Showing posts with label Cendet. Show all posts
Showing posts with label Cendet. Show all posts

Thursday, March 9, 2023

Lagi-Lagi Ditahan, 320 Ekor Burung Gagal Masuk Jawa Timur

Sobat Cendet Jatim, apabila anda hendak membawa burung peliharaan dari satu pulau ke pulau lain, hendaknya melaporkan keberangkatan burung tersebut kepada petugas karantina ditempat pengeluaran terlebih dahulu, yaitu petugas yang ada di pelabuhan. Ketidaktahuan atau kesengajaan anda akan menyebabkan burung peliharaan tersebut akan ditahan oleh petugas, karena berdasarkan peraturan yang berlaku memang melanggar undang-undang. 



Seperti yang telah terjadi di Banyuwangi (27/2) Karantina Pertanian Surabaya Kembali menggagalkan upaya penyelundupan burung dari Pulau Lombok yang hendak dikirim ke Bondowoso, Jawa Timur di Pelabuhan Penyeberangan Ketapang, Banyuwangi.

Menurut informasi yang beradar dan berdasarkan rilis media KP Surabaya, sebanyak 320 ekor burung yang dikemas menggunakan keranjang buah dan box kardus tersebut diamankan oleh Pejabat Karantina Pertanian Surabaya di Dermaga Sandar Pelabuhan LCM setelah mendapatkan informasi dari masyarakat tentang adanya Truck Fuso yang membawa burung di dalam KM. Jambo X yang berangkat dari Pelabuhan Lembar (Lombok) menuju Pelabuhan Penyeberangan Ketapang (Banyuwangi-Jatim). 

Setelah dilakukan pemeriksaan petugas, diketahui bahwa burung-burung tersebut tidak dilengkapi dengan Sertifikat Kesehatan Hewan dari daerah asal, sebagaimana diatur dalam Undang Undang RI Nomor 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan, sehingga terhadap ratusan burung tersebut akhirnya dilakukan penanahan.

Agus Solichin, dokter hewan karantina yang bertugas menjelaskan, “sesuai dengan pasal 35 UU no. 21 tahun 2019, setiap orang yang melalulintas Media Pembawa Hama dan Penyakit Hewan Karantina (MP HPHK) antar area di dalam wilayah NKRI, selain harus melalui tempat pemasukan/pengeluaran yang telah ditetapkan dan melapor serta menyerahkan MP HPHK juga harus dilengkapi dengan Sertifikat Kesehatan”.

“Burung-burung tersebut merupakan pesanan dari saudara HP yang berdomisili di Bondowoso dan karena ketidaktahuan mengenai peraturan karantina sehingga tidak mengurus dokumen karantina dari daerah asal” tambahnya.

Secara terpisah, Bu Cicik, Kepala Karantina Surabaya menyampaikan, “Terkait tangkapan burung oleh pejabat karantina di Banyuwangi, kami akan  berkoordinasi dengan instansi terkait untuk penanganan kasus ini’, imbuhnya.

Penting untuk sobat cendet jatim ketahui, bahwa membawa satu ekor burung atau satwa lain dapat berpotensi menularkan penyakit apabila tidak dilakukan pemeriksaan oleh pejabat karantina terlebih dahulu di tempat pengeluaran. Sehingga apabila sobat cendet jatim hendak mengirim burung cendet, karena transaksi saat ini dapat dilakukan secara online, maka pastikan pengiriman harus disertai dengan dokumen kesehatan hewan dari karantina.

Monday, March 6, 2023

Cendet Trotolan Yang Punya Prospek Bagus

 Sobat Cendet Jatim Mania, kali ini kita akan membahas tentang ciri-ciri atau tanda burung cendet trotolan yang punya prospek bagus. Menurut pecinta burung cendet senior, sebut saja Somad, memilih bahan yang bagus sangat menentukan prestasi burung cendet dikemudian hari. 

"Terkadang, dirawat seperti apa pun kalau bahannya sudah tidak bagus maka hasilnya pun tidak akan bisa maksimal," ujarnya.

Menurutnya, presentasi trah atau bahan trotolan yang bagus akan menentukan keberhasilan atau prestasi mencapai 50%, sisanya adalah ketekunan dalam perawatan. 

"sering juga saya jumpai burung cendet yang dirawat asal-asalan, mandi seingatnya, EF seadanya, tapi burung rajin berkicau setiap hari," 

Kalau berbicara bisa juara atau tidak, tentu burung harus melalui berbagai tahapan, bisa saja gacor dirumah setiap hari, itu sudah suatu nikmat atau anugerah. Pemelihara atau pecinta burung cendet sudah cukup puas dengan mendengar kicauannya. Untuk menjadi juara di gantangan, banyak hal yang harus dilakukan, yaitu latihan-latihan dan latihan. 

Potret Cendet Trotol FB CMI


Berikut ciri umum Cendet Trotolan yang punya prospek bagus:

1. Burung sehat, dapat dilihat dari matanya yang jernih dan feses yang tidak encer putih (berak kapur).

2. Sayap diapit kuat dan rapat

3. Kaki tegap dan kuat mencengkram

4. Sigap dan cepat bila diberi pakan EF

5. Bulu yang tertata rapi hingga ke ekor

6. Alis tebal hitam

7. Paruh rapat, bagian paruh atas lebih panjang dan simetris.

8. Suara keras dari toetnya

9. Bila dipegang akan mematuk tangan

Cendet trotolan yang punya prospek bagus, bukan dari daerah mana berasal, namun dari indukan yang seperti apa dan dirawat seperti apa, sehingga akan menghasilkan burung yang bagus pula.

Tuesday, September 13, 2022

Langka, inilah Beberapa Potret Cendet/Pentet Dada Putih

Sobat cendet mania, burung cendet dengan warna dada putih bersih, kepala hitam legam atau biasa disebut juga ngupluk, dengan variasi hitam putih lebih dominan dibandingkan warna orange pada umumnya, ini bukanlah burung yang berasal dari satu daerah saja. Berdasarkan hasil pengamatan saya selama ini, burung cendet/pentet dada putih bisa ditemukan dari daerah Madura, Malang, Kediri bahkan saya juga pernah mendapatkannya dari Kabupaten Ngawi. 

Pentet Jawa Timur, atau Cendet Jatim memang memiliki variasi yang beragam dan dapat diandalkan dikancah perlombaan burung cendet. Meskipun jarang ditemukan, sehingga disebut langka, namun burung cendet dada putih masih bisa ditemukan di beberapa lokasi, bahkan ada kawan kita yang berada di Solo dan Jogja juga memiliki koleksi jenis burung tersebut. 

Istimewa, mungkin kata ini lebih tepat, dengan tampangnya yang gagah, tentu burung ini menjadi idola bagi para pecinta burung cendet. 

Berikut ini beberapa potret/foto burung cendet dengan tampilan dada putih, kepala hitam:





Beberapa burung bahan tua di hutan juga ditemukan dengan warna yang demikian di beberapa toko burung, namun hal ini tidak disarankan untuk dipelihara. Mungkin lebih baik jika kita memelihara yang dari bahan anakan saja, agar indukan dapat terus bertahan di alam, untuk menjaga keseimbangan alam. 

by Y. Chen.

Monday, August 23, 2021

Cara Memilih Bahan Burung Cendet | Pentet | Bentet


Sampai dengan saat ini breeder atau penangkar burung cendet (Lanius schach) masih belum begitu banyak, sehingga untuk memenuhi permintaan penghobi burung cendet masih banyak dipenuhi dari hasil alam. Para pecinta burung cendet sudah sering memberi saran dan berprinsip, "agar burung cendet dialam tidak mengalami kepunahan, maka peliharalah burung cendet yang masih muda atau bahan anakan, karena burung bahan anakan akan lebih mudah beradaptasi dan bertahan hidup". 

Burung bahan yang sudah tua sangat rentan stress dan mati dalam  perawatan penghobi maka Cara Memilih Bahan Burung Cendet, Pentet atau Burung Bentet adalah dengan memilih burung yang masih bahan muda atau anakan. 

Cendet jantan maupun betina keduanya tetap akan berkicau, maka akan lebih baik jika merawat burung cendet sepasang dengan tujuan di tangkarkan. Namun bagi anda pecinta lomba burung cendet, maka lebih baik hanya merawat burung cendet jantan, karena burung cendet jantan memiliki variasi lagu dan mental yang lebih baik, sehingga akan lebih menarik untuk dipelihara dan dilombakan.

Cara Memilih Bahan/Bakalan Burung Cendet/Pentet/Bentet :

  • Burung muda, lolohan atau semi voer
  • Pilih yang bulunya berwarna cerah menandakan burung sehat
  • Kaki berdiri tegap dengan kuku yang lengkap
  • Sayap mengapit diatas punggung dengan rapat
  • Paruh rapat
  • Mata bening 
  • Nafsu makan bagus
  • Feses normal tidak encer
Beberapa penghobi burung cendet bahkan memberikan ciri khusus Cara Memilih Burung Cendet Bahan adalah dengan melihat bulu dada, yaitu yang berbulu dada dominan putih, berkepala hitam, trotol hitam pekat melebihi permukaan kepala, atau biasa disebut juga Cendet Blangkon atau Cendet Kepala Hitam, paling ting dapatlah burung cendet semi.

Merawat burung bahan butuh ketelitian dan disiplin dalam perawatan, burung bahan yang belum makan voer harus diajari makan voer dengan cara mencampurkan kroto dengan voer halus. Pemberian jangkrik juga harus terkontrol, bila ditinggal bekerja sebaiknya tetap sediakan voer dicampur kroto atau voer dicampur dengan ulat kandang.


Thursday, September 15, 2016

Kasta burung cendet

Cendet mania... kali ini Cendet Jatim ingin menbagikan catatan kawan cendet mania nusantara tentang Kasta Burung Cendet, mungkin ada yg tidak berkenan atas tulisan ini mohon dimaafkan karena ini hanyalah penjabaran yang logika dan tidak ada yang mutlak. termasuk yang manakah Burung Cendet Anda? 

Definisi umum di dunia manusia : hasil penggolongan, berdasarkan kelas perbedaan keturunan, kekayaan, hak, golongan masyarakat, pekerjaan, dan kemampuan....

Bahasa gampangnya: Pembedaan "kelas sosial" 

Nah sekarang kita bahas di dunia hewan, khususnya burung, khususnya CENDET / PENTET :
Bberdasarkan pengamatan pemula saya, disadari / tidak di dunia per "cendet" an ada tingkatan / derajat yang berbeda:
  1. Ada yang berdasarkan kelahiran (induk dari si cendet merupakan cendet penguasa teritorial tertentu)
  2. Ada yang berdasarkan kemampuan (di dunia manusia: keahlian dan kekayaan):
Cendet yang memiliki sifat dasar tenang, tidak jarang menjadi "penguasa gantangan", burung yang mainnya saat digantang bisa nagen (duduk / tidak banyak tingkah), biasanya memiliki durasi kerja yang bagus, dan menjadi pilihan prioritas juri untuk dimenangkan - di dunia manusia, orang yang memiliki sifat tenang juga "biasanya" lebih bijaksana dan lebih efektif bekerja ketimbang yang "bingungan".. hehe :D

Irama dan variasi lagu :
  • Disini meliputi luwes tidaknya perpindahan antar lagu, apakah lagu mati mengganggu pembawaan lagu hidupnya, dll
  • Kemampuan cendet menyanyikan suatu lagu sulit yang cendet lain tidak bisa menyanyikannya, semisal lagu burung gereja, cendet yang bisa membawakannya dengan nembak panjang atau dengan cengkok irama yang uenakk, ataupun yang nembak pendek tapi berulang2 , apalagi bila membawakannya dengan volume keras/tajam (tembus) biasanya memiliki kasta yang lebih tinggi daripada cendet yang penguasaan lagu gerejaannya hanya berupa kocokan, ataupun yang punya volume biasa....
  • Banyak sedikitnya kombinasi lagu (tonjolan / pukulan), ada cendet yang pukulannya hanya "satu jalur" (semisal: hanya suara jangkrik atau suara gereja), cendet "satu jalur" biasanya kalah kasta dengan cendet tiga jalur (misal: punya pukulan gerejaan, walang, dan lovebird)
  • Speed, cendet dengan perpindahan lagu yang "sangat cepat" / "kemrecel", biasanya lebih tinggi kastanya
  • volume, cendet dengan volume keras / kristal / tajam / tembus, biasanya kasta nya lebih tinggi dari yang volumenya hanya biasa saja
Beberapa hal diatas juga "sama" di dunia manusia kan, orang yang menguasai bakat / keahlian tertentu yang orang lain jarang menguasainya biasanya memiliki kekayaan yang lebih banyak, penghasilan lebih besar, profesi yang diminati, pangkat / jabatan yang lebih tinggi, dll..

Kemampuan menguasai panggung gantangan :
ibarat MC / Pembawa Acara, yang biasanya hanya nge-MC lokalan, akan beda penguasaan panggungnya dengan MC untuk acara nasional...
Di dunia per-CENDET-an salah satunya seperti ini: cendet yang terbiasa menang di gantangan latberan (artinya cendet tersebut sangat menguasai panggung latber) mungkin hanya ada beberapa yang bisa tembus dan sukses di kancah gantangan nasional, kenapa?? salah satu faktornya durasi, yang biasanya di latberan hanya 5 menit akan "kaget" bila di gantangan nasional EO tertentu yang durasinya bisa sampai 25 menit...
Saran untuk rekan2, cendet Anda yang sudah berpuluh bahkan beratus kali juara digantangan latber mungkin bisa dicoba diikutkan di gantangan yang lebih "tinggi" (regional / cup nasional), kenapa?? ditakutkan cendet yang sudah "terpola" / memiliki kebiasaan di durasi pendek, susah untuk mengubah kebiasaanya di durasi panjang, bukan karena cendet Anda jelek, tapi cendet Anda kehabisan kata2 untuk "bicara" hehe, jadi yang ada ya mungkin dia ngetem / munting / nabrak ruji / nebok (turun ke dasar sangkar) / mbayi :D.... secara, kualitas lawan di gantangan yang lebih tinggi juga biasanya lebih bagus ketimbang kualitas lawan di latber, nih permisalan lagi: (maaf bukan merendahkan suatu profesi) MC acara ulang tahun anak-anak pasti akan susah kalau disuruh nge-MC di acara seminar nasional

SHOW yang istimewa, cendet yang memiliki kemampuan ini biasanya juga memliki kasta yang lebih tinggi ketimbang yang tidak memiliki:
-kepala menghadap langit (angka 1)
-bukaan paruh yang lebar saat menyanyikan lagunya
-kepala yang bisa ngentrok (mentul-mentul)
-badan yang bergetar (keder-keder) seperti ada aliran listrik saat dia bernyanyi
-ekor yang ngawet (masuk / di "pukul-pukulkan ke tangkringan) saat dia bernyanyi
 
Kalau di dunia manusia, ini lebih ke pembawaan diri, orang yang bisa "membawa diri" biasanya juga memiliki kehidupan yang lebih baik, dibandingkan dengan yang hidup ngawur, bersikap sembrono ke orang lain, ada pepatah: "Pernahkah engkau melihat orang yang cakap dalam pekerjaannya? Di hadapan raja-raja ia akan berdiri"

Perkawinan, kasta bisa naik atau turun karena perkawinan, nah di dunia burung aplikasinya seperti apa? pernah gak kita mikir gini: burungnya biasa kok si bos berani beli (kasih mahar) mahal ya? .... nah saat itulah si "burung" naik kasta.

Bukan berarti si bos beli burung jelek atau benar-benar "biasa" lho, saya berkali-kali beli burung "lungsuran" bos, entah karena si bos bosan atau faktor lain... saya pribadi belajar burung tsb tetap selalu memiliki kemampuan tertentu yang burung lain tidak punya, akan tetapi kastanya akan tetap naik karena yang pegang orang tertentu.

Diakui atau tidak hal ini terjadi di dunia perburungan, di kota manapun :
  • adanya rasa bangga bisa punya burung dari orang tertentu ( mis: eh ini bekas burungnya si X lho (cerita dengan nada bangga), burungnya gini gini gini, pernah juara di sini sini sini....
  • adanya penilaian subyektif: owh kalau yang bawa si C ya pasti banyak menangnya
  • adanya penilaian negatif: wong kayak gitu "tok" kok bisa menang ya, aneh
  • adanya rasa bangga bisa dekat dengan tokoh tertentu (bahasa gampangnya: nunut mulyo)
  • intinya, kalau pingin jadi hebat ya belajarlah sama orang-orang hebat, pengen jadi besar? ya belajar juga dari mereka yang menurut penilaian Anda mereka orang "besar"...
Belajarlah menghargai kelebihan burung lawan, pelajari kelebihan dan kelemahannya

Perawatan, latihan, dan pembiasaan :
pernah gak liat cewek jelek di make over jadi cantik??
atau punya temen cewek gendut yang lama gak ketemu, trus pas ketemu berubah jadi langsing dan cantik? 
atau ada teman sekolah yang dulunya miskin sekarang jadi pengusaha sukses atau pejabat penting?
apa penyebabnya mereka bisa? pastinya mereka melakukan perawatan tertentu... dan latihan dan pembiasaan tertentu sehingga mereka mencapai keadaannya sekarang
sama to di dunia cendet, dari kecil butuh dimaster sehingga menguasai lagu-lagu tertentu, udah gedean butuh dilatih biar jadi juara, udah jadi juara pengennya dijual dengan harga selangit :D
tapi semua hal tsb ga pernah bisa lepas dari yang nama nya perawatan harian dan lapangan, seriiiiiiing banget saya ditanya, jangkriknya kalau mas ngasih berapa-berapa, pakai voer apa, pakai kroto / ulat engga, dst dst...
nih ya saya kembalikan ke dunia manusia: > kalau kita sukanya jangan lodeh oblok oblok, pepes mlanding, semur jengkol belum tentu lho kita doyan kalau dikasih salad, pizza, pasta, spaghetti , dan sebaliknya, > ada yang kuat makan banyak, ada yang cuma makan 5 sendok aja kebiasannya, > ada yang doyan ngemil ada yang engga, dst dst

Berlaku juga di perawatan cendet, jadi ya tolong jangan disamain antara cendet satu dengan yang lain, ada yang kebiasaanyya jangkriknya 5/5 ada yang cuma 1/1, itupun ukuran jangkrik beda2 lho, ada yang jangkrik ukuran besar sedang kecil, ada yang kebiasaan pemberiannnya utuh, ada yang dibuang kepalanya, jadi apakah memang benar2 bisa disamakan?, ada yang tanya pakai kroto engga, takaran kroto juga beda2, saat ada orang yang jawab iya, pakai kroto sedikit, pertanyaannya sedikit itu seberapa? ada juga musim tertentu yang krotonya ukuran gede2, begitu juga pola mandi, pola jemur, pola latihan, pemberian vitamin dst

Sebuah gitar ditangan seseorang yang ga ngerti musik ya hanya akan menghasilkan nada-nada fals / sumbang, tapi kalau gitar yang sama dipegangkan ke musisi hebat, nada-nada yang akan dihasilkan juga akan jauh lebih indah.

Jadi sekali lagi ya tolong dikenali peliharaan kesayangan Anda, pahami maunya, latih biar jadi hebat, itu yang akan menentukan cendet kita akan turun atau naik KASTA (cendet rumahan suguh dayoh / cendet kelas latber / cendet kelas regional / cendet kelas nasional)
-----------------------------------------------------------------------------------------
Kesimpulannya, syukuri yang kita miliki sekarang, karena tidak ada burung yang SEMPURNA, kombinasikan 4 poin diatas untuk membentuk, menemukan kasta yang lebih baik, bakat-bakat hebat, jawara-jawara sekarang dan masa depan, selamat belajar, mencoba dan berkarya...

Special thank to mr GUNAWAN SANTOSO


Merawat Cendet Ngurak

Merawat atau perawatan burung cendet yang sedang ngurak/mabung/ganti bulu memang berbeda dengan perawatan untuk burung harian, karena pada waktu ngurak, burung cendet membutuhkan waktu yg cukup untuk istirahat serta makanan yang cukup gizi, dan yang paling penting adalah tempat yang nyaman dan jauh dari gangguan.

Burung cendet yang sedang ngurak sebaiknya ditempatkan ditempat yang tenang, jauh dari gangguan dan mendapatkan masteran yang sesuai dengan tipe kicauannya.

Lalu bagaimana cara mengatur makanan untuk burung cendet yang sedang ngurak? Ada banyak keyakinan cendet mania dalam masalah ini, kesalahan atau ketidaksesuaian terhadap burung dapat mengakibatkan burung cendet menjadi rusak. Untuk itu sangat penting bagi pemelihara burung cendet untuk menguasai dan memahami karakter dari masing masing burung yang sedang dirawatnya.

Berikut ini Cendet Jatim ingin menyampaikan tips sederhana merawat burung cendet ngurak dari om Adi dari Ngawi City, semoga bermanfaat..

  1. Pada awal diketahui burung mulai rontok bulunya, boom dengan kroto 1 cepuk dan UH 5 ekor, setelah itu burung dikerodong sampai burung mengalami rontok bulu secara maksimal berikan voer yang cukup dan burung disimpan ditempat yang nyaman.
  2. Selama masa ngurak, sebaiknya burung tetap dikerodong, hanya dikeluarkan saat dibersihkan sangkarnya, diganti air minumnya dan diberi makan.
  3. Selama masih rontok, biarkan burung cukup makan voer yang bergizi, akan lebih baik jika voer ditambahi dengan tepung jangkrik agar asupan gizi tercukupi.
  4. Selama masa ngurak, mandikan burung cukup 1x dalam seminggu dipagi hari, kemudian burung dijemur sebentar (30 menit) kemudian burung kembali dikerodong.
  5. Setelah melalui masa ngurak, dan bulu sudah tumbuh sempurna barulah rawatan dibuat seperti sedia kala.
  6. Pemasteran terhadap burung cendet dapat dilakukan kapan pun, yaitu saat ngurak maupun saat tidak ngurak, karena burung ini adalah burung yang cerdas dan memiliki daya ingat yang tinggi, sehingga sewaktu-waktu dapat dimaster.
  7. Saat masa ngurak hindari penjemuran disiang hari, karena hal ini dapat mengakibatkan bulu-bulu menjadi rusak.

Demikian tulisan kami hari ini, semoga bermanfaat untuk rekan- rekan Cendet Mania, terima kasih untuk Om Adi atas tips dan trick yang telah dibagikan, semoga bermanfaat untuk yang lain. 
Salam Cendet Mania....

Tuesday, June 21, 2016

Musim Bakalan Cendet

Jika musim akhir penghujan seperti ini di beberapa daerah seperti Ngawi, Bojonegoro, Madiun, Nganjuk, Ponorogo sedang banyak banyaknya anakan atau bakalan.burung cendet. Hal ini tentu menjadi kesempatan pecinta burung untuk memiliki burung cendet yg bagus.

Bagaimana cirinya telah banyak atau beberapa kali saya uraikan di.blog Cendet Jatim ini.

Berikut ini adalah contoh gambar burung cendet bakalan yg baik.

Saturday, November 21, 2015

Tampilan Gacoan Cendet Yang Bagus

Hello cendet mania, sampai ngeblank beberapa saat karena tak tahu mau sampaika info apa, hari ini saya selaku admin blog ini buka-buka grup Cendet Mania Nusantara dan mendapatkan sebuah tema yang sangat menarik untuk saya simpan dan sampaikan disini, yaitu Tampilan Gacoan Cendet Yang Bagus. seperti yang pernah saya sampaikan tentang Ciri-Ciri Cendet Yang Bagus dari berdirinya, tampilannya dan kicauannya.

Cendet Gacoan  yang bagus bisa jadi merupakan gen yang dibawanya merupakan petarung dengan trah yang tinggi, sehingga memiliki mental yang bagus untuk berhadapan dengan lawan-lawannya. berikut ini adalah tampilan cendet yang bagus :
  • Memiliki kaki yang simetris, sama besar dan sama panjang, berdiri tegak dan mencengkram yang kuat. 
  • Dada putih bersih menandakan burung dalam kondisi yang sehat dan menunjukkan fighternya.
  • Sayapnya akan saling silang diatas punggung.
  • Ekornya rapi dan tampak indah.
  • Paruhnya simetris, hitam legam tebal.
  • Mata bulat dan tajam pandangannya, jernih bila diamati.
  • Saat berkicau kepalanya akan mendongak ke atas.

lebih kurang seperti inilah fotonya...



Cendet mania tentu berharap memiliki cendet dengan penampilan yang seperti tampilannya diatas. salam kicau mania by Cendet Jatim

Tuesday, November 10, 2015

Foto Cendet Bakalan Yang Bagus

Burung yang bagus bisa di tandai dari bakalannya. Silahkan amati foto berikut untuk contoh bakalan cendet yang bagus.

Namun demikian, perawatan sangat menentukan kualitas burung dikemudian hari.

Monday, November 2, 2015

Terapi Lapar Untuk Jinakkan Burung Cendet Liar

Seperti yang telah kita sadari bersama bahwa burung cendet yang tersedia di pasaran saat ini merupakan burung cendet liar, karena burung tersebut diambil dari alam, anda beruntung jika mendapatkan bakalan yang masih muda, baik trotolan maupun yang masih lolohan karena akan lebih mudah untuk dijinakkan. Namun jika anda mendapatkan bakalan Cendet Liar yang sudah ganti bulu meskipun disebut muda hutan atau yang sudah tampak tua dan disebut oleh pedagang sebagai muda hutan, tentu saja hal ini akan menyulitkan anda dalam usaha untuk menjinakkan. 

Mungkin anda telah mencoba berbagai metode penjinakkan seperti yang telah disarankan oleh cendet mania, maupun improvisasi anda sendiri namun tidak juga berhasil menjinakkan bakalan cendet liar anda. Pusing bukan? 

Sebelum dilakukan usaha penjinakkan anda harus memastikan bila burung bakalan tersebut sudah ada niatan untuk hidup bersama anda, yang ditandai dengan mau makan, makanan yang anda berikan, baik berupa EF jangkrik, UK dan lebih baik lagi adalah mau makan Vour. Karena usaha menjinakkan burung bakalan bila tidak tepat dan kurang perhatian dapat mengakibatkan kematian. kasihan bukan... kita memelihara burung kan untuk berbagi  kasih sayang, menyalurkan hobi dan menjaga kelestarian.

Beberapa alternatif usaha menjinakkan burung cendet liar, diantaranya adalah :
Memandikan burung cendet dengan rutin, dengan memandikan secara  rutin dipercaya sejak dahulu akan bisa menjinakkan burung, ayam maupun hewan lainnya. karena dengan mandi ini burung akan merasa dekat dengan kita, burung akan merasa nyaman dan segar sehingga burung akan menjadi senang. Burung yang jarang mandi menjadi kurang sehat dan malas berkicau, karena setelah mandi burung nantinya akan bersolek, sebab burung adalah jenis binatang yang suka bersolek untuk merapikan bulunya setiap hari.
Menempatkan burung di tempat yang ramai, ini adalah usaha kita agar burung merasa terbiasa hidup bersama manusia. tidak harus ditempat yang ramai, namun ditempat yang biasa dilalui oleh manusia dengan segala aktifitasnya. 
Metode pemberian EF Jangkrik, burung yang masih liar tidak akan mau makan jangkrik dari tangan, untuk itu pemberian  jangkrik bisa dibantu dengan menggunakan lidi, lakukan usaha ini secara continue dan berulang, maka dalam waktu dekat burung pun akan merasa bergantung makanannya pada anda.
Terapi Lapar, setelah melalui tahapan penjinakkan seperti kegiatan diatas tidak juga ada hasil yang signifikan, mungkin anda bisa mencoba alternatif berikutnya yaitu dengan menggunakan Terapi Lapar, bila selama ini anda memberikan makanan pada burung secara lepas, bebas dan sampai puas. maka mulailah dengan mengurangi makanannya sehingga burung akan merasa bergantung pada anda untuk mendapatkan makanan. 

Selama menjalankan terapi lapar maupun usaha penjinakkan akan mengakibatkan burung menjadi macet berkicau atau malas berkicau, hal ini wajar karena burung belum merasa nyaman bersama anda dan setingan makannya pun belum anda temukan. dengan terapi lapar selama beberapa minggu, mungkin anda bisa menemukan juga setingan pakan yang pas untuk burung kesayangan anda. 

Terkadang memulai dari NOL itu akan lebih baik untuk mencapai puncak kicauan, artinya mulai lah setingan pemberian pakan dari tanpa EF, pemberian EF dalam jumlah tertentu kemudian ditingkatkan secara perlahan namun pasti, terkontrol dan terjadwal. 

Adapun EF yang paling mudah untuk menjinakkan burung pemakan serangga adalah dengan menggunakan jangkrik, Burung Cendet adalah burung pemakan serangga, dimana dalam pemeliharaannya kita tidak bisa lepas dari pemberian jangkrik. dengan metode pemberian pakan yang teratur maka kami yakin akan lebih mudah dalam menjinakkan burung cendet dan Menggacorkan Burung Cendet.

Contoh metode terapi lapar yang dapat anda improvisasi lagi :
  • Pagi hari jam 7 burung dimandikan dan jangan buru-buru diberi makan, biarkan beberapa saat sampai bulunya kering baru kemudian diberi jangkrik 1 ekor saja dengan memakai lidi atau dengan tangan.
  • Penjemuran cukuplah sampai jam 9 pagi, kemudian beri jangkrik 1 ekor lagi, baru kemudian berikan Voer ke wadah pakannya dan gantung burung ditempat yang sering dilalui manusia.  
  • Siang hari antara jam 12 s.d. 1 berikan jangkrik 1 ekor lagi
  • Jika memiliki burung masteran, usahakan menempatkan burung cendet di sekitar burung  masteran agar burung belajar menirukan kicauan si master.
  • Sore hari burung kembali dimandikan sampai puas, biarkan sampai kering baru kemudian diberi makanan EF, setelah itu burung baru di kerodong dan burung disimpan ditempat yang tenang agar bisa istirahat, sambil di dengarkan suara masteran secara pelan-pelan.
Selamat mencoba, salam kicau mania...



Wednesday, August 19, 2015

Tips Menjadikan Cendet Angka 1 di Gantangan

Hello Cendeter, Cendet Mania dan Pecinta Cendet di Seluruh Nusantara... sebagai penyayang burung predator ini tentunya sangat mengharapkan memiliki burung cendet yang handal, rajin berkicau dengan isian yang banyak dan memiliki gaya nagen angka 1. Apalagi si jagoan akan dibawa ke gantangan atau untuk dilombakan.

Cendet yang nagen atau angka 1 bisa jadi adalah sifat bawaan atau karakter burungnya, namun faktor perawatan sangat menentukan segalanya. Bahkan om kicau pernah menuliskan bila faktor perawatan menentukan keberhasilan hingga 70 persen, sehingga faktor genetik hanya menempati 30 persen dari kemampuan burung.

Terkadang burung yang nagen angka 1 cukup dilakukan dengan perawatan yang sederhana, terkadang faktor usia juga sangat mempengaruhi atas kemampuan tersebut.

Inilah, Tips Menjadikan Cendet Nagen Angka 1

  • Setiap malam burung dikerodong dan ditempatkan ditempat senyaman mungkin agar burung bisa istirahat dengan tenang, sehingga saat pagi menjelang dan kerodong dibuka burung memiliki stamina yang cukup untuk berkicau. Saat istirahat itulah burung juga perlu dimaster dengan Masteran Pilihan.
  • Pagi hari burung dikeluarkan dari rumah dan dibuka kerodongnya, kemudian gantangkan ditempat terbuka, biarkan burung berkicau terlebih dahulu, setelah mau berkicau barulah diberi jangkrik 5 ekor sebagai hadiah atau makanan staminanya.
  • Setelah jangkrik dihabiskan barulah burung dimandikan dengan cara disemprot sampai basah.
  • Setelah dimandikan dan sangkar dibersihkan burung dijemur sekitar 2 jam. 
  • Kemudian burung diangkat dan diangin-anginkan sebentar ditempat yang teduh, 15 menit kemudian barulah burung dikerodong dan ditempatkan ditempat yang nyaman sambil dimasteri dengan Masteran Pilihan.
  • Sore hari burung dikeluarkan lagi dari rumah, dibuka kerodongnya dan digantang lagi, biarkan burung sampai berkicau, baru kemudian diberi jangkrik 5 ekor lagi. Bila cuaca memungkinkan, dalam artian tidak turun hujan, burung sebaiknya dimandikan, kemudian diangin-anginkan sekitar 30 menit, kemudian dikerodong lagi dan dimasukkan dalam rumah lagi.
  • Kecuali hari minggu, karena burung akan dilombakan, maka burung dapat diberi tambahan EF yaitu UH 5 ekor sebelum berangkat lomba, namun sebelum naik gantangan sebaiknya burung disemprot sampai basah agar burung tidak banyak tingkah saat bertemu lawan.

Keberhasilan dalam merawat burung cendet sangat ditentukan oleh kedisiplinan, kesabaran dan keberuntungan. Karena burung ini adalah burung yang unik dengan berbagai sifat bawaanya, maka hanya yang suka tantangan saja yang akan berhasil merawatnya.

Sunday, March 29, 2015

Menjemur Cendet Pasca Mabung

Tampaknya musim penghujan di tahun ini hampir habis, masa mabung burung pun ada yang sudah usai, bulu-bulu burung sudah kembali tumbuh sempurna, tampak segar dan mengkilap akibat pemberian makanan yang pas, asupan nutrisi yang cukup dan perawatan yang rutin. Nah, setelah melalui masa mabung yang melelahkan dengan waktu antara 3-4 bulan, akhirnya burung cendet pun sudah kembali seperti sediakala, ekor yang panjang dan tampak segar. Sekarang saatnya kita mulai menjemur burung tersebut dengan pencahayaan yang cukup karena cuaca sudah kembali cerah.

di pagi hari tampak matahari dari ufuk timur bersinar sangat terang, tak ada lagi awan yang menyelimuti matahari, sehingga seluruh bumi akan mendapatkan sinarnya dengan sempurna. Tumbuhan akan mendapatkan energi untuk fotosintetis, demikian juga makhluk lain akan mendapatkan sinar untuk membakar pro vitamin D menjadi Vitamin D. Sinar matahari akan menyegarkan bulu-bulu burung yang telah dimandikan, dimana istilah ini disebut juga dengan "Burung Bersolek"

Burung yang baru kelar masa mabungnya sebaiknya tidak langsung dijemur diterik matahari yang sangat panas, karena panas yang menyengat bisa menyebabkan bulu muda menjadi cepat kusam. Mulailah penjemuran dari matahari belum terbit, yaitu saat matahari baru mulai muncul sekitar pukul 6 pagi. biarkan burung mendapatkan sinar yang baru terbit dan tidak begitu menyengat. Setelah pukul 7 dan matahari mulai naik ke permukaan barulah burung dimandikan.

Mandikan burung cendet dengan cara di semprot, dengan semprotan yang halus sampai puas. Setelah selesai dimandikan barulah burung kembali dijemur sampai  pukul  8 atau pukul 9 saja. karena burung yang masih memiliki bulu muda tidak baik bila terkena sinar matahari yang menyengat.

Lalu kapan memberi makannya? he he he ...

Setelah dimandikan burung cendet diberi Jangkrik sesuai dengan porsinya, paling tidak 3 ekor jangkrik segar dan kroto 1 sendok teh.

bila penjemuran dilakukan dibawah, sebaiknya kroto diberikan setelah dijemur saja untuk menghindari burung dari serangan semut.

Sekiranya itulah yang dapat saya bagikan hari ini terkait perawatan burung cendet yang telah melalui masa mabung. Penjemuran pasca mabung menjadi sangat penting karena ini terkait performance dan penampilan burung di kemudian hari.


Salam cendet jatim mania....

Wednesday, March 4, 2015

Gimana Cara Merawat Cendet Yang Benar?

Burung Cendet menurut Catur adalah burung yang unik dan istimewa, sehingga di bilangan Surabaya burung ini sangat banyak penggemarnya. Burung yang  memiliki kemampuan menirukan aneka jenis suara burung ini memiliki tipe petarung yang handal, begitu melihat lawan emosi bertarungnya tumbuh dan burung akan langsung mengeluarkan kicauannya. Lalu bagaimana cara merawat burung cendet yang benar? berikut ini saya mengutip apa yang disampaikan oleh cendeters dari DKB yaitu Mr Catur yang berhasil memoles beberapa burung cendet untuk dilombakan, seingat saya Cendet Istana adalah salah satu cendet andalan miliknya.

Burung Cendet adalah jenis burung yang memiliki wilayah kekuasaan, sehingga bila berpindah tempat maka burung ini akan beradaptasi terlebih dahulu, untuk burung yang sudah sering diajak berpindah-pindah tempat gantangan mungkin tidak akan menjadi masalah. Namun burung yang masih belum pernah diajak pindah-pindah tempat tentu saja akan beradaptasi terlebih dahulu dan burung tidak mau berkicau. 

Untuk itulah dalam merawat burung cendet setelah burung mau berkicau disatu tempat maka agar terbiasa berkicau dilain tempat sebaiknya burung juga dipindah tempatnya, pada awalnya mungkin burung tidak mau berkicau, namun waktu demi waktu burung akan berkicau juga. Asalkan kita bisa mengatur pemberian makanan yang stabil.

Burung yang sudah stabil kicauannya sebaiknya dijaga pola makannya agar performance pun tetap stabil, karena pemberian EF yang teratur adalah kunci sukses dalam merawat burung cendet, selain itu faktor mandi dan jemur juga sangat mempengaruhi. 

Berikut ini adalah model Merawat Harian Burung Cendet :
  • Setiap pagi sekitar jam 6 burung dikeluarkan dari rumah untuk dijemur ditempat terbuka agar mendapat sinar matahari pagi untuk kesehatan burung.
  • Setelah jam 7 burung barulah dimandikan dan sangkar dibersihkan.
  • Setelah mandi burung diberi jangkrik sesuai porsinya, misalnya 3 ekor jangkrik.
  • Kroto diberikan 3 hari sekali sebanyak 1 sendok.
  • Kemudian burung dijemur hingga pukul 10.00
  • Bila tidak dipersiapkan untuk lomba siang  hari burung tak perlu dikerodong, biarkan ditempat yang teduh dan kita nikmati kicauannya. namun bila ingin dilombakan barulah burung dikerodong sepanjang  hari, dibuka untuk dirawat saja.
  • Sore hari bila memungkinkan burung bisa dimandikan dan diberi jangkrik 3 ekor lagi, dan setelah diangin-anginkan barulah burung dikerodong dan dimasukkan  ke rumah.

Pemasteran burung cendet bisa dengan memelihara burung masteran seperti burung gereja, burung kenari, lovebird, cililin atau burung kemade. namun jika hal itu merepotkan pemasteran dapat dilakukan dengan menggunakan MP3 master burung.

Friday, December 26, 2014

Menyiapkan Cendet Untuk Lomba by Om Gatot

Sobat Cendet Jatim, Salah satu pertanyaan yang sangat menarik bagi pecinta burung cendet mania adalah ? 
Masalah faktor usia berapakah burung cendet siap untuk digantangkan, atau ikut serta dalam perlombaan.
Bagi pemula banyak yang terjebak dalam hal masalah ini, karena bisa saja disebabkan kurangnya pengetahuan dan pengalaman tentang umur burung cendet siap lomba. 

Apalagi yang memiliki burung cendet hariannya biasanya bocor kowor – kowor, tiba – tiba saat di gantangkan malah diam seribu bahasa.

Hal ini biasanya sering membuat frustasi sang pemilik, bahkan dapat menjadikan burung setelahnya ngedrop yang akhirnya harus memulai babak baru untuk mentreatment burung tersebut dengan khusus untuk memulihkan kondisinya.

Banyak juga bagi pemula yang belum tahu kondisi burung cendetnya yang lagi dalam masa mabung, akan tetapi burung tersebut dipaksakan untuk lomba, padahal kondisi burung belum cukup umur dan apalagi dalam masa mabung tersebut bulu – bulu cendet belum tuntas/ kondisi burung cendet tersebut belum sempurna dalam hal rontok dan tumbuhnya bulu – bulu,Sehingga pasca lomba atau setelah dilombakan Burung Cendet tadi bulu bulunya tiba-tiba ambrol lagi dan ambrol lagi sehingga membuat stress sang pemilik Cendet. 

Hal ini dapat diakibatkan oleh kondisi bulu burung Cendet yang belum sempurna, sebab setelah mabung umumnya bulu bulu baru burung Cendet masih belum kuat dan sempurna seperti bulu-bulu Cendet pada umumnya alias bulu belum tua dan bisa dikatakan bulu tersebut masih bulu muda, sehingga begitu burung Cendet pasca mabung tadi buru buru diadu maka bulu-bulunya akan ambrol lagi.

Oleh sebab itulah seharusnya untuk Cendet yang baru selesai mabung atau belum tumbuh sempurna bulunya, alangkah baiknya jangan buru buru diadu dengan burung Cendet lain dan tunggu sampai bulu bulunya cukup tua atau sekitar 2 bulan setelah bulu bulu baru tumbuh semua dan bulu tersebut terlihat sempurna termasuk bulu ekor yang palingpanjang sudah notok penuh (tumbuh penuh) dan jika sudah notok atau tumbuh penuh atau sekitar lima bulan sejak awal masa mabung Cendet tersebut, barulah Cendetboleh diadu secara bertahap, namun sebelum itu sebaiknya lakukan perawatan intensif untuk burung Cendet pasca mabung dan bertahap kembali keperawatan harian burung Cendet kesayangan kita.

Mayoritas umur burung Cendet dikatakan cukup umur atau siap lomba adalah pada umur sekitar 2 kali mabung atau dua tahun.

Meski demikian, bukanlah patokan mutlak sebab sebagian pemain Burung Cendet,juga berani menurunkan Cendet mereka ke ajang lomba meskipun burung Cendet mereka masih usia muda atau sekitar umur 1 tahunan ( 1 kali mabung).

Yang terpenting lagi dalam hal faktor ini, akan lebih baik lagi kalo kita pandai – pandai dalam memahami karakter burung tersebut, kadang kala sebagian burung memang sudah ada bawaan mental yang sudah kebal, walaupun dalam usia yang masih muda.

Melatih Cendet lomba secara bertahap merupakan hal penting untuk melatih mental Cendet ke ajang lomba mulai dari melatih diperlihatkan dengan burung Cendet lain dengan cara menggantangkan burung Cendet kita dari jarak jauh dulu dengan waktu sebentar dan tidak perlu lama lama sebab burung Cendet adalah jenis pemangsa sehingga Cendet kesayangan kita dikhawatirkan akan kalah mental jika diadu dengan Cendet mapan lainnya alias Cendet cukup umur apalagi dengan kualitas burung Cendet kelas lomba.

Kutipan Cendet Jatim dari Om Gatot Suyono CMN

Perawatan Cendet Mabung Om Tedy CMN

Saat menjelang pergantian musim panas memasuki musim hujan atau sebaliknya, burung biasanya akan mengalami pergantian bulu, namun hal ini tidaklah mutlak terjadi. karena ada burung yang mengalami pergantian bulu setiap tahun sekali, ada juga mabung di bulan ke enam dan bulan ke dua belas. Pergantian bulu atau mabung ini adalah sesuatu yang normal dan hal ini dipengaruhi oleh berbagai hal. 


Cendet Jatim secara spesial kali ini ingin membagikan tips Perawatan Cendet Mabung oleh Om Tedy di CMN. Sebelum terlalu jauh perlu saya tegaskan bahwa, banyak Cendet Mania memilik model perawatan yang berbeda untuk burung kesayangannya, bagi yang memiliki pengalaman yang berbeda, saya harap tidak mencela pengalaman orang lain. thx...

Perawatan Burung Cendet Mabung
Bila burung cendet anda mengalami pergantian bulu atau mabung, silahkan coba model perawatan berikut ini:
  • Kurangi perawatan mandinya alias jangan dimandikan sementara
  • Tiap hari hangatkan / jemur burung cendet sekitar 1 jam saja
  • Rutinlah membersihkan sangkar dari kotoran maupun bulu bulu yang rontok
  • Kurangi porsi EF untuk menghindari obesitas burung cendet dan lakukan penambahan jika bulu baru mulai tumbuh ,usahakan cukup dengan memberinya voer sementara
  • Berikan vitamin pada air minumnya (beri air minum masak / air mineral botolan) vitaminnya boleh B, C, /D
  • Lakukan pemasteran dengan burung yang sesuai karakter burung cendet anda jangan sampai salah memaster burung cendet anda yang sedang mabung karena akibatnya bisa fatal
  • Yang terakhir usahakan tidak melombakan burung cendet anda disaat mabung, baru setelah 1 bulan masa mabung boleh anda lombakan hal ini untuk menjaga mental dan stamina burung karena burung harus fokus untuk menyelesaikan masa mabungnya.

Demikianlah kutipan Cendet Jatim dari om Tedy CMN, semoga ini bisa membantu bagi rekan-rekan yang masih mencari-cari atau mengotak atik setelan/rawatan burung cendet.

Sunday, December 21, 2014

Tips Merawat Burung Cendet Untuk Harian by Somat

Kicau Mania mana sih yang tidak mengenal burung Cendet? saya rasa semua KM sangat mengenal burung ini sebagai pengicau yang cerdas karena sangat lihai menirukan suara burung lainnya dan suara hewan lainnya. Namun pada kenyataannya tidak semua burung cendet memiliki kualitas kicauan dan kemampuan menirukan yang sama, apalagi burung tersebut berasal dari daerah yang berbeda, dari keturunan yang berbeda dan dirawat dengan cara yang berbeda. 

Katuranggan Cendet Yang Bagus

Secara umum merawat burung cendet itu sama saja, dimana burung perlu diberi makanan yang sesuai dengan kebutuhan dan kesukaannya, jika burung merasa hepi dan mendapatkan makanan yang cukup maka burung akan mau berkicau, tentu saja hal ini juga perlu didukung dengan lingkungan yang nyaman dan mendukung baginya untuk bertahan hidup dan mendengar kicauannya.

Pilihlah burung cendet dengan mempertimbangkan Ciri-Ciri Burung Cendet Yang Bagus, karena dengan memenuhi katuranggan yang bagus maka burung diharapkan akan memiliki nilai lebih dari segi tampilan maupun kicauannya. Selanjutnya diserahkan pada perawatan, adapun perawatan yang tepat adalah merawat burung tersebut dengan disiplin dan kontinue.

Berikut ini Cendet Jatim mengutip Tips Merawat Burung Cendet Untuk Harian Om Somat, yang terbukti cukup sederhana tapi burung tetap rajin berkicau, meskipun untuk skali kicauan dirumah :
  • Pilihlah burung cendet yang berkelamin jantan, lebih baik pilih yang berkepala hitam dan berparuh tebal. 
  • Bila memilih dari anakan, pilihlah yang paruhnya tebal, kepala cepak dan tampak trotol hitam dikepalanya.
  • Sehari-hari, sebaiknya burung cendet cukup diberi voer dan jangkrik 2 ekor saja. Sedangkan kroto cukup diberikan seminggu sekali. 
  • Memandikan burung saat cuaca panas, sebaiknya setiap hari, bila tidak memungkinkan seminggu sekali juga tidak mengapa yang penting diterapkan secara rutin.
  • Burung yang telah nyaman di dalam sangkar dan di tempat tersebut pasti akan berkicau dengan sendirinya, baik dimaster maupun tidak. bila tidak dimasteri maka burung akan menirukan apa yang di dengarnya di sekelilingnya, seperti suara tokek, suara ayam, suara burung lain, suara jangkrik dll.
  • Jangan harapkan burung mau berkicau jika burung tidak merasa nyaman dan masih takut dengan manusia.
  • Sebaiknya menggantang burung cendet selalu ditempat yang sama setiap harinya, sampai burung rajin berkicau atau gacor.
  • Penjemuran dapat dilakukan dari pagi hingga siang hari, jika tidak memungkinkan untuk melakukannya, maka burung cukup digantang di teras dengan sirkulasi udara yang cukup dan sinar matahari sebentar baik di pagi hari maupun di sore hari.
  • Untuk hasil yang lebih baik, sebaiknya burung cendet dimasteri dengan suara-suara masteran yang tepat, seperti yang telah saya bagikan sebelumnya disini.
  • Mengkerodong burung sebaiknya hanya dilakukan di malam hari, agar burung bisa istirahat dengan tenang, karena bila tidak dikerodong, burung yang telah lot akan terus berkicau bila melihat majikannya. 
  • Bila musim ganti bulu atau mabung datang, sebaiknya burung di full kerodong dan burung hanya diberi full voer, untuk mempercepat proses rontok bulu, bisa di dorong dengan memberi kroto 1 cepuk saja, pemberian kroto hanya 1 kali diawal musim burung mau mabung. Selanjutnya burung cukup diberi voer saja sampai mabungnya tuntas, jangkrik pun tak usah diberikan.
  • Mabungnya burung cendet bisa 2 - 3 bulan, untuk itu pemilik diharap lebih bersabar saat menunggu burung mengalami ganti bulu.
  • Saat mabung datang, jangan berharap burung mau berkicau, jika pun mau berkicau sesekali jangan dipaksakan  untuk digantang dengan burung cendet lainnya.

Itulah tips yang dibagikan oleh Om Somat asal Ngawi yang berdomisili di Kalimantan yang sehari hari bekerja sebagai penjual pentol keliling, selain menggeluti dunia burung. Selain itu om somat juga mengakui, jika faktor DNA bawaan atau keturunan sangat mempengaruhi burung mau rajin berkicau atau tidak. 


 

Tuesday, December 16, 2014

Cara-Cara Mengatasi Cendet Salto

Agan-agan Cendet Mania yang berbahagia maupun yang sedang galau, tentu saja agan-agan sudah terbiasa mendengar dan mengetahui seekor burung cendet yang suka salto saat berkicau maupun salto melulu dan tak mau berkicau. sebenarnya apa yang terjadi pada burung cendet tersebut? mari kita simak ulasan Cendet Jatim berikut ini.

Cendet yang suka salto disebabkan oleh :
  1. OB - over berahi
  2. Stress 

Lalu bagaimana cara mengatasinya? untuk mengatasi hal tersebut mungkin kita bisa menggunakan satu atau kombinasi cara berikut ini :
  • Gunakan satu pangkringan/tenggeran. tips ini merupakan inspirasi dari cendet mania asal madura yang menyarankan agar burung cendet yang suka salto saat gacor sebaiknya menggunakan 1 pangkringan saja. 
  • Mandikan malam hari, burung yang mengalami OB dan bertingkah salto saat berkicau sebaiknya dimandikan dimalam hari sekitar pukul 20.00 s.d. 21.00.
  • Kurangi EF, burung yang suka salto disebabkan over energi, dengan demikian cara paling ampuh lainnya adalah dengan mengurangi makanannya, tapi bukan voernya, melainkan EFnya. Atur ulang EF kurangi secara perlahan sampai menemukan setingan yang pas.
  • Burung yang stress akibat kalah bertarung, karena perjalanan atau takut akan sesuatu benda sebaiknya di asingkan dan jangan dipertemukan dengan burung cendet sejenis. burung sebaiknya di full kerodong, berikan full voer, beri jangkrik 2 ekor per hari dan biarkan di tempat pengasingan tanpa dimasteri maupun dibuka kerodongnya agar burung merasa tenang didalam sangkar. Sangat sulit mengatasi cendet yang stress, tidak cukup 1 atau 4 bulan untuk menyembuhkannya. Biarkan burung merasa tenang dan nyaman di tempatnya. jangan pula memindahkan tempat gantangan sampai burung menjadi tenang. Setelah burung menjadi tenang barulah dibuka kerodongnya dan tetap ditempatkan ditempat itu.
  • Lain lagi bila burung yang down karena kalah bertarung sehingga menjadi pendiam, solusinya adalah memberikan EF yang ditingkatkan porsinya. memberikan kroto 1 cepuk kecil, jangkrik dan UH adalah cara paling mudah, silahkan gunakan salah satunya atau dikombinasi.

Burung cendet adalah burung teritori, butuh latihan yang rutin agar burung memiliki mental yang bagus, usia burung juga mempengaruhi mental dan kicauan, untuk itu burung yang telah tenang, jinak dan rajin berkicau dirumah bisa dilatih mentalnya. Baca Cara Melatih Mental Cendet.



Friday, December 12, 2014

Perawatan Cendet oleh Ahmad Ismail CMN

Perawatan Cendet oleh Ahmad Ismail CMN | Terkadang buntu juga saya mau menulis apa untuk agan-agan Cendet Mania yang sering berkunjung ke blog Cendet Jatim ini, untuk mengisi kekosongan hari ini, saya mengutip apa yang disampaikan oleh teman kita di Cendet Mania Nusantara yang bertema asli "Cara Masterin Cendet" by Ahmad Ismail.


Berdasarkan catatan beliau, saya simpulkan cara perawatan yang telah diterapkannya sehingga burung bisa menirukan apa yang kita ajarkan. 

Perhatikanlah, inilah catatan Admad Ismail untuk Cendet Jatim :

1.pada jam 7 di keluarin terus di angin" kan di teras...
2.jam 8-11 di jemur...bisa di krodong atau tanpa krodong..
3.jam 11 di ambil PT nya terus di angin" kan lagi..
4.stelah itu..di mandiin,terus di krodong
5.masukan dalam rumah dan masteri dengan materi yang anda inginkan.
6.jam 14.00 burung di keluarkan dan di angin" kan di teras..
7.lakukan rutin dalam seminggu..

ALhamdulillah stelah saya rutin melakukanya, akhirnya pentet saya bisa di masukin Masteran yang saya inginkan...

Selamat Mencoba


Tuesday, December 9, 2014

Solusi Untuk Cendet Macet

Burung Cendet merupakan burung yang unik, meskipun burung dalam kondisi sehat namun bila kondisi mentalnya sedang tidak nyaman maka jangan harap burung ini mau berkicau. Banyak hal yang menyebabkan burung cendet tidak mau berkicau atau macet, sehingga banyak Cendet Mania Junior yang bingung mencari jalan keluar atau solusi untuk mengatasinya. 

Yang seringkali kita jumpai burung cendet macet disebabkan oleh :
  1. Stress akitbat ganti sangkar
  2. Stress akibat perjalanan jauh dan ditempatkan dalam kantong, bukan dalam sangkar.
  3. Stress akibat sangkar jatuh
  4. Stress akibat diterkam kucing.
  5. Ngedrop akibat kalah bertarung dengan yang lebih berumur.

Melihat fakta dan penyebab burung cendet stress diatas maka kita pun bisa mengupayakan agar burung cepat pulih stressnya, yaitu dengan cara :
  • Kerodong burung dalam beberapa hari dan tempatkan ditempat yang agak sepi.
  • Berikan makanan EF yang cukup, setelan yang bisa dicoba adalah Jangkrik 5 ekor p/s, UK di siang hari, kroto dua hari sekali.
  • Perdengarkan masteran suara burung kecil seperti : Kenari atau Prenjak merah.
  • Setelah di full kerodong 3 hari, kemudian burung di mandikan dan dijemur, selama di jemur jangan diperlihatkan dengan burung cendet sejenis.
  • Selama burung belum kembali top form, jangan pernah di trek atau di latberkan.
  • Selanjutnya lakukan perawatan  harian dengan rutin, mulai dari mandi dan jemur yang cukup, pemberian EF juga diatur dengan disiplin agar kondisi stamina dan birahi burung terjaga dengan baik.

Good luck...

Saturday, December 6, 2014

Burung Cendet Unik Manja Juga Galak

Sifat asli burung cendet adalah predator yang buas, dialam liar burung ini suka memangsa burung kecil dan binatang kecil lainnya termasuk serangga. Sehingga para kicau mania pun setuju menyebut burung ini adalah burung predator. Namun setelah dipelihara oleh manusia, ternyata burung ini menjadi burung yang jinak namun sulit dikendalikan sifat aslinya sehingga burung ini saya sebut burung yang unik.

Memelihara burung cendet tergolong kegiatan yang mudah namun tak pasti kesuksesannya, burung ini harganya tidak begitu mahal namun karena burung ini bisa menirukan beraneka ragam jenis suara sehingga banyak yang menyukai burung cendet. Sayangnya untuk memiliki burung yang selalu rajin berkicau tidaklah mudah, meskipun telah menggunakan berbagai macam cara ternyata masih banyak pula yang mengeluhkan permasalahannya.

Potret burung cendet manja

Cendet Predator Yang Galak


Burung Cendet yang telah dipelihara dalam waktu lama dan telah makan voer bisa bersifat manja dan miyik bila melihat majikannya, hal ini karena burung terbiasa di manja dengan memberi jangkrik melalui tangan. Untuk itu pemberian EF jangkrik sangat dianjurkan tidak langsung dengan tangan yang disuapkan, melainkan dengan memasukkan jangkrik ke dalam cepuk wadah pakan.

Sifat asli burung cendet adalah Predator yaitu galak, burung ini telah dibekali paruh yang lancip, tajam dan kuat sehingga dengan paruhnya itu bisa merobek kulit mangsanya, hal ini juga termasuk bila mematuk atau menggigit tangan majikannya. Mengapa sifat galak itu muncul? sifat itu muncul karena burung kelebihan brahi atau disebut dengan OB. Pemberian jangkrik berlebihan akan membangkitkan sifat buas dari burung cendet.

Lakukanlah perawatan terbaik dengan memberikan makanan yang sesuai dengan porsinya, sehingga keseimbangan sistem metabolisme tubuh burung cendet akan terjaga. Dengan demikian burung akan lebih suka berkicau daripada bersifat manja atau galak.