Thursday, June 26, 2014

Cendet Blangkon, Zoro, Peles, Madura Sama Baiknya

Terjadinya tumpang tindih informasi mengakibatkan beberapa jenis cendet sering tersingkirkan atau terabaikan, sebut saja untuk burung Cendet Jenis Zoro atau Peles. dimana jenis burung ini tidak begitu disukai dengan alasan yang tidak begitu jelas, padahal jika melihat prestasi dan kicauannya semua burung cendet memiliki kelebihan dan kekurangan, karena semua sangat tergantung pada latihan, perawatan dan pemasteran yang diterapkan.

Bila keadaan jenis Cendet Zoro demikian direndahkan, padahal belum tentu juga semua Cendet Madura adalah jawara, semua cendet blangkon atau gondrong adalah jagoan. Apalagi bila perawatan untuk burung cendet tersebut terkesan asal-asalan atau berantakan. 

Menurut pengalaman saya, Cendet Gondrong memang memiliki tampilan yang lebih bagus dan gagah, tapi hal ini tidak menjamin bila burung tersebut adalah burung terbaik, apalagi memiliki mental yang kuat dan memiliki naluri bertarung yang tinggi. 

Suatu ketika saya memiliki 4 ekor cendet, 3 diantaranya adalah jenis cendet kepala hitam atau gondrong, di usia muda burung ini tampak begitu rajin berkicau, namun karena terlalu sibuk akhirnya  kualitas kicauannya menjadi menurun, Sewaktu saya jatuh sakit dan dirawat selama 7 hari, dua diantara tiga cendet kepala hitam itu akhirnya tewas karena hanya diberi voer. Sementara 1 ekor cendet lainnya yang termasuk jenis Zoro ternyata malah bertahan hidup dan terus gacor, padahal burung itu digarap dengan pola perawatan yang tidak teratur. 

Kesimpulannya, Cendet Blangkon, Cendet Gondrong, Madura, Zoro, Peles, Jabar, Jateng, Sumatera, Sumbawa semua sama saja. bila burung dirawat dengan baik dan ajari dengan masteran yang tepat maka burung akan lebih cerdas dan cepat menirukan apa yang anda ajarkan.

Saran saya, peliharalah burung yang berasal dari ternakan, jika terpaksa ambil di hutan maka peliharalah yang dari anakan, karena burung dewasa lebih rentan stress dan mati bila dipelihara apalagi dipaksa untuk makan voer.

Wednesday, June 11, 2014

Cara Mengatasi Cendet Cabut Ekor

Sebagian burung cendet ada yang memiliki kebiasaan buruk dan yang paling tidak disukai oleh Cendet Mania, yaitu kebiasaan Cendet yang suka mencabut ekornya sendiri, meskipun ekor itu baru tumbuh 3 cm baik setelah ngurak maupun tidak akan tetap dicabut atau dipatahkan. Sebenarnya apa penyebab cendet cabut ekor dan bagaimana solusi cara mengatasinya? kali ini Cendet Jatim ingin berbagi pengalaman lewat tulisan yang mungkin kurang rapi bila disebut sebagai tulisan wartawan.


Penyebab dan Solusi Cendet Mencabuti Ekor
Kebiasaan buruk mencabuti bulu ekor itu disebabkan oleh karena berbagai hal, diantaranya adalah :
  1. Burung stress
  2. Burung terserang hama kutu
  3. Cendet kekurangan gizi atau zat mineral lainnya.
  4. Cendet Mabung/Ngurak
Burung yang mengalami stress atau tekanan batin ada yang suka menyiksa diri dengan mencabuti sebagian bulunya untuk mencurahkan kegalauannya karena tak bisa keluar dari sangkar dan diberi makanan yang tidak ada variasinya (voor total). Cara mengatasinya tentu saja anda harus menyediakan makanan yang bervariasi selain Voer yaitu memberikan EF.

Cendet yang terserang hama kutu atau hama lainnya terkadang ada yang mencabuti bulu ekornya karena merasa gatal dan tak nyaman, hal ini tentu saja cendet berharap tumbuhnya bulu baru tidak menyiksanya, solusinya tentu saja anda harus membasmi  hama tersebut dengan bahan-bahan alami agar burung tetap sehat, memandikan burung dengan air cucian beras, samphoo bebi atau air rebusan daun sirih bisa digunakan untuk membasmi kutu atau organisme lainnya. Baca Obat Alami Pembasmi Kutu Burung

Dari sebagian besar penyebab cendet cabut ekor adalah Cendet mengalami kekurangan gizi dan nutrisi lainnya, bulu-bulu yang baru tumbuh kaya akan zat mineral dalam darah, bulu muda kerap dimakan karena burung merasa kekurangan zat mineral atau nutrisi tertentu. untuk mengatasi hal ini, anda harus memberikan EF yang cukup dari jangkri, kroto, Ulat kandang maupun melalui pemberian multivitamin. 

Sedangkan penyebab yang ke empat adalah mabung, ini adalah hal yang wajar dialami hampir semua jenis unggas yang mengalami rontok bulu setahun sekali. Baca Cara Merawat Cendet Mabung.

Kesimpulannya, kenali penyebabnya dan temukan solusinya, bila tidak mengetahui penyebabnya maka akan sulit menemukan solusinya, Kombinasikan berbagai cara agar menemukan solusi yang tepat sesuai penyebabnya. 

Sekian, semoga bermanfaat...

Cara Mengkerodong Cendet Liar

Cendet yang masih liar atau yang tidak biasa di kerodong butuh dilatih agar burung tidak stress dan burung menjadi tenang di dalam sangkar yang dikerodong. Untuk menjawab rekan rekan CMN yang bingung cendetnya semakin giras karena baru saja dikerodong, berikut ini saya ingin bagikan tips Cara Mengkrodong Cendet Liar maupun burung yang belum pernah di kerodong. Karena Manfaat/Fungsi Kerodong sangat penting, maka tips ini saya rasa akan sangat berguna.

Kerodong sangkar burung yg pas adalah yg terbaik
Kerodong untuk Cendet Liar sebaiknya menggunakan kerodong yang berwarna cerah dan tidak terlalu tebal, sehingga diantara pori-pori kerodong burung masih bisa melihat sekeliling. Untuk melatih burung agar lebih jinak kepada si bos dan burung tidak bundas karena nabrak ruji sangkar, siang hari sebaiknya burung  tetap di kerodong namun tidak di tutup full, bukalah sebagian dari kerodong, misalnya adalah dengan membuka resletingnya atau menaikkan kerodong separo sangkar.

Full kerodong ditutup rapat hanya di malam hari agar burung bisa istirahat dengan tenang, selain itu ruangan tempat menyimpan burung sebaiknya di nyalakan lampunya namun jangan terlalu terang, cukup menggunakan lampu 7 watt.

Membiasakan burung di kerodong sangat penting agar burung tidak gampang stress ketika dibawa kesana kemari untuk kontes maupun untuk meningkatkan mentalnya. Melatih burung yang tidak biasa di kerodong sebaiknya juga menggunakan kerodong dari bahan yang agak tipis, dimalam  hari pun tetap dikerodong namun resleting dibuka. Setelah cukup tenang dikerodong dimalam hari selama seminggu barulah burung dicoba full kerodong.

Suatu ketika saya pernah membeli burung cendet milik teman yang sudah gacor, namun sayangnya burung itu tak pernah dikerodong selama dalam perawatannya, sehingga saat tiba di Surabaya, cendet dari Ngawi itu jadi stress. Usut punya usut ternyata burung itu tak pernah dikerodong dan tak pernah dimandikan, sehingga tiba dilingkungan baru dengan teknik perawatan yang baru, burung menjadi stress. 

Setelah burung merasa nyaman dalam kerodong yang agak tipis, barulah bisa diganti dengan kerodong yang lebih tebal. Kerodong yang tebal diperlukan agar burung bisa lebih tenang saat istirahat dan burung hanya akan berkicau saat kerodong dibuka.

Bila burung liar yang glabakan ketika dikerodong, sebaiknya sebelum dikerodong dimandikan dulu sampai basah, kemudian diberi jangkrik atau UH dan barulah dikerodong, gunakan kerodong yang agak tipis namun ketat di sangkar sehingga paruh burung tidak rusak karena ngruji. dengan demikian fungsi lain dari kerodong adalah membantu mempercepat proses penjinakkan burung cendet.

Smoga bermanfaat...

Tuesday, June 10, 2014

Fungsi/Manfaat Kerodong Bagi Cendet

Kerodong bagi burung sama halnya dengan baju atau selimut, sehingga dengan diberi kerodong burung akan lebih merasa tenang bagi yang sudah terbiasa - untuk itu biasakan burung Cendet untuk dikerodong terutama di malam hari dan disaat burung mengalami mabung. selain itu fungsi kerodong juga memberi kenyamanan dan keamanan bagi burung agar terhindar dari serangan predator maupun penyakit.

Untuk lebih detailnya, inilah Fungsi Kerodong Bagi Burung Cendet :
  • Biar burung bisa istirahat dengan tenang, terutama dimalam hari dan saat mabung
  • Burung aman dari serangan predator seperti tikus atau kucing karena burung tak kelihatan terutama bila anda menggunakan kerodong yang rapat atau press bodi.
  • Burung akan lebih sehat karena tidak kena angin malam maupun serangan penyakit, namun kerodong juga harus sering di cuci.
  • Kerodong adalah Accesoris, menenteng burung yang dikerodong dengan warna yang bagus tentu saja akan menjadi daya tarik tersendiri, yang melihat pasti penasaran... burung apa yaa....?
  • Kerodong juga menghindarkan burung dari stress perjalanan. 
  • Suasana gelap di dalam kerodong juga bisa meredam emosi burung agar tidak berkicau, sehingga saat dilombakan - burung masih memiliki power yang cukup untuk bernyanyi. hal ini sesuai pengalaman pemilik Cendet Peterpan dari bali yang moncer di Piala Gubernur Jatim 2013. Bahkan Cendet itu di kerodong dua lapis agar tidak berkicau saat diperjalanan, dan hasilnya sungguh memuaskan begitu dilombakan.

Ternyata sangat banyak sekali Fungsi Kerodong Bagi Burung Cendet, apa yang saya sampaikan diatas hanyalah garis besarnya saja. Silahkan ditambahkan dikomentar jika anda memiliki pengalaman tentang kerodong bagi burung cendet.

Monday, June 9, 2014

Cara Merawat Pentet Ngurak

Pentet mengalami rontok bulu adalah hal yang wajar karena itu adalah proses alami yang terjadi pada semua hewan jenis unggas. Agar burung bisa melalui ngurak yang melelahkan dan sakit itu harus dirawat dengan baik, sehingga selepas ngurak burung akan tetap sehat dan memiliki bulu-bulu yang rapi lagi bersih. Perawatan yang acak-acakan akan membuat burung menjadi stress, ngurak pun bisa macet karena tidak mendapatkan asupan gizi yang stabil.


Cara Merawat Pentet intinya adalah harus mengasingkan burung ini dari burung pentet lainnya, sedangkan bila dimaster, burung pentet sebaiknya dalam kondisi di kerodong. Jangan juga mempertemukan Pentet Ngurak dengan burung kecil yang kerap menjadi mangsanya, karena keberadaan burung kecil atau burung sejenis akan mengganggu proses pergantian bulu.

Selain diasingkan, burung sebaiknya di kerodong, jangan sering digoda atau di cetekin, full kerodong adalah hal yang wajib untuk burung Pentet Ngurak. 

Pemberian makanan EF bisa ditingkatkan atau di samakan dengan EF harian, namun harus tetap konsisten pemberiannya meskipun burung dalam kondisi macet atau tidak berbunyi. Kebanyakan hobbies pemula kerap mengabaikan dan menelantarkan burung Pentet yang sedang ngurak karena burung kebanyakan hanya diam membisu dan memiliki penampilan bulu yang tidak rapi. Sementara bagi yang sudah getol dengan burung Pentet, saat ngurak itulah saat perawatan yang butuh kesabaran dan kestabilan.

Pemasteran selama masa Ngurak diyakini bakal lebih efektif karena burung dalam kondisi lebih banyak diam, sehingga burung akan lebih berkonsentrasi dalam mendengarkan suara yang ada di sekelilingnya dan mudah dalam hal burung ini merekam dan menirukannya. Namun pada kenyataannya saat burung dalam kondisi topform pun dapat dimaster dan terus dimasteri.

Sangkar burung dibersihkan setiap dua hari sekali dari kotoran maupun dari bulu-bulu yang rontok. Sementara pemandian untuk burung Pentet Ngurak dapat dilakukan seminggu sekali, dan dijemur dipagi hari namun tidak lebih dari jam 9.

Saya rasa untuk porsi EF tidak ada takaran yang pas karena tergantung dari kebiasaan burung itu sendiri. Adapun EF yang bisa diberikan untuk burung pentet adalah Ulat Kandang, Ulat Hongkong, Kroto dan Jangkrik. 

Selama masa mabung, pemberian multivitamin juga diperlukan yaitu 3 hari sekali, namun air minum sebaiknya diganti setiap hari.

Sekian, Semoga bermanfaat dan Salam Cendet Mania

Wednesday, June 4, 2014

Contoh Ukuran Sangkar Burung Cendet

Burung Cendet termasuk burung yang lincah dan gesit, memiliki ekor yang cukup panjang yang kerap dimainkan saat berkicau maupun saat dirinya merasa tidak nyaman. Agar burung merasa nyaman di dalam sangkar, ekor tidak rusak dan burung mendapatkan tempat yang luas untuk bertengger dan berkicau maka burung cendet sebaiknya ditempatkan pada sangkar yang tepat ukurannya. Untuk lebih memudahkan anda dalam memilih sangkar burung cendet, berikut ini saya bagikan Contoh Ukuran Sangkar Cendet.

Menurut pengalaman para Cendet Mania, Sangkar yang tepat untuk burung cendet adalah yang tinggi dan luasnya cukupan. Lebar minimalnya adalah 38cm x 38cm x 60cm. namun akan lebih baik dan lebih memuaskan bila burung ditempatkan dalam sangkar yang berukuran 40cm x40cm x 70cm, dengan motif atau model apa pun ukuran 40 adalah ukuran yang paling sesuai menurut master Cendet, karena ukuran ini sangat pantas untuk dibawa ke lomba burung cendet.

Inilah, Contoh Ukuran Sangkar Burung Cendet









3 gambar sangkar teratas adalah sangkar model kosan ukuran 40 yang sangat cocok untuk burung cendet. Sangkar ini begitu diminati oleh banyak cendet mania di jawa timur. Bentuknya yang minimalis namun sangkar ini bisa dikatakan sangat kokoh dan mudah dibawa kemana-mana.

Sedangkan contoh sangkar yang terakhir merupakan sangkar ukir yang unik, sangkar ini biasanya lebih berat dan harganya lebih tinggi dibandingkan sangkar kosan, namun dalam mobilitas sangkar ini agak susah dibawa kemana mana kecuali menggunakan R4. Sangkar model ukir ini sangat laris di kawasan Jawa Tengah dan sekitarnya.

Monday, June 2, 2014

Info Harga dan Pedagang Cendet Madura

Untuk memenuhi keinginan seorang pengunjung setia blog Cendet Jatim yang ingin mendapatkan Alamat Pedagang Burung Cendet Madura asli dari Madura dan info harganya, berikut ini saya ingin informasi tersebut berdasarkan penelusuran saya di group bursa burung FB. Keakuratan dan ke absahan dari data ini belum saya uji, mungkin teman-teman yang punya waktu bisa menguji kualitas dan kebenaran dari burung cendet tersebut.

Info Harga dan Pedagang Cendet Madura :

Harga (Pentet / Cendet / Toet / Dhes = Bahasa Madura
sedia burung dengan kategori Anakan. Remaja & Siap Tarung Lapangan.
Daftar Harga :
- Anakan Umur 2bln sudah makan Voer Kering : @Rp150.000 (Minim beli 3ekor)
- Remaja Umur 6bln Udah Bunyi : @Rp350.000 (minim beli 3ekor)
- Siap Tarung Lapangan : @Rp1.250.000 Bisa satuan
Minat silahkan kontak Hp by SMS / Call : 087850142601
Untuk menjaga privasi dari PENIPUAN Silahkan gabung di group kami data pelanggan BURUNG GOKIL MADURA
Alamat Rumah : Andi Sumenep
Dusun Jepun Timur Rt/Rw : 003/003 Desa Lenteng Timur Kec. Lenteng Kab. Sumenep Madura Jawa Timur.

Pamor burung cendet madaura yang terus merangkak naik menjadikan peminat burung ini semakin banyak, sehingga populasinya dialam juga terus menurun. 

Meskipun singkat saya berharap info ini bermanfaat...