Merawat Burung Cendet oleh Rizky Andika

Sudah sangat sering Blog Cendet Jatim - Pecinta aneka jenis burung cendet dan pentet | berbagi tips dan cara merawat burung cendet, tapi seakan tidak ada yang sempurna sehingga  untuk mencapai kesempurnaan perlu dilakukan berbagai ritual dan metode perawatan. Kali ini saya ingin berbagi sbuah kutipan dari apa yang diungkap oleh teman kita Rizky Andhika dalam sebuah forum Cendet Mania Nusantara yang menyebutkan "Cara sederhana pun bisa membuat burung cendet gacor dan nagen". Lalu apakah rahasianya dalam merawat burung cendet itu akan kita ungkap dalam kesimpulan diakhir artikel ini.

Seperti yang telah
Cendet Gacor tanpa EF by Rizky Andhika CMN
di ungkap oleh banyak media dan diakui oleh banyak pecinta burung, bahwa burung cendet adalah burung yang banyak disukai dan dipelihara oleh pecinta burung dari masyarkat kelas bawah sampai menengah karena burung ini termasuk burung yang murah harganya namun mahal di perawatannya, ronggolawe pun menyimpulkan demikian.

Namun untuk yang ber ekonomi pas-pasan dan ingin memiliki burung Cendet yang gacor, mereka pun tak mau patah arang, akhirnya mereka pun menerapkan metode perawatan yang sangat sederhana dan "sak karepe dewe" bin "asal-asalan" yang penting burung mau hidup, kalau beruntung - burung pun akan berkicau dan gacor, meskipun  hanya untuk tujuan ocehan dirumah.

Kembali menurut Rizky, bahwa burung cendet yang dipelihara dari sejak anakan atau lolohan yang selalu hanya diberi Voer, maka setelah dwasa kelak burung akan terbiasa makan voer saja. kalau pun mendapatkan makanan tambahan berupa serangga,  itupun hanya kebetulan. meskipun setiap hari hanya makan voer dan minum air putih yang wadahnya sampai berlumut pun, kalau burung dasarnya adalah burung yang punya mental gacor, maka burung pasti akan gacor. Adapun gaya nagen atau berdiri tegak itu pun gaya alami dan bakat alami burung yang tidak bisa di rekayasa.

Beliau telah mengamati burung milik tetangganya yang setiap hari hanya diberi voer dan air, terkadang kehabisan pakan karena pemiliknya hanya bisa memberi Voer. Setiap pagi digantung diteras yang terkena sinar matahari pagi dan sore, kemudia kalau malam dimasukkan rumah. alhasil, burung kesayangannya itu setelah setahun akhirnya gacor dan terus gacor meskipun ekornya brondol.

Kesimpulan
Burung Cendet akan gacor bila burung dirawat dengan konsisten, baik dari segi makanan maupun dari segi perawatan lain. Adapun burung mau berkicau nagen atau berdiri tegak, itu adalah karakter burung. Namun  untuk materi kicauan, anda harus percaya bahwa burung ini akan menirukan apa yang biasa di dengarnya. semakin rajin anda memperdengarkan suara masteran, maka semakin cepat pula burung akan menirukannya.

Monday, September 29, 2014

Tujuan Sauna, Jemur dikerodong Burung Cendet

Sobat Cendet Jatim tentu pernah mendengar istilah Mandi Sauna yang diterapkan pada burung cendet bukan? Sebenarnya apa tujuan dari sauna itu dan bagaimanakah cara yang benar agar burung tidak koit? kali ini Admin Cendet Jatim ingin mengulas secara logika dan berdasarkan pengalaman rekan-rekan dalam melakukan terapi mandi sauna dan burung dijemur dalam kondisi di kerodong.

Contoh burung dijemur dan dikerodong

Tujuan
  • Terapi sauna bertujuan agar metabolisme burung meningkat, kalau pada manusia bertujuan agar pori-pori kulit terbuka dan berkeringat sehingga  bisa menghindari penyumbatan pori-pori. Terapi sauna ini juga bertujuan agar burung memiliki tubuh yang singset alias tidak gendut, melonggarkan tenggorakan sehingga teriakan burung bakal lebih keras. 
  • Terapi sauna ini juga berguna bila burung sedang mengalami macet ngurak dan pertumbuhan bulu tersendat, sebab pori-pori yang terbuka mengakibatkan bulu mudah rontok dan merangsang tumbuhnya bulu baru.
  • Terapi sauna juga bertujuan untuk menguatkan pernafasan, sehingga burung akan bisa berkicau ngeroll dengan durasi yang lebih lama.

Cara Melakukan Sauna - dijemur sambil dikerodong
  • Pertama burung dimandikan, kemudian burung dikerodong dan ditaruh ditempat yang panas, kira-kira dilakukan antara jam 10.00 s.d. 12.00.
  • Selama dikerodong dan dipanaskan, dari luar kerodong disemproti dengan air (bukan digerojok). semprotan dibuat seperti turunnya hujan.
  • Pastikan air minum di dalam sangkar tersedia cukup banyak, Voer bisa diberi bisa tidak karena waktu sauna hanya 2-3 jam.
  • Pemberian EF tetap dengan porsi harian.
  • Penyemprotan dilakukan setiap 15 menit sekali.
  • Untuk tahap awal, sebaiknya resleting sangkar tetap dibuka, bila telah terbiasa dilakukan terapi ini bisa ditutup full.

Mandi Sauna pada burung cendet dapat merangsang cendet untuk berkicau, penjemuran dengan sistem ini juga menghindari burung cendet melihat burung lainnya saat dijemur, sehingga burung akan tetap memiliki mental yang bagus nantinya.

Wednesday, September 24, 2014

Tips Merawat Manuk Pentet Lengkap

Manuk Pentet (jawa) tidak lain adalah burung yang juga populer dengan nama Burung Cendet. Di Jawa Timur nama burung itu begitu populer hampir di semua kalangan, tidak hanya pecinta burung yang menyukai kicauannya, secara umum orang biasa pun akan mengagumi kehebatan burung ini bila burung ini telah rajin berkicau. Dengan perawatan yang konsisten Manuk Pentet bisa menjadi burung peniru yang ulung, dia bisa menirukan berbagai jenis suara burung juga binatang lainnya. Merawat burung ini pun bisa dibilang mudah asalkan kita tau apa yang seharusnya diberikan dan dilakukan pada burung ini.

Begitu mudah dan murahnya merawat Manuk Pentet sehingga banyak masyarakat Jawa Timur yang merawat burung sawah ini. Bila burung ini bisa menirukan suara kucing, suara ayam, suara tokek saja udah dibilang burung yang pintar, apalagi yang menikmati Manuk Pentet ini hanya untuk kalangan penghobi rumahan dan bukan untuk dilombakan. 

Semakin banyak lagu yang dikuasai tentu saja menambah kualitas dari kehebatan burung ini, maka akan semakin banyak pula yang menyukai nyanyiannya. Kali ini Cendet Jatim ingin berbagi tips Cara Merawat Manuk Pentet Khas Jawa Timuran (wong ndeso)

Merawat Pentet Anakan
  • Burung yang dipelihara sebaiknya adalah burung yang diambil dari susuhan/sarang, yaitu burung yang masih harus kita suapi sendiri dan bukan burung yang sudah besar (dwasa). Karena burung yang dipelihara dari anakan, kelak akan menjadi burung yang jinak dan tentunya mau makan voer.
  • Sewaktu masih anakan dan masih diloloh dan burung belum bisa terbang, sebaiknya burung diambil beserta sarangnya atau kita buatkan sarang sendiri dari rumput kering, kemudian burung dimasukkan kardus dan di hangatkan dengan lampu bohlamp 5 watt. 
  • Untuk makanan anakan pentet bisa diberikan Voer yang dilunakkan dengan memberi air, aduk adonan voer sampai rata, cukup 1 sendok voer saja, adonan voer tadi cukup untuk setengah hari saja, karena bila sampai satu hari voer akan basi.
  • Agar burung cepat besar, adonan voer bisa ditambah kroto atau kuning telor, selain itu cendet juga bisa diberi perut jangkrik atau belalang. 
  • Jadwal ngloloh atau nyuapi manuk pentet anakan adalah setiap 2 jam sekali. lakukan demikian sampai burung bisa makan sendiri.
  • Manuk pentet setelah berumur 2 bulan biasanya akan makan belajar makan sendiri, untuk memancingnya mau makan sendiri, berikan voer kering dalam wadah pakan dan dicampur ulet kandang sedikit, gerakan ulet kandang tadi akan memancing pentet untuk memakannya.
  • Manuk Pentet yang berumur 3 bulan biasanya telah bisa makan voer kering, mulai saat itu anda sudah bisa  mengatur pola makannya. 
Perawatan Harian Manuk Pentet

  • Burung setiap pagi sekitar jam 6.00 dikeluarkan dari rumah dan dikenakan matahari pagi.
  • Setelah jam 7 kemudian burung dimandikan dengan semprotan.
  • Setelah mandi Pentet diberi jangkrik 2 ekor saja, kemudian dijemur sampai jam 10.
  • Siang hari burung ditaruh diteras atau dibawah pohon, tanpa dikerodong karena kita membiarkan burung berkicau seenaknya, sebab burung sedang belajar ngoceh.
  • Saat siang itulah kita bisa mengajari burung dengan masteran, karena burung akan istirahat dengan santai sambil berkicau. Jika kita tidak memasternya, burung tetap akan berkicau tapi sesuai dengan apa yang di dengarnya, misalnya suara jangkrik, suara ayam, suara kutilang dll.
  • Sore hari burung boleh dimandikan bila cuaca masih cerah dan ada matahari sore, kemudian burung di istirahatkan dengan cara di kerodong.
  • Malam hari, burung boleh dimasteri boleh juga tidak - tergantung waktu kelonggaran anda.

Begitulah Tips Merawat manuk Pentet untuk harian sejak masih anak-anak sampai burung belajar ngoceh hingga burung menjadi gacor. Bila sewaktu-waktu anda tidak bisa memberi jangkrik, anda juga bisa memberinya belalang atau tahu mentah -  untuk menambah asupan protein.

Perawatan Pentet Mabung
Saat burung memasuki musim pergantian bulu, saat itulah anda dibutuhkan untuk memberikan EF yang cukup, bila voer yang anda berikan cukup gizi maka anda cukup menaruh burung ditempat yang sepi dan burung cukup diberi Voer saja. Bila anda ragu dengan kandungan gizi voer anda, maka voer tadi dapat anda tambahkan tepung jangkrik. Selama masa mabung, 3 hari sekali sebaiknya burung diberi kroto atau UH agar burung cepat mabung.
Selama ngurak/mabung, sebaiknya burung tidak dimandikan dan dijemur. Bila burung mau mandi cukuplah seminggu sekali.

Bila Manuk  Pentet Miyik/Manja/Galak
Tiga kata yang berbeda namun anda bisa menerapkannya secara bersamaan agar burung menjadi burung yang rajin berkicau. Lakukanlah perawatan dengan rajin, mandikan burung setiap hari, berikan EF yang cukup dan jemur hingga tengah hari. Dengan memandikan burung secara rutin, kebiasaan miyik atau galak burung akan berkurang bahkan hilang.

Salam Pentet/Cendet mania diseluruh nusantara...